Mau Investasi Jangka Panjang yang Untung dan Aman? Ini 4 Pilihannya

4 menit

Berinvestasi menjadi salah satu cara buat menggandakan kekayaan sekaligus mengamankan keuangan. Ada banyak pilihan investasi yang bisa kamu coba, tergantung tujuan finansial kamu. Pengin dapat untung cepat, ada investasi jangka pendek. Pengin dipakai pas pensiun nanti, ada investasi jangka panjang.

Memang sih kalau dipikir-pikir lebih untung pilih investasi jangka pendek. Soalnya, untungnya lebih cepat terlihat. Beda banget dengan investasi jangka panjang yang mesti sabar menanti untung. Walaupun begitu, investasi jangka pendek lebih berisiko lho ketimbang investasi jangka panjang.

Makanya gak sedikit orang yang mikir-mikir dulu sebelum pilih investasi jangka pendek. Soalnya risikonya itu bisa bikin kamu tekor. Itulah sebabnya investasi jangka panjang cenderung dipilih. Kenapa? Sekalipun ada risiko, investasi jangka panjang jelas lebih aman. Apalagi, untungnya lebih pasti.

Nah, buat kamu yang udah mantap buat berinvestasi, nih ada 4 pilihan investasi jangka panjang yang pas banget jadi pilihan.

1. Tabungan Berjangka

Investasi jangka panjang
Tabungan berjangka

Namanya emang tabungan. Namun, tabungan yang satu ini lebih dari sekadar tabungan. Bunganya jelas lebih besar dari tabungan biasa.

Udah gitu, dengan berinvestasi di tabungan berjangka, kamu diberikan keuntungan tambahan, yaitu adanya fasilitas asuransi jiwa. Enaknya lagi, rata-rata tabungan berjangka gak mengenakan biaya tambahan buat bayar premi asuransi. Jadi, bisa dibilang kamu dapat asuransi gratis.

Karena ini tabungan berjangka, kamu baru bisa menikmati keuntungannya begitu tiba waktunya jatuh tempo. Bisa aja sih kamu ambil sebelum jatuh tempo. Tapi kamu mesti keluarkan biaya sebagai penalti.

Di sini ada beberapa rekomendasi tabungan berjangka yang boleh jadi pilihan berinvestasi. Mulai dari BRI Britama Rencana, Mandiri Tabungan Rencana, BNI Tapenas, BCA Tahapan Berjangka, hingga Tabungan Berjangka CIMB Niaga. Tinggal dipilih aja mana yang sesuai dengan kriteriamu.

2. Emas

investasi jangka panjang
Emas

Emas sepertinya investasi yang gak ada matinya. Rata-rata orang kalau ditanya investasi apa yang mereka pilih selain tabungan berjangka, pasti jawabnya emas.

Wajar aja sih banyak yang investasi emas. Soalnya emas begitu populer karena harganya yang jarang banget turun. Untungnya sih terbilang gak gede-gede amat. Namun, investasi emas dinilai minim risiko. Karena itu, investasi emas ideal banget sebagai investasi jangka panjang.

Buat pertimbangan aja nih, biar kamu tahu gimana untungnya emas itu. Pada 2010, harga emas batangan 1 gramnya Rp 300 ribuan. Misalnya aja kamu beli 20 gram saat itu. Itu berarti kamu berinvestasi emas sebesar Rp 6 jutaan.

Delapan tahun kemudian, tepatnya 2018, harga emas udah menyentuh angka Rp 600 ribuan. Kalau emas 20 gram tadi kamu jual, kamu bakal mendapatkan return sebesar Rp 12 jutaan. Walaupun lama, jelas untung kan?

Berinvestasi emas gak melulu harus dimulai dengan pembelian 1 gram. Kamu bisa berinvestasi emas dengan modal dimulai dari Rp 50 ribu atau 0,01 gram emas. Apalagi, berinvestasi emas sekarang udah bisa dilakukan secara online. Jadi, lebih gampang bukan?

3. Obligasi negara

investasi jangka panjang
Obligasi

Pernah gak kepikir bukan kamu yang berutang, melainkan negara yang berutang ke kamu? Dengan membeli obligasi negara, kamu udah ngutangin negara lho.

Jelas aja karena negara statusnya sebagai pengutang atau debitur, kamu nantinya bakal terima uang pinjaman kembali plus bunganya. Enak banget kan!

Terus apa untungnya berinvestasi di obligasi negara? Setiap obligasi negara yang kamu pilih sebagai investasi itu dikenakan kupon lho. Bisa dibilang kupon ini mirip-mirip bunga yang kamu dapat sebagai hasil ngutangin negara.

Besaran kupon obligasi negara bisa mencapai 6,8 persen yang dibayar tiap bulan. Modal investasinya pun gak gede-gede banget. Cukup menyediakan uang Rp 1 juta, kamu udah bisa berinvestasi obligasi negara.

Sementara itu, waktu jatuh tempo investasi ini mulai dari 2 hingg 3 tahun. Investasi ini dijamin aman, soalnya dijamin langsung oleh negara. Satu lagi kelebihannya, obligasi negara gak memiliki risiko gagal bayar. Jadi, gak perlu khawatir ya buat investasi obligasi negara.

4. Saham Blue Chip

investasi jangka panjang
Saham

Emang benar investasi saham risikonya lebih tinggi ketimbang emas. Tapi untungnya tentu lebih besar daripada investasi emas. Lagi pula ada kok saham yang bisa dijadikan investasi jangka panjang, yaitu saham blue chip.

Kalau didefinisikan, saham blue chip adalah saham yang punya kapitalisasi besar. Kapitalisasi ini didapat dari harga saham dikalikan lembar saham yang beredar di pasaran. Nah, yang dikategorikan saham blue chip itu adalah yang nilai kapitalisasinya di atas Rp 10 triliun.

Makin besar kapitalisasinya, makin mahal harga sahamnya. Udah pasti modal perusahaan itu makin kuat. Dengan begitu, perusahaan  bisa berkembang pesat.

Di samping itu, saham blue chip punya risiko lebih kecil ketimbang saham-saham lainnya, seperti saham lapis dua dan lapis tiga. Saham blue chip juga lebih mudah dijual atau likuid ketimbang saham-saham lainnya. Gak heran kalau saham ini jadi rebutan.

Asal tahu aja nih. Saham BCA (BBCA) yang termasuk saham blue chip pada tahun 2014 dijual pada kisaran Rp 8.550 per lembar. Kini dalam tempo empat tahun, harga saham BCA per lembar udah mencapai Rp 24 ribuan per lembar. Mulai kebayangkan untung yang bisa didapat dari berinvestasi saham blue chip ini?

Nah, itu tadi empat pilihan investasi jangka panjang yang dipilih banyak orang. Jadi, udah tahu belum pilihan investasi mana yang bakal kamu ambil? Ingat, pilih yang menurutmu mudah dilakukan. Begitu satu udah paham, kamu bisa berinvestasi ke instrumen yang lain.

Selamat berinvestasi!

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan