Investasi Online Produk Pertanian, Emang Ada? Cek 4 Situs Ini

4 menit

Sekarang kalau mau investasi semakin mudah. Banyak platform digital yang menawarkan instrumen investasi online. Salah satunya kita bisa investasi di bidang pertanian.

Ada beberapa platform digital yang menawarkan investasi dengan skema peer-to-peer lending alias P2P lending. Skema ini mempertemukan investor atau pemberi pinjaman dengan pihak yang membutuhkan pinjaman.

Kali ini, DuitPintar akan mengulas soal platform digital buat investasi di bidang pertanian. Di Indonesia, setidaknya terdapat empat situs P2P lending yang bisa digunakan buat investasi. Yuk simak!

1. Tanifund

Investasi online
Kamu bisa mulai investasi di Tanifund mulai dari Rp5 juta (swa)

TaniFund merupakan sebuah perusahaan finansial yang fokus pada pertanian, peternakan, dan perikanan yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kamu bisa jadi investor yang bisa mendanai petani dengan tawaran keuntungan menarik. Dana yang kamu investasikan akan digunakan buat mengembangkan usaha para petani, nelayan dan peternak.

Ada dua jenis pembiayaan yang bisa dilakukan di Tanifund. Pertama adalah skema pengembalian tetap atau fixed rate dan kedua adalah bagi hasil atau profit sharing.

Untuk berinvestasi di Tanifund, nilai minimum yang bisa disetorkan sebesar Rp 5 juta. Setiap rupiah yang kamu setorkan akan digunakan dalam program budidaya. Keuntungan yang bisa diperoleh investor mulai dari 10 persen hingga 30 persen tergantung program pertanian yang dipilih.

Untuk informasi lebih lanjut kamu bisa hubungi situsnya atau kontak di bawah ini:

Tanifund
Alamat:
Jl. Tembakau Raya No 53 A Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Email: [email protected]

[Baca: Reguk Keuntungan dengan Bisnis Sayuran Organik Yuk]

2. iGrow

investasi online
Udah ada ribuan investor yang gabung di iGrow buat ngemodalin bidang pertanian (cnnindonesia)

Pasar pertanian organik menjadi latar belakang platform digital iGrow membuat gebrakan baru dalam sektor pertanian.

Sama dengan platform lainnya, iGrow membantu petani, pemilik lahan dan investor untuk menghasilkan produk pertanian terbaik.

Hingga saat ini ada sekitar 1.300 investor, 1.200 petani dan 800 hektare penanaman yang dilakukan iGrow dalam proyeknya.

Para investor bisa menanamkan modalnya di proyek iGrow mulai dari Rp 1,5 juta atau tergantung paket investasi program budidaya. Ini juga bisa memudahkan bagi kamu yang ingin investasi online.

Investor akan mendapat bagi hasil bersih yang secara umum dibagikan ke pengelola sebesar 40 persen, investor 40 persen dan independent surveyor/supervisor serta administrator iGrow 20 persen.

Perusahaan financial technology atau fintech ini sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Untuk informasi lebih lanjut kamu bisa hubungi situsnya atau kontak di bawah ini:

PT iGrow Resources Indonesia
Alamat:
Jl. Ir. H. Juanda No: 43, Depok 16418
Email: [email protected]
Tlp: 021 – 7784 0082

3. Crowde

investasi online
Investasi di Crowde bisa dimulai dengan bujet Rp 10.000 lho (youtube)

Investasi online di platform digital satu ini bisa mulai dari Rp 10.000. Sebagai investor, dana yang kamu setorkan akan digunakan buat budi daya atau jual beli kegiatan pertanian.

Crowde, yang didirikan pada September 2015 ini juga sama dengan platform lainnya yakni mempertemukan investor dengan proyek pertanian. Dengan menginvestasikan dana di Crowde, kamu akan mendapat keuntungan dengan sistem bagi hasil.

Pembiayaan di Crowde bisa dilakukan dengan skema bagi hasil dan pinjaman. Besaran keuntungan yang diperoleh tergantung proyek yang akan kamu biayai.

Berdasarakan info yang diperoleh, saat ini Crowde sedang mendaftarkan izin usahanya tersebut ke OJK.

Untuk informasi lebih lanjut kamu bisa hubungi situsnya atau kontak di bawah ini:

PT Crowde Membangun Bangsa
Alamat:
Crowde Jakarta HQ, Jalan Bandengan Selatan No 58 C, Jakarta 14440
Crowde Bandung HQ, Komplek Kampung Padi No B11, Bandung
Email: [email protected]
Tlp: 021-2266-8080

[Baca: Gak Punya Lahan Bukan Berarti Gak Bisa Menghasilkan Uang dari Berkebun]

4. Tanijoy

investasi online
Keuntungan yang diperoleh dari investasi di Tanijoy bisa sampai 30 persen (imgrum)

Tanijoy didirkan pada Februari 2017. Platform digital ini juga membantu menghubungkan pemilik lahan dengan petani yang gak punya lahan untuk digarap.

Setidaknya ada lima pihak yang terlibat dalam proyek Tanijoy yakni petani, field manager, surveyor investor dan pemilik lahan. Nantinya, pemilik lahan akan memberikan lahannya untuk digarap oleh petani dengan bantuan modal dari investor.

Investor yang menyetorkan modalnya akan menerima untung dengan skema bagi hasil. Investor akan menerima hasil hingga mencapai 30 persen. Sementara petani akan mendapatkan 50 persen, pemilik lahan 40 persen dan Tanijoy 10 persen dari hasil profit bersih penjualan panen.

Berdasarakan info yang diperoleh, saat ini Tanijoy sedang mendaftarkan izin usahanya tersebut ke OJK.

Untuk informasi lebih lanjut kamu bisa hubungi situsnya atau kontak di bawah ini:

Tanijoy Agriteknologi Nusantara
Alamat:
Rumah Kantor (Rukan) Permata Senayan Blok C-21
Jl. Tentara Pelajar Kel. Grogol Utara Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, 12210
Tlp: 021 4722024 / 0813 8037 4566
Email: [email protected]

Nah, itulah empat platform yang bisa dijadikan sebagai instrumen investasi online di sektor pertanian. Gak ada salahnya buat mencoba berinvestasi selain instrumen investasi yang selama ini ada di Indonesia.

Dengan berinvestasi di empat perusahaan tersebut, kita juga sekaligus membantu memberdayakan dan menambah kesejahteraan kepada petani. Tapi sebelum berinvestasi, pelajari dulu betul-betul dulu keempat platform itu ya.

[Baca: 5 Situs Investasi P2P Lending Indonesia buat Para Investor Zaman Now]

 

MoneySmart
MoneySmart

MoneySmart adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.