Buat Pemula Begini Step by Step Investasi Saham Online Biar Raup Banyak Untung!

3 menit
Investasi saham
Buat Pemula Begini Step by Step Investasi Saham Online Biar Raup Banyak Untung!, (Ilustrasi/Shutterstock).

Investasi saham dikenal dengan high return-high risk yaitu risiko dan keuntungan sama-sama besar. Meski begitu, instrumen investasi yang satu ini tetap menjadi incaran banyak orang, kok bisa?

Pasalnya, meskipun berisiko tapi saham bisa memberikan cuan atau keuntungan yang besar. Selain itu gak sedikit orang yang tajir melintir berkat investasi.

Contohnya, Reino Barack yang sudah nyemplung ke investasi sejak usia 19 tahun. Suami dari penyanyi Syahrini ini bermula dengan mempelajari investasi pasar modal dan kemudian membeli beberapa saham perusahaan termasuk Apple.

Nah, keuntungan yang diraih Reino dari investasi itu, ia jadikan sebagai modal bisnis hingga kaya raya seperti saat ini.

Selain itu, menurut Ayyi Achmad Hidayah selaku Personal Finance Advisor juga menuturkan kalau return yang didapat dari investasi saham itu sekitar 18 hingga 20 persen dalam setahun dan itu untuk saham-saham BUMN atau bluechip. Lumayan banget bukan?

Hal itulah yang menjadi alasan banyak orang yang menggelontorkan uangnya buat berinvestasi saham, termasuk para pemula.

Ditambah lagi dengan perkembangan zaman yang semakin canggih, membuat para calon investor semakin mudah berinvestasi. Salah satunya dengan melakukan investasi dalam bentuk saham online.

Seperti apa caranya? Berikut tahapan-tahapan investasi saham online buat pemula biar dapat cuan maksimal. Yuk, simak!

Baca juga: Buat Pemula, Ini Panduan Investasi Saham dari Ahlinya

1. Menyiapkan dana

Investasi saham
Saat pengin berinvestasi dalam saham kamu mesti menyiapkan dananya terlebih dahulu, (Ilustrasi/Shutterstock).

Masih banyak orang yang beranggapan kalau berinvestasi saham itu hanya diperuntukkan buat orang-orang yang berduit saja. Padahal pemikiran seperti itu salah besar lho. Pasalnya, kamu yang bergaji UMR aja udah bisa terjun ke investasi.

Parto Kawito, Direktur PT Infovesta Utama mengatakan kalau dengan modal Rp 2 juta, kamu udah bisa bermain saham. Bahkan ada sekuritas kecil yang menawarkan saham buat mahasiswa dengan modal Rp 500 ribu saja.

Lebih lanjut Parto menyarankan agar kamu menginvestasikan 5 persen dari kekayaan. Setelah sudah mengerti cara bermain saham, kamu bisa menaikkan jumlah investasinya secara berkala.

Selain itu, saham merupakan bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan dengan minimal pembelian satu lot atau 100 lembar. Nah, jika satu lembar saham seharga Rp 1.000, maka dana minimal yang kamu butuhkan adalah sebesar Rp 100 ribu.

Jadi, bisa dibilang semakin tinggi harga saham yang dibeli, maka semakin besar pula dana yang mesti kamu siapkan.

Akan tetapi, perlu diketahui kalau dana yang akan kamu alokasikan buat berinvestasi itu mesti berasal dari dana khusus investasi sehingga gak mengganggu kebutuhan lainnya.

Baca juga: 10 Orang Terkaya di Malaysia Ini Kekayaannya Capai Ratusan Triliun Rupiah

2. Buka rekening efek

Investasi saham
Ketika pengin berinvestasi dalam bentuk saham kamu juga diwajibkan membuka rekening efek, (Ilustrasi/Shutterstock).

Gak hanya tabungan, saham juga butuh rekening yang bisa kamu buka di perusahaan sekuritas. Nah, buat memilih perusahaan sekuritas juga gak bisa sembarangan karena kalau salah-salah yang ada kamu terjebak investasi bodong.

Gak mau kan, uangmu ludes entah ke mana karena kena tipu. Karena itu, pilihlah perusahaan sekuritas yang terdaftar di OJK. Contohnya BCA Sekuritas, Info Premier dan masih banyak lagi. Kamu bisa cek langsung di situs resmi OJK untuk mengetahui daftar lengkapnya.

Selain dapat membuka rekening lewat telepon, kamu juga bisa membuka rekening efek secara online lewat situs resmi perusahaan sekuritas atau aplikasinya di smartphone.

Jika sudah membuka rekening, kamu akan mendapat kartu KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) sebagai bukti kalau kalian udah sah menjadi investor sekaligus sebagai kartu identitas buat mengecek portofolio saham yang dimiliki.

Baca juga: Apple Dikalahkan Samsung dan Huawei sebagai Smartphone Terlaris di Q1 2019

3. Top up dana rekening efek

Investasi saham
Lakukan top up juga di rekening efek mu saat memulai berinvestasi dalam bentuk saham, (Ilustrasi/Shutterstock).

Dana udah disiapkan, rekening efek juga udah dibuka. Selanjutnya adalah menyetor dana ke rekening efek sesuai bujet yang udah disiapkan.

Setoran dilakukan ke rekening dana nasabah (RDN). Caranya sama seperti mengirim dana ke rekening tabungan. Kamu bisa mengisi dana di RDN melalui setor tunai di teller, transfer melalui mesin ATM ataupun digital banking. Mudah banget kan?

4. Siap bertransaksi online

Investasi saham
Melakukan transaksi online merupakan salah satu cara yang bakal kamu lakukan saat berinvestasi saham, (Ilustrasi/Shutterstock).

Jika rekening efek sudah aktif, dana juga sudah di top up, selanjutnya kamu bakal mendapatkan akses transaksi jual beli saham online yang bisa dilakukan lewat aplikasi, desktop atau smartphone.

Itu dia tahapan-tahapan investasi saham online yang bisa kamu lakukan, khususnya buat para pemula. Gak susah kan? Selamat, berinvestasi dan raup untung banyak ya. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Dewi Puri
Dewi Puri

Pecinta makeup yang terjun ke dunia financial. Jika biasanya berkutat dengan lipstik dan bedak, kini harus terbiasa dengan logam mulia maupun reksadana. Intinya tetap sama, menghasilkan suatu karya yang cantik.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan