Semua Paslon Dukung Ekonomi Syariah, Ini 4 Investasi Syariah dengan Bujet Murah

3 menit
Ilustrasi investasi syariah. (Shutterstock)
Ilustrasi investasi syariah. (Shutterstock)

Gak dipungkiri, kedua kandidat capres dan cawapres yang bakal ‘berduel’ di Pilpres 2019 saling beradu strategi dalam mengembangkan ekonomi syariah Indonesia. Tapi intinya, keduanya sangat mendukung perekonomian yang diilhami dengan nilai-nilai islam ini lho. So apa kabar sama investasi syariah ya?

Dalam Debat Pilpres 2019 putaran terakhir, K.H. Ma’ruf Amin menegaskan kalau pemerintah sudah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Komite itu diketuai oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, standar halal Indonesia pun sudah jadi acuan di dunia.

Ma’ruf juga menambahkan, bakal ada Badan Pengembangan Ekonomi Syariah yang dibentuk untuk mengembangkan perekonomian syariah dalam negeri.

Sementara itu, Sandiaga Uno mengatakan bahwa jika Paslon 02 menang, maka mereka bakal mencanangkan kekuatan kewirausahaan khusus di bidang syariah. Selain itu, dia juga ingin menjadikan salah satu bank syariah di RI, jadi yang terbesar di ASEAN.

Gimana tuh, semuanya tampak mendukung perekonomian syariah ya? Jika perekonomian berbasis Islami ini udah maju, maka gak nutup kemungkinan investasi syariah juga makin dilirik.

Bicara soal investasi syariah, jangan pernah ngeremehin imbal hasil investasi ini lho. Keuntungannya juga sangat menjanjikan buat jangka panjang maupun pendek.

Bayangin saja, sudah menguntungkan, gak bertentangan dengan ajaran agama Islam pula. Selain itu, ada juga yang menawarkan fitur investasi sekaligus beramal.

Buat kamu yang memang tertarik punya investasi syariah, berikut adalah deretan investasi yang bisa kamu mulai dengan modal Rp 1 jutaan atau di bawah itu. Berikut ulasan lengkapnya.

Baca juga: Mengenal Saham Syariah di Indonesia: Apa Itu dan Bagaimana Cara Investasinya?

1. Reksa dana syariah

investasi syariah
Ilustrasi reksa dana syariah. (Shutterstock)

Reksa dana berlabel syariah ini jumlahnya sudah banyak dan jenisnya pun bervariasi, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, campuran, hingga saham. Komplit kan, semuanya ada dan tinggal dipilih sesuai risiko dan bujet.

Fitur utama yang ada di reksa dana syariah tapi gak ada di reksa dana konvensional adalah fitur cleansing, atau proses pembersihan reksa dana dari “pendapatan” yang gak sesuai dengan prinsip syariah. Nantinya pendapatan itu bakal dimanfaatkan buat tujuan amal.

Apa aja pendapatan yang dimaksud? Pertama adalah dana yang mengendap di bank kustodian, yang diakibatkan karena manajer investasi terlambat menginvestasikan dana tersebut.

Asal kamu tahu, belum ada bank kustodian reksa dana yang berasal dari bank syariah. Dana yang mengendap tentunya bakal dapat bunga dari bank, sementara itu bank syariah kan gak mengenal prinsip “bunga” kan? Itulah sebabnya mengapa mekanisme cleansing ini diberlakukan.

Baca juga: Investasi Syariah, Ini 5 Pilihan Produknya yang Disetujui MUI

2. Saham syariah

investasi syariah
Ilustrasi saham syariah. (Pixabay)

Bukan cuma reksa dana doang yang ada syariahnya, saham pun ada. Investasi syariah yang satu ini diminati banyak orang juga lho.

Sejak 1 Desember 2018, ada 407 saham yang masuk dalam daftar efek Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Wuih banyak juga ya.

Lantas saham seperti apa sih yang dinyatakan sebagai syariah? Tentu saja, saham dari perusahaan yang bisnisnya memang gak melanggar syariat Islam.

Saham bank konvensional, rokok, miras, atau perhotelan jelas gak bisa dimasukkan ke dalam syariah ya.

Harga saham-saham syariah juga gak semuanya mahal. Ada yang cuma Rp 60-an perak per lembar.

Baca juga: Gak Mau Lagi Kredit Mobil yang Ada Ribanya? Pilih Aja Kredit Mobil Ini

3. Sukuk Negara Ritel

investasi syariah
Sukuk Negara Ritel. (Instagram/@djpprkemenkeu)

Pastinya, ini bisa jadi salah satu investasi syariah yang paling aman. Mengapa demikian? Karena ini adalah surat utang negara, udah pasti aman dong karena dijamin negara.

Pemesanan sukuk ini sendiri bisa dilakukan di bank-bank syariah yang ada di Indonesia. Akad yang digunakan untuk pemesanan surat utang ini adalah akad ijarah.

Intinya, cuma warga negara Indonesia saja yang bisa memesan sukuk. Minimum pembeliannya juga ditentukan pemerintah, namun pastinya minimal Rp 1 juta.

Investasi ini dinyatakan aman lantaran negara sendiri yang menjamin. Imbal hasilnya kurang lebih sekitar 7 hingga 8 persenan.

4. Investasi Syariah dalam bentuk Emas

investasi syariah
Emas. (Pixabay)

Nah, emas juga salah satu investasi syariah lho. Beberapa bank syariah bahkan menawarkan produk cicil emas yang bisa kamu coba.

Harga 1 gram emas juga belum mencapai Rp 1 juta bukan? Masih Rp 600 ribuan. Kalau mau lebih murah lagi kamu bisa mencoba metode nabung emas.

Investasi yang satu ini juga sangat minim risiko serta aman untuk jangka panjang.

Itulah empat investasi syariah yang kiranya bisa dimulai dengan bujet Rp 1 jutaan atau di bawah itu. Tunggu apalagi guys, yuk dimulai investasinya sekarang juga. (Editor: Ruben Setiawan)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.