Ini Kisaran Gaji Para Ahli Teknologi di Startup Indonesia, Tertinggi Rp 1,8 M Lho

2 menit
Ilustrasi kenaikan UMP (Shutterstock)
Gaji Startup Indonesia (Shutterstock)

Lowongan kerja di startup setiap tahunnya muncul dan menawarkan gaji yang tinggi bagi masyarakat.

Selain memberikan solusi, banyak perusahaan digital juga membuka lapangan pekerjaan baru di bidang teknologi. Berdasarkan hasil survei dari Salary Survei 2019 Robert Walters mengungkap beberapa besaran nominal gaji pada sektor teknologi di Indonesia.

Eric Mary, Country Manager, Indonesia dalam laporan Salary Survei 2019 Robert Walters mengungkapkan, pada 2019, pihaknya melihat ada tren peningkatan dalam hal perekrutan.

Perekrutan Tenaga Kerja Diprediksi Meningkat

Hal itu disebabkan oleh pemerintah Indonesia yang berupaya menarik investasi asing secara langsung dan banyaknya pendatang baru. Sedangkan dari sisi bisnis lokal dalam masa ekspansi bisnis berencana untuk memperoleh pangsa pasar yang lebih besar.

“Perkembangan dalam transportasi infrastruktur akan terus berjalan. Terutama untuk keahlian teknik. Demikian pula bakat IT yang terampil, permintaannya tinggi karena investasi besar dalam e-commerce dan digitalisasi,” kata Mary.

Mary mengatakan, pada tahun ini juga akan terjadi tren peningkatan untuk tenaga kerja yang fasih dalam dua bahasa, baik Bahasa Inggris maupun Indonesia.

“Seperti profesional bilingual yang fasih dalam keduanya. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris adalah sangat dicari di negara ini,” ungkapnya.

Bocoran Nominal Gaji Sektor Teknologi

Adapun dalam laporan ini, Robert Walters mengungkapkan besaran gaji sektor teknologi informasi mulai dari posisi Chief Executive Officer hingga Social Media Manager.

Pada kategori teknologi informasi, nominal gaji tertinggi pada Chief Technology Officer (CTO) dan Chief Information Officer (CIO) berkisar Rp 1 miliar sampai Rp 1,7 miliar per tahun. Dengan nominal per bulan Rp 83 juta hingga Rp 141 juta per bulan. 

Kemudian Project Director Rp 700 juta sampai Rp 1,4 miliar per tahun dengan per bulan Rp 58 juta hingga Rp 116 juta. Posisi Head of IT Rp 750 juta sampai Rp 1,4 miliar per tahun dengan nominal per bulan Rp 62,5 juta hingga Rp 116 juta.

Posisi Head of Engineering Rp 600 juta sampai Rp 1,1 miliar per tahun dengan nominal per bulan Rp 50 juta hingga Rp 91 juta.

Kemudian, Head of Data Rp 700 juta sampai Rp 1,2 miliar per tahun dengan nominal per bulan Rp 58,3 juta sampai Rp 100 juta.

Posisi Head of Infrastructure Rp 500 juta sampai Rp 850 juta per tahun dengan nominal per bulan Rp 41,6 juta sampai Rp70,8 juta.

Selanjutnya posisi terbawah, Robert Walters mengungkapkan nominal gaji pada posisi Software Developer Rp 300 juta sampai Rp 650 juta per tahun.

Jabatan Software Engineer Rp 200 juta hingga Rp 400 juta per tahun. Business Analyst Rp 250 juta hingga Rp 500 juta per tahun.

Jabatan Data Scientist Rp 200 juta sampai Rp 300 juta per tahun dengan per bulan Rp 16,6 juta hingga Rp 25 juta per bulan.

Bocoran Nominal Gaji Sektor Digital

Sementara itu, untuk jabatan Head of Digital Rp 700 juta sampai Rp 1,5 miliar per tahun. Dengan nominal per bulan Rp 58,3 juta hingga Rp 125 juta per bulan.

Kemudian, Head of E-Commerce Rp 600 juta sampai Rp 1,4 miliar per tahun dengan per bulan Rp 50 juta hingga Rp 107 juta. Selain itu, Head of Product Rp 1 miliar Rp 1,8 miliar per tahun dengan per bulan Rp 83 juta sampai Rp 150 juta.

Untuk posisi selain top manager, seperti jabatan Search Engine Optimization (SEO) manager Rp 250 juta sampai Rp 400 juta per tahun. Nominal per bulan Rp 20,8 juta hingga Rp 33,3 juta.

Kemudian User Experience (UX) dan User Interface (UI) Manager dan Social Media manager berkisar Rp 200 juta sampai Rp 400 juta per tahun. Nominal per bulan Rp 16,6 juta sampai Rp 33,3 juta.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.