Jika Belum Mengalami 5 Hal Ini, Kamu Masih “Cupu” sebagai Pengusaha

4 menit
Jadi pengusaha
Jika Belum Mengalami 5 Hal Ini, Kamu Masih “Cupu” sebagai Pengusaha, (Ilustrasi/Pixabay).

Jadi pengusaha itu gak mudah karena butuh mental yang amat sangat kuat buat menyaksikan dan mengalami segala apalagi sebuah rintangan. Bisa dibilang, mental itu 11:12 sama mentalnya petinju lho kalau kamu pengin jadi pengusaha.

Punya bisnis emang jadi impian semua orang, termasuk kamu. Tapi celakanya, terjun ke dunia bisnis bakal lebih kejam ketimbang jadi karyawan.

Ketika memutuskan buat melangkah berbisnis, maka yang kamu hadapi adalah ketidakpastian. Selain harus mikirin gimana balik modal, tentu aja juga disibukkan dengan hal-hal seputar kelangsungan bisnis mu di masa depan.

Coba kalau mentalnya gak kuat, bisa-bisa kamu malah stres yang berujung jatuh sakit. Kalau udah sakit apa kabar bisnisnya? Semua bakal berantakan ya kan?

Situs INC memaparkan bahwa ada sejumlah masalah bisnis yang cukup mengerikan buat dihadapi namun sangat berguna memperkuat mental yang melakoninya. Intinya, kalau belum merasakan hal ini mungkin kamu bisa dibilang “cupu” oleh para pebisnis senior lain atau mungkin belum layak disebut pengusaha. Penasaran? Berikut ulasannya.

Baca juga: Omzet Sampai Ratusan Juta, 4 Orang Ini Jadi Pengusaha Sukses di Kampung

1. Laba anjlok

Jadi Pengusaha
Mengalami laba anjlok kerap dirasakan oleh pengusaha lho, (Ilustrasi/Pexels).

Bisnis itu ibarat kehidupan di mana roda selalu berputar, kadang di atas dan terkdang di bawah. Ada masanya kita untung dan ada masanya kita bakal merugi.

Sebut aja seperti pengusaha tempat fitness. Di saat bulan Ramadan pasti laba mereka bakal merosot bisa jadi dia malah tombok di bulan tersebut lantaran mesti membayar upah pegawai plus tunjangan hari raya (THR).

Bagi pengusaha pemula, menyaksikan laba anjlok tentu bikin panik yang berujung stres. Yang kamu pikirkan tentu adalah masalah kelanjutan usahamu di bulan-bulan berikutnya.

Tapi percaya deh, di saat itu kamu bakal dipaksa belajar dan memutar otak tetap membuat usahamu berjalan. Selepas dari masa ini, kamu pun bakal merasakan hikmahnya.

Baca juga: Mau Beli Emas? Jangan Lupa Cek Harga Terbarunya di Sini Per Hari Ini

2. Ada tuntutan gak wajar dari karyawan

Jadi pengusaha
Siap-siap deh kalau mengalami tuntutan dari karyawan saat menjadi pengusaha, (Ilustrasi/Pixabay).

Jadi pengusaha mesti siap juga untuk bertindak layaknya tim HRD buat yang punya karyawan. Gimana juga karyawan itu manusia layaknya kamu yang memiliki usaha. Mereka juga pengin bisa sukses dan punya penghasilan tinggi di masa depan.

Jarang banget di era seperti ini, ada karyawan yang mau setia bekerja dengan bosnya hingga bertahun-tahun. Kecuali dia memang digaji dan mendapat perlakuan baik dari pemilik usaha.

So, wajar dong kalau tiba-tiba ada permintaan naik gaji dari karyawan mu. Atau negosiasi masalah jam kerja dan sebagainya.

Sejatinya ini adalah masalah yang bersangkutan dengan operasional. Jangan jadi diktator terhadap karyawan mu dan juga jangan membiarkan karyawan menyandera mu.

Lakukanlah audit performa kerja terhadap mereka yang udah bekerja lama. Bila kamu berniat menaikkan gaji atau tunjangan, sesuaikan dengan laba bersih dan kinerjanya.

Baca juga: Mahal dan Langka! Intip Koleksi-koleksi Gitar Milik Andre Taulany

3. Klien telat bayar tagihan

Jadi pengusaha
Klien telat bayar tagihan, nah ini juga sering dialami oleh pengusaha, (Ilustrasi/Pixabay).

Nah, masalah ini juga sering dikeluhkan oleh mereka yang memutuskan buat menjadi pengusaha. Keterlambatan pembayaran yang dilakukan oleh klien jelas bikin arus kas usahamu jadi kacau balau.

Hal ini wajar terjadi, dan memang harus diatasi secara dini dengan menetapkan berbagai aturan main ke calon klien mu. Sebut saja, klien mu mesti membayar uang muka terlebih dahulu sebelum barang atau jasa diberikan kepadanya atau menetapkan tanggal pembayaran.

Karena kalau gak gitu, klien berpotensi nunda pembayaran lho. Apes-apesnya ya belaga lupa sampai gak bayar, itu sih udah gawat.

4. Berurusan dengan pihak berwajib

Jadi pengusaha
Berurusan dengan pihak berwajib itu juga kerap dialami kamu yang pengusaha, (Ilustrasi/Pixabay).

Ini juga bisa bikin stres, terutama buat mereka yang memang baru saja jadi pengusaha. Sejatinya, berurusan dengan pihak berwajib terkait skema bisnis kita bukan berarti divonis bersalah lho ya. Bisa jadi, ada regulasi-regulasi tertentu yang memang belum kita pahami saat kita menjalani bisnis ini.

Intinya, selama bisnisnya gak melanggar hukum kenapa mesti takut? Hadapi saja dengan kepala dingin, terkadang melalui peristiwa ini bikin kamu malah bisa melebarkan networking mu ke instansi-instansi terkait.

5. Kerja terlalu keras

Jadi pengusaha
Pengusaha biasanya lebih kerja keras ketimbang kamu kerja kantoran, (Ilustrasi/Pixabay).

Dulu karyawan kantoran lalu sekarang memutuskan buat menjadi pengusaha, tentu satu hal yang bakal bikin kita kaget adalah jam kerja.

Saat masih kerja kantoran, masuk pukul 09.00 WIB dan pulang jam 18.00 WIB. Tapi ketika punya bisnis maupun usaha terkadang pada pukul 22.00 WIB malam pun kerjaan belum selesai. Masih menghitung sana-sini, bikin pembukuan dan sebagainya.

Bisnis baru itu ibarat punya bayi mesti diperhatikan setiap saat dan gak boleh dicuekin, lamban laun kamu bakal terbiasa kok dengan ritmen menjadi pengusaha. Itulah lima hal yang tampaknya berat buat dihadapi oleh mereka yang jadi pengusaha, tapi sangat berharga buat pembelajaran di masa depan. Kira-kira, kamu udah mengalami salah satunya belum? Atau lulus dengan hal-hal ini? (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.