Jajanan Jadul “Tenongan” yang Nikmat buat Berbuka Puasa Bareng Keluarga

2 menit
Jajanan Jadul “Tenongan” yang Nikmat buat Berbuka Puasa Bareng Keluarga, (Ilustrasi/Shutterstock).

Tenongan salah satu jajanan jadul yang begitu populer di kalangan masyarakat Semarang, Jawa Tengah. Jajanan jadul Tenongan ini banyak digemari oleh warga semarang lantaran pengin bernostalgia.

Ya, Tenongan merupakan salah satu jajanan zaman dahulu bagi masyarakat Semarang, Jawa Tengah. Nah, menu makanan ini menjadi salah satu yang banyak dicari oleh orang saat berbuka puasa.

Kebanyakan dari mereka pengin bernostalgia dengan penyajian Tenongan ini dan tentunya rasa ya. Buat rasa, Tenongan emang punya aneka macam kue yang ada di wadah ini.

Kue-kue yang disajikan di wadah terbuat dari bambu saat ini emang udah jarang banget ditemukan kecuali di daerah Lereng Gunung Sumbing Wonosobo.

“Tenongan ini sangat unik dan langka. Kali ini kita mengangkat tenongan yakni tempat makanan dari bambu yang biasa dipakai untuk syukuran, kenduri, di daerah di lereng gunung Sumbing Wonosobo dan Purworejo,” ujar Eksekutif Chef Hotel Chanti Semarang, Anas Harsanto seperti yang dikutip dari Okezone.com, Senin, (6/5/2019).

Menjelang bulan Ramadan, banyak penjual yang menyajikan kue-kue yang ada di wadah terbuat dari bambu ini. Tenongan sendiri juga kerap digunakan buat prosesi menurut kepercayaan mereka. Bagi mereka Tenongan ini dapat memberikan aneka ragam makanan bagi mereka.

“Tradisi itu dilakukan sebelum puasa, kalau orang menyebutnya nyadran leluhur. Artinya kalau nyadran bersih makam, sekaligus mensucikan diri atau saling memaafkan serta melebur kesalahan. Misalnya sebelum kita memasuki Ramadan memberikan sedekah atau memakan kenduri di area pemakaman itu,” tambahnya.

Nah, kalau kamu penasaran apaan aja sih yang ada di dalam Tenongan ini? Di sini kamu bakal menemukan banyak aneka kue manis yang pastinya bikin lidah kamu bergoyang.

Baca juga: 20 Menu Buka Puasa dan Sahur yang Menggoyang Lidah di Bulan Ramadan

Tenongan jajanan jadul khas Semarang yang banyak dicari oleh orang

Jajanan Jadul
Tenongan salah satu jajanan yang banyak digemari oleh orang Semarang, Jawa Tengah, (Ilustrasi/Shutterstock).

Mulai dari rasikan, jentik manis, mendhut hitam, kueku, mata kerbau, ager-ager, lunpia biasanya ada nih di dalam Tenongan. Makanan jadul ini emang udah jarang banget dijual di pasar-pasar.

“Kita cenderung ke jajanan pasar atau makanan tradisional. Saat kita berbuka pasti itu enggak mungkin langsung nasi, tapi mengambil misalnya lumpia ngambil jentik manis, mendhut, agar tidak terlalu kenyang dulu karena harus beribadah salat maghrib kemudian salat Isya, tarawih. Itulah makanya kita kasih makanan ringan dulu,” jelasnya.

Gak cuma itu jajanan jadul lainnya juga ada yang berupa minuman lho. Minuman seperti wedang rempah yang memadukan berbagai macam empon-empon juga ada.

Minuman kayak gini merupakan jajanan jadul bagi orang kebanyakan. Minuman hangat kayak wedang rempah emang pas banget nih di minum saat malam hari seraya mencicipi kue-kue Tenongan.

“Jajanan-jajanan ini sangat otentik, misalnya rasikan ini hanya bisa ditemukan di Magelang. Kemudian kita punya mendhut hitam, ini juga otentik. Untuk snack kita punya 75 sampai 100 varian agar bisa menjadi pilihan bagi pengunjung,” pungkasnya.

Nah, itu dia jajanan jadul Tenongan yang bisa kamu cicipi saat berbuka puasa. Coba deh cari jajanan jadul ini di pasar-pasar tradisional. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Mahardian Prawira
Mahardian Prawira

Penyuka cokelat dan kopi yang mulai menyukai seputar dunia investasi, ekonomi dan bisnis. Lebih menyukai dan menghargai sebuah proses dalam mencapai sesuatu! Xoxo...