Manfaat Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan dan Panduan Pengajuan Klaim!

3 menit
Jaminan Kematian BPJS
Manfaat Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan dan Panduan Pengajuan Klaim!, (Ilustrasi/Shutterstock).

BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu program pemerintah yang memberikan banyak keuntungan untuk masyarakat. Tak hanya JHT (Jaminan Hari Tua), tapi ada fasilitas lainnya yang gak kalah bermanfaat yakni Jaminan Kematian BPJS.

Dengan menjadi peserta Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan, maka pihak keluarga akan mendapatkan sejumlah santunan. Namun, jika peserta meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh pihak BPJS.

Jadi jika si peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia, maka pihak keluarga atau ahli waris akan mendapat uang dan berbagai bantuan lainnya dari BPJS.

Hal tersebut tentu saja sangat membantu pihak ahli waris, apalagi jika peserta adalah tulang punggung keluarga yang memang membantu perekonomian keluarga.

Selain itu, ada banyak manfaat atau keuntungan lainnya yang diperoleh ahli waris dari BPJS lewat Jaminan Kematian BPJS.

Apa saja itu? Berikut beberapa ulasannya seperti yang dirangkum dari situs resmi BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: 5 Jenis Asuransi yang Mesti Dimiliki Milenial Berdasarkan Urutan Kebutuhan Menurut Pakar

Manfaat Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Jaminan Kematian BPJS
Ini lho sederetan manfaatnya buat keluarga yang ditinggalkan, (Instagram).

1. Santunan kematian

Seperti yang sudah dijelaskan di atas kalau jika peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, maka ahli waris akan mendapat santunan berupa uang tunai.

Santunan kematian tersebut akan dibayarkan secara sekaligus yang perhitungannya adalah santunan berkala selama 24 bulan yang besarannya sebesar Rp 200 ribu. Maka, ahli waris akan mendapatkan uang sejumlah Rp 4,8 juta.

2. Biaya pemakaman

Tak hanya mendapat santunan uang berupa uang. Pihak BPJS juga akan menanggung biaya pemakanan sebesar Rp 3 juta.

3. Beasiswa pendidikan untuk satu orang anak

Manfaat lainnya adalah satu anak dari pihak ahli waris akan mendapat bantuan beasiswa pendidikan sebesar Rp 12 juta, namun dengan syarat peserta sudah menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan minimal lima tahun.

Jika ditotalkan, maka pihak keluarga atau ahli waris akan mendapatkan santunan uang dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 36 juta.

Baca juga: Dirawat Jadi Pasien BPJS Kelas 3, Ini 8 Fakta Menarik Ria Irawan!

Besaran iuran yang harus dibayarkan peserta

Jaminan Kematian BPJS
Segini lho besaran iuran buat para peserta BPJS Ketenagakerjaan, (Instagram).

Namun untuk bisa menikmati fasilitas tersebut, kamu harus menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan terlebih dahulu dengan membayar sejumlah iuran setiap bulannya. Berikut rinciannya:

  • Pekerja penerima upah, sebesar 0,3 persen dari jumlah upah yang dilaporkan.
  • Pekerja bukan penerima upah, sebesar Rp 6.800.
  • Jasa konstruksi, sebesar 0,21 persen berdasarkan dari nilai proyek.
  • Pekerja migran Indonesia, sebesar Rp 370 ribu.

Baca juga: Resmi, Cepat, dan Gampang Banget! Begini Caranya Mengetahui Nomor BPJS Kesehatan

Panduan pengajuan klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Jaminan Kematian BPJS
Panduan pengajuan klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan begini lho, (Instagram).

Siapa sih yang mau kehilangan anggota keluarga tercinta. Tapi namanya musibah tentu gak ada yang tau. Dengan menjadi peserta Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan setidaknya dapat membantu perekonomian keluarga yang ditinggalkan.

Cara pengajuan klaimnya pun gak ribet kok. Pihak keluarga bisa datang ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat dengan membawa sejumlah dokumen, seperti:

  • Kartu BPJS Peserta yang asli.
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) peserta dan juga ahli waris.
  • Surat Keterangan Kematian yang dikeluarkan dari pejabat yang berwenang.
  • Fotokopi Kartu Keluarga.
  • Surat Keterangan ahli waris dari pejabat berwenang.

Itu dia segudang manfaat Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan yang akan diberikan oleh pihak ahli waris serta cara pengajuan klaim yang harus dilakukan keluarga. Udah gak bingung kan? (Editor: Mahardian Prawira Bhisma). 

Dewi Puri
Dewi Puri

Pecinta makeup yang terjun ke dunia financial. Jika biasanya berkutat dengan lipstik dan bedak, kini harus terbiasa dengan logam mulia maupun reksadana. Intinya tetap sama, menghasilkan suatu karya yang cantik.