Jangan Sampai Habis tak Bersisa, Begini Cara Mengelola Gaji Pertama Kamu

3 menit
Mengelola uang gaji (Shutterstock).

Kalau kamu baru saja mulai bekerja, pasti senang mendapatkan uang gaji bukan? Bagaimana tidak, itu adalah upahmu selama bekerja dari pagi hingga malam hari selama satu bulan.

Pasti dari jauh-jauh hari kamu sudah memikirkan ingin menggunakannya untuk apa, atau malah ingin membeli sesuatu.

Namun, mengatur finansial bagi mereka yang baru saja mulai bekerja memiliki tantangannya sendiri. Bukan cuma first jobber saja lho, bagi yang sudah berpuluh puluh tahun bekerja juga merasa bahwa mengatur gaji itu adalah hal sulit.

Karenanya, penting sekali mengelola keuangan dan menanamkan kebiasaan baik bagi finansial sejak dini. Kalau kamu salah mengelolanya, jangan kaget kalau baru tengah bulan uang gaji sudah lenyap entah kemana. Apalagi kalau tidak memiliki perencanaan keuangan yang baik.

Dilansir laman CNBC, berikut beberapa cara cermat mengatur uang gaji pertama bagi pekerja muda, maupun mereka yang sudah lama bekerja agar tak jatuh miskin di pertengahan bulan. Simak yuk.

Baca juga: Jangan Buru-Buru Belanja! Ini 3 Trik Hemat Menyiapkan Seserahan Lamaran dengan Bujet Minim

1. Mencatat pengeluaran sedetail mungkin

Mencatat pengeluaran sedetail mungkin (Shutterstock).

Banyak orang yang enggan mencatat pengeluaran sedetail mungkin. Kalau ini juga kamu lakukan, lebih baik segera hentikan kebiasaan tersebut. Apalagi kalau sampai gak sadar berapa jumlah pengeluaran mereka selama satu bulan.

Melihat berapa besar jumlah uang yang dikeluarkan bisa membuat kamu sadar, apa saja barang yang dibelanjakan selama satu bulan ini.

Dengan begitu, kamu bisa menekan pemborosan sebelum uang benar-benar habis. Periksa akun bank secara berkala untuk mengetahui sisa saldo yang tersisa.

2. Seimbangkan pengeluaran

Seimbangkan pengeluaran (Shutterstock).

Pengeluaran sehari-hari tanpa disadari dapat membuatmu boros kalau gak segera dibereskan. Apalagi untuk biaya makan yang seringkali gak terkontrol. Kalau kamu makan saja harus ke luar kantor, atau beli makan diluar, coba kalikan selama hari bekerja.

Ada baiknya kamu bawa bekal sendiri dari rumah. Itung-itung untuk menghemat, dan jadi lebih sehat karena kamu yang memasaknya sendiri. Boleh saja ingin makan di luar kantor, tapi jangan terlalu sering ya. Atau kalau bisa ya hanya di akhir pekan saja jika ingin jajan mahal.

Baca juga: Pengin BB Cushion Bagus Tapi Murah, Ini 5 Rekomendasinya, Kamu Wajib Punya!

3. Pakai aturan 50-30-20

Membagi pengeluaran ke dalam beberapa bagian (Shutterstock).

Seorang perencana keuangan, Anthony Badillo, merekomendasikan sistem 50-30-20 dalam mengelola penghasilan kamu. Sistem tersebut pada dasarnya menghimbau untuk membagi pendapatan ke dalam beberapa kegunaan.

Misalnya, 50 persen gaji digunakan untuk kebutuhan, 30 persen untuk tabungan dan membayar utang, 20 persen sisanya untuk membeli keinginan pribadi. Meski demikian, kamu juga harus realistis dengan tabungan.

Ada baiknya kalau kamu bertemu dengan perencana keuangan yang bisa membantu mencarikan solusi atas permasalahan keuangan bulananmu.

Tiga hal tadi mudah kok untuk diterapkan. Apalagi kalau kamu baru saja mulai bekerja. Jangan sampai kehabisan uang menjadi sering terjadi. Memiliki perencanaan yang baik dapat membantu kamu keluar dari masalah keuangan seperti terlilit utang.

Baca juga: Sulit Menabung? Ikuti 4 Cara Ini Agar Sukses Mengatur Keuangan di Masa Muda

Punya tabungan juga gak buruk kok, malah bagus untuk solusi di kemudian hari. Intinya, gunakan uang gaji dengan bijaksana. Jangan terlalu mudah goyah dengan hal-hal gak penting. Selamat mencoba ya! (Editor: Winda Destiana Putri).

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan