Ini 5 Program Prioritas Jokowi di Periode Kedua

2 menit
Presiden Jokowi (Shutterstock)
Presiden Jokowi (Shutterstock)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, pada periode kedua jabatannya hingga 2024 mendatang terdapat lima program prioritas yang akan dijalankan pemerintah.

Presiden mengatakan, prioritas utama yang akan dikejar oleh pemerintah adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Sebab kedepan persaingan global akan semakin meningkat, dengan itu daya saing SDM akan semakin diperlukan.

1. Pembangunan SDM

“Pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama kita, membangun SDM yang pekerja keras yang dinamis. Membangun SDM yang terampil yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Presiden.

Dalam hal ini pemerintah juga akan melibatkan talenta-talenta global dan kalangan industri untuk bekerjasama dengan pemerintah membangun SDM Indonesia yang berdaya saingan.

“Itu tidak bisa diraih dengan cara-cara lama, cara-cara baru harus dikembangkan. Kita kerjasama dengan industri juga penting dioptimalkan dan juga penggunaan teknologi yang mempermudah jangkauan ke seluruh pelosok negeri,” ucap Presiden.

2. Pembangunan Infrastruktur

Kemudian, prioritas kedua adalah pembangunan infrastruktur, meski pada periode sebelumnya sudah dilakukan. Pembangunan infrastruktur akan terluka menjadi prioritas pemerintah kedepan.

Menurut Jokowi, infrastruktur yang akan dibangun pemerintah kedepan adalah infrastruktur perhubungan. Infrastruktur pariwisata, dan infrastruktur yang meningkatkan lapangan pekerjaan.

“Kita lanjutkan infrastruktur yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi yang mempermudah akses ke kawasan wisata yang mendongkrak lapangan kerja baru yang mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat,” kata Jokowi.

3. Hapus Regulasi Bermasalah

Kemudian, prioritas ketiga adalah menghilangkan regulasi-regulasi yang bermasalah dan menyulitkan pembangunan.

“Regulasi harus kita sederhanakan, harus kita potong, harus kita pangkas, undang-undang yang menghambat penciptaan lapangan kerja langsung direvisi, sekaligus undang-undang yang menghambat pengembangan UMKM juga akan langsung direvisi sekaligus,” ungkap Presiden.

4. Reformasi Birokrasi

Kemudian prioritas keempat adalah melaksanakan reformasi birokrasi secara besar-besaran.

“Penyederhanaan birokrasi harus terus kita lakukan besar-besaran, investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Prosedur yang panjang harus dipotong, birokrasi yang panjang harus kita pangkas.

Eselonisasi harus disederhanakan, eselon satu, dua, tiga, dan eselon empat apa nggak kebanyakan. Saya akan minta untuk disederhanakan menjadi dua level saja diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian yang menghargai kompetensi,” tegas Jokowi.

Dengan banyaknya agemda prioritas pembangunan pada periode kedua ini. Presiden mengingatkan dirinya tidak akan segan-segan mencopot menteri hingga pejabat terkait bila kinerjanya kurang memuaskan.

“Saya juga minta kepada para menteri, para pejabat, para birokrat agar serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan. Bagi yang tidak serius saya tidak akan memberi ampun saya pastikan sekali saya pastikan pasti akan saya copot,” tegasnya.

5. Transformasi Ekonomi

Kemudian, prioritas kelima adalah melakukan transformasi pada sektor ekonomi. Mengubah pola ketergantungan terhadap sumber daya alam menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern yang memiliki yang mempunyai nilai tambah tinggi.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.