Yayy, Jokowi Pastikan Rapel Kenaikan Gaji PNS, TNI dan Polisi Bulan Depan Cair

2 menit
PNS
Shutterstock

Pemerintah telah memproses kenaikan gaji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik itu Pegawai Negeri Sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian (Polri).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Saat ini, proses yang sedang berlangsung adalah konfirmasi dari kementerian dan lembaga mengenai jumlah pegawai dan kenaikan dari gaji sesuai undang-undang yang berlaku.

Bulan April Cair

Sementara itu, untuk pencairan gaji yang telah mengalami kenaikan, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan dilakukan bulan April 2019. Tentunya setelah proses konfirmasi dari kementerian maupun lembaga selesai dilakukan.

“Pada April nanti, awal April waktu pembayaran gaji, setiap kementerian dan lembaga yang sudah konfirmasi, bisa kami bayarkan,” kata Menteri Keuangan di Jakarta.

Adapun pencairan gaji yang dibayarkan pada awal April sudah termasuk kenaikan gaji dari Januari 2019 lalu atau dirapel.

Total Anggaran Rp 2,61 Triliun

Secara total, rapel gaji yang dicairkan pada awal April mencapai Rp 2,61 triliun, termasuk gaji PNS pusat, TNI, Polri hingga pensiunan.

Sedangkan untuk PNS daerah, kenaikan gaji telah masuk di dalam transfer Dana Alokasi Umum (DAU) ke daerah. Dengan ini, daerah juga melakukan proses untuk kenaikan gaji tahun 2019 sesuai Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Sementara itu, Sri Mulyani memastikan, anggaran untuk kenaikan gaji dari para ASN telah ada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019. Berdasarkan aturan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019, gaji terendah PNS (golongan I/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp 1.560.800 dari sebelumnya Rp 1.486.500.

Selanjutnya, untuk PNS Golongan II (II/a masa kerja 0 tahun), gaji terendah menjadi Rp 2.022.200 dari sebelumnya Rp 1.926.000. Sementara tertinggi (Gol II/d masa kerja 33 tahun) menjadi Rp 3.820.000 dari sebelumnya Rp 3.638.200.

Golongan III (III/a masa kerja 0 tahun), gaji terendah menjadi Rp 2.579.400 dari sebelumnya Rp 2.456.700. Sedangkan tertinggi (Gol III/d masa kerja 32 tahun) menjadi Rp 4.797.000 dari sebelumnya Rp 4.568.000.

Sementara untuk gaji PNS golongan IV terendah (IV/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp 3.044.300 dari sebelumnya Rp 2.899.500. Kemudian tertinggi (Gol IV/e masa kerja 32 tahun) menjadi Rp 5.901.200 dari sebelumnya Rp 5.620.300.

Dengan kenaikan ini, maka gaji PNS terendah (Gol I/a dengan masa kerja 0 tahun) Rp 1.560.800 dan tertinggi (Gol IV/e dengan masa kerja 32 tahun) sebesar Rp 5.901.200.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

 

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.