Facebook Masih Berjaya, Kakak Mark Zuckerberg Pilih Hengkang dari Perusahaan Adiknya

3 menit
Randi Zuckerberg kakak Mark Zuckerberg (Instagram/@randizuckerberg)

Kakak Mark Zuckerberg pendiri Facebook,  Randi Zuckerberg, memilih resign dari perusahaan sang adik pada tahun 2011 lalu. Pasalnya, Randi merasa tidak ada persamaan gender di Facebook.

Randi baru-baru ini mengatakan alasan mengapa memutuskan resign dari Facebook. Randi mengaku, keputusannya itu didasari karena tidak adanya kesetaraan gender di industri teknologi.

Padahal, Facebook masih berjaya dan catatkan rekor pendapatan di bidang media sosial.

”Aku sangat merasa sangat rumit dengan peran gender di Silicon Valley. Aku menyukai apa yang aku kerjakan di Facebook. Tapi aku benci menjadi satu-satunya wanita di setiap ruangan yang aku masuki selama 10 tahun terakhir. Dan aku selalu berpikir, kamu tahu, aku ingin jadi bagian dari solusi, bukan terus menjadi bagian dari masalah,” kata Randi Zuckerberg kepada CNN.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai langkah Randi Zuckerberg resign dari Facebook dan sarannya kepada wanita yang bergelut di industri teknologi, simak pemaparan Dewiku.com jaringan MoneySmart berikut:

Bias gender di industri teknologi

Randi Zuckerberg kakak Mark Zuckerberg (Instagram/@randizuckerberg)
Randi Zuckerberg kakak Mark Zuckerberg (Instagram/@randizuckerberg)

Peran wanita dalam industri teknologi informasi di era milenial ini memang belum terlalu besar, dan kerap memicu bias gender.

Selain itu, belum banyaknya wanita yang berkiprah di bidang ini membuat sejumlah wanita lain tidak nyaman, dan merasa ada sesuatu yang salah.

Kenyataan itu membuat wanita 37 tahun ini berpikir mencari tahu kondisi di luar Silicon Valley. Sekadar diketahui, Silicon Valey merupakan area di San Francisco, Amerika Serikat yang dikenal sebagai pusat start up dan perusahaan teknologi.

“Jadi aku berpikir, mungkin aku butuh keluar dari Silicon Valley dan benar-benar mengerti di mana kita kehilangan wanita dan di mana kita kehilangan wanita muda di cerobong ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Randi mengungkapkan, ingin menciptakan sesuatu untuk dirinya sendiri, mengingat Facebook merupakan milik sang adik, Mark Zuckerberg.

Baca juga: Facebook, dari Proyek Kamar Asrama Hingga Jadi Raksasa Teknologi Dunia

Wanita tidak mudah bekerja di industri teknologi

Randi Zuckerberg kakak Mark Zuckerberg (Instagram/@randizuckerberg)
Randi Zuckerberg kakak Mark Zuckerberg (Instagram/@randizuckerberg)

Dengan kondisi itu membuat Randi sadar tidak mudah untuk mengajak atau memasukkan wanita ke dalam industri teknologi.

”Salah satu hal yang aku sadari adalah aku sangat ingin melihat dunia di mana ada lebih banyak representasi wanita dalam ruangan. Dan aku tidak bisa mengerti mengapa, setelah 15 tahun, itu berubah sangat sedikit,” ungkap Randi.

Baca juga: Mau Cepat Dapat Kerja? Ini Bocoran dari HRD Amazon Hingga Facebook

Wanita bekerja di industri teknologi harus berunsur nama pria

Randi Zuckerberg kakak Mark Zuckerberg (Instagram/@randizuckerberg)
Randi Zuckerberg kakak Mark Zuckerberg (Instagram/@randizuckerberg)

Randi pun memberikan saran kepada wanita yang ingin masuk ke industri teknologi. Menurutnya, seorang wanita yang ingin bekerja di industri teknologi harus memiliki nama seperti pria.

”Bahkan hingga hari ini, saran terbaikku kepada wanita muda dalam teknologi adalah untuk memiliki nama seperti nama pria. Karena aku tidak bisa memberi tahumu berapa banyak rapat pertemuan yang aku dapat di awal-awal Facebook karena orang berpikir mereka akan bertemu dengan seorang pria,” kata Randi.

”Dan aku merasa itu adalah misi kehidupanku untuk menggunakan keberuntungan tersebut, yakni bahwa aku punya dan memegang pintu untuk wanita lain,” tandasnya.

 

 

Chaerunnisa
Chaerunnisa

Senang menulis dan belajar banyak hal. Semoga karya saya selalu bisa dinikmati dan bermanfaat bagi semua.