Hati-Hati! 6 Kebiasaan di Bulan Puasa Ini Justru Bikin Kantongmu Makin Jebol

4 menit
Kebiasaan di Bulan Puasa yang Justru Bikin Kantong Jebol (Shutterstock).
Kebiasaan di Bulan Puasa yang Justru Bikin Kantong Jebol (Shutterstock).

Sejatinya, bulan puasa bisa membuat pengeluaranmu semakin berkurang. Karena dengan menahan makan dan minum seharian, kamu jadi gak perlu keluar duit untuk sarapan atau makan siang.

Seharusnya sih, kamu bisa menghemat lebih banyak uang di bulan penuh berkah ini. Tapi pada kenyataannya, banyak juga lho orang-orang yang justru pengeluarannya lebih banyak saat Ramadan.

Kira-kira apa sih penyebab boros saat bulan puasa?

Baca juga: Jangan Kalap! 4 Zodiak Ini Dinilai Sangat Boros Saat Puasa, Kamu Salah Satunya?

1. Keseringan buka puasa bersama

Bulan Puasa
Buka puasa bersama (Shutterstock).

Bulan puasa memang momen yang paling tepat untuk bersilaturahmi dengan teman-teman, khususnya teman yang sudah lama tidak bertemu. Biasanya sering banget nih di saat Ramadan, ada undangan bukber dari berbagai kolega, entah itu teman SD, SMP, SMA, kuliah, kerja, tetangga, mantan tetangga, dan lain-lain deh pokoknya. Nah ternyata kebiasaan ini bisa bikin duit kamu boros lho.

Karena rata-rata bukber digelar di kafe-kafe atau restoran ternama. Ya minimal untuk membayar makan dan minum bisa Rp 50 ribu. Coba bayangin kalau keseringan kan lumayan menguras juga. Lebih baik sih sewajarnya saja, misal seminggu sekali, atau kalau perlu bukbernya di rumah teman kamu saja biar gratis. Yang penting kan silaturahminya, bukan tempatnya!

2. Beli takjil berlebihan

Bulan Puasa
Beli takjil (Shutterstock).

Selama bulan puasa, takjil atau jajanan ringan untuk berbuka adalah hal yang paling diburu. Ketika seharian berpuasa tentu perutmu akan kelaparan saat beli tajil hasrat untuk membeli dalam jumlah sebanyak-banyaknya pun muncul.

Padahal, nanti beberapa ada yang gak kemakan juga, gara-gara udah kenyang sama nasi dan kembung sama minuman. Daripada mubazir coba deh beli secukupnya saja, yang penting cukup untuk membatalkan puasa.

Baca juga: 5 Tips Hemat Ini Justru Bikin Kamu Semakin Boros dan Dompet Tongpes!

3. Kepincut diskon lebaran

Bulan Puasa
Kepincut diskon lebaran jadi belanja berlebihan (Shutterstock).

Sama halnya dengan momen-momen istimewa lainnya, saat lebaran juga kamu bakal menemukan segudan penawaran diskon. Mulai dari diskon pakaian, sepatu, elektronik, hingga makanan semuanya pokoknya ada diskonnya. Nah buat orang yang gak kuat iman, biasanya main asal beli aja, gampang kehasut untuk membeli produk tersebut, apalagi pas THR udah turun.

Bagi orang yang demen belanja, alangkah baiknya untuk gak main-main ke pusat perbelanjaan. Karena kamu bakal melihat penawaran yang menggoda hanya dalam beberapa langkah saja. Kalau dituruti satu kali sih gak papa, tapi gimana kalau sampai kamu ketagihan buat beli terus. Duh, lebarannya belum tapi duitnya udah abis duluan kalau gitu caranya.

4. Mudik dengan kendaraan pribadi

Bulan Puasa
Mudik dengan kendaraan pribadi (Shutterstock).

Ternyata, mudik dengan membawa kendaraan pribadi juga termasuk kebiasaan yang boros. Dengan membawa mobil kamu harus siap mengeluarkan untuk servis sebelum berangkat, kemudian membeli bensin, membayar tol, makan di perjalanan, tempat penginapan bila butuh istirahat yang nyaman.

Kalau ditotal-total lumayan menguras dompet, apalagi kalau kota tujuannya sangat jauh. Itu kalau satu tujuan saja, tapi bagaimana kalau tujuannya lebih dari satu? misalnya, untuk seorang pasangan suami istri, pasti pengin dong mengunjungi pihak keluarga kedua belah pihak. Nah tentunya itu bakal menguras keuanganmu lagi.

Alangkah baiknya menggunakan transportasi umum seperti kereta misalnya. Tapi belinya dari jauh-jauh hari, biar gak kehabisan. Kalau naik kereta kan enak, jadwal kedatangannya jelas, kamu juga gak perlu capek-capek nyetir. Ditinggal tidur aja udah bisa nyampe kampung halaman.

Belum lagi, saat di kampung nanti kamu harus mengeluarkan uang lebih untuk memberi angpao ke sanak saudara. Nah tambah lagi kan pengeluarannya.

5. Beli tiket mudik dadakan

Bulan Puasa
Tiket mudik (Shutterstock).

Namanya tiket dadakan pasti bakal selalu lebih mahal dari harga aslinya. Ternyata banyak nih para pelancong, yang hendak pulang ke kampung halaman di saat-saat dadakan. Alasannya beli tiket dadakan sih biasanya karena jadwal libur kantor yang gak jelas.

Meskipun keuanganmu berlebih, tapi kebiasaan yang satu ini lumayan menguras dompetmu. Lebih baik untuk membeli tiket pesawat atau kereta jauh-jauh hari. Biasanya sih H-90 beberapa maskapai penerbangan maupun penyedia jasa penjualan tiket kereta api sudah membuka pembelian.

6. Beli baju lebaran

Bulan Puasa
Belanja baju lebaran (Shutterstock).

Bulan puasa di Indonesia sangat identik dengan baju baru. Setiap menjelang lebaran pasti orang-orang berbondong-bondong ke pusat perbelanjaan, memborong pakaian-pakaian trendi.

Padahal kebiasaan ini gak harus kamu ikuti lho. Ini sih hanya tradisi yang justru membawamu lagi-lagi terjebak dalam sifat konsumtif. Kalau misalnya bajumu masih bagus, sebaiknya gak perlu beli baju baru. Toh beli baju baru sebenarnya bisa dilakukan kapan saja kok, gak harus nunggu lebaran.

Gak masalah sih kalau beli satu atau dua baju hanya untuk terlihat bersih saat bertemu dengan keluarga atau teman di hari H, tapi, perlu diingat lagi, bahwa membeli baju baru bukanlah sebuah keharusan.

Itu tadi enam kebiasaan di bulan puasa yang justru menguras dompetmu. Meski menahan diri dari makan dan minum seharian selama 30 hari, ternyata gak menjamin kamu bisa hidup hemat ya? (Editor: Winda Destiana Putri).

 

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan