Musim Hujan Tiba, Ini 5 Kebiasaan Jelek Pengemudi Mobil yang Bikin Miskin

4 menit
Tahun baru dan ruas jalan Jakarta yang ditutup
Musim Hujan Tiba, Ini 5 Kebiasaan Jelek Pengemudi Mobil yang Bikin Miskin, (Ilustrasi/Shutterstock).

Siapapun bisa tekor di saat hujan, terlebih lagi para pengendara mobil. Ketika mereka melakukan kesalahan dalam mengemudi atau merawat mobilnya, maka hal itu bisa jadi malapetaka lho.

Semua tentu tahu, menggunakan mobil di kala hujan memang bisa melindungimu dari kehujanan. Risiko kecelakaan mengendarai mobil juga lebih rendah ketimbang naik motor.

Namun tanpa diiringi dengan perawatan dan cara penggunaan yang baik, mobil justru bisa menambah pengeluaran yang merugikan pengendaranya.

Penasaran dengan sikap-sikap dan kebiasaan pengendara mobil yang bikin tekor di musim hujan? Yuk simak ulasannya di bawah ini yang udah dirangkum oleh MoneySmart.id berikut ini:

1. Gak pernah cuci mobil

Pengendara mobil gak pernah cuci saat hujan bakal merusak bodi mobil,(Ilustrasi/Pixabay).

“Baru juga nyuci, eh besok udah kehujanan lagi. Sayang amat buang-buang duit.”

Anggapan ini jelas gak benar dan kalau kebiasaan gak cuci mobil dipelihara, maka jangan marah kalau bodi dan kaca mobilmu jadi jamuran. Mencuci mobil seminggu sekali itu hukumnya wajib, meskipun besoknya mobilmu bakal kehujanan.

Ketika sudah jamuran, maka mau gak mau keluar duit untuk poles body dan sebagainya. Kamu yang rugi kan akhirnya.

Sejatinya, air hujan juga berbahaya pada mobil lho.  Air hujan memiliki kandungan garam lebih banyak. Kandungan garam di air hujan emang memiliki PH antara 3-5 yang cenderung basa berpotensi menimbulkan karat pada bodi mobil.

Pengendara mobil seharusnya waspada akan hal ini. Bukan malas cuci mobil ya.

2. Cuek sama aki

Cuek sama aki, (Ilustrasi/Pixabay).

Jangan salah, di saat musim hujan ini kebutuhan akan hal-hal yang menyangkut kelistrikan juga meningkat. Sebut saja kamu lebih sering menggunakan wiper bukan? Atau lampu buat yang sering ke luar rumah jam 06.00 pagi.

Itu artinya, aki mobilmu akan bekerja lebih berat ketimbang di musim kemarau.

Buat yang aki mobilnya berusia satu tahun, maka wajib hukumnya buat mengecek secara rutin. Bila akimu adalah aki basah, maka perhatikan ketinggian air aki tiap dua pekan.

Intinya harus waspada deh, dan gantilah aki di waktu yang tepat. Jangan nunggu mogok dulu, iya kalau mogoknya di dekat rumah atau bengkel. Ketika kejadian itu terjadi di pusat kota, maka kamu sendiri yang harus menanggung biaya mekanik panggilan atau apes-apesnya ya menderek mobil.

3. Piara ban botak saat musim hujan

Piara ban botak saat musim hujan, (Ilustrasi/Pixabay).

Ketika hujan, jalanan udah pasti makin licin bukan? Nah apa jadinya jika ban mobilmu saja botak?

Udah pasti hal yang terjadi adalah mobilmu kehilangan traksi atau pengendalian saat melaju. Kalau udah seperti itu kejadiannya, maka kamu berpotensi mengalami kecelakaan di jalan raya. Dan kalau udah kecelakaan, berapa biaya yang bakal kamu keluarkan untuk menanggung risikonya?

Pokoknya, ngebut apalagi dengan ban botak bisa berujung maut. Jangan tiru kebiasaan ini ya.

Ban memang mahal, itu sebabnya untuk ganti ban gak perlu dilakukan langsung beli empat pasang. Ketika kamu lihat ada satu yang botak, yasudah ganti saja. Atau kalau memang terpaksa beli empat, manfaatkan cicilan 0 persen kartu kredit.

4. Pulang kerja tenggo saat hujan turun

Pulang kerja tenggo saat hujan turun, (Ilustrasi/Pixabay).

Apa yang bakal dialami pengendara mobil yang kebiasaan melakukan hal ini? Apalagi kalau bukan tekor karena harus berjibaku dengan macet yang mengakibatkan borosnya konsumsi BBM mobil.

Semua tentu tahu, hujan memang identik dengan yang namanya macet. Dan gak heran kalau seseorang yang ingin menempuh jarak 14 kilometer saja bisa memakan waktu lebih dari dua jam di Jakarta.

Ketika setiap hari kamu kayak gini, maka pengeluaranmu gak bakal ke kontrol. Bisa jadi malah stress di jalan atau sulit nabung karena hal yang sepele itu.

Ada baiknya pulang agak malam dari kantor atau ya sebisa mungkin tunggu hujan reda saja.

5. Terjang banjir

Pengendara mobil jangan biasakan terjang banjir saat hujan, (Ilustrasi/pixabay).

Dengan alasan biar cepat sampai tempat tujuan, maka sebagian dari kamu tentu ada yang sering terjang banjir bukan?

Tapi, kebiasaan ini jelas bisa membuat koplingmu macet. Air atau lumpur yang menggenangi kopling bakal bikin komponen dan sekrup jadi lembab sehingga bakal ada proses tarik-menarik antara pelat kopling dan sekrup. Alhasil kopling jadi lengket, dan transmisi bakal sulit berpindah.

Selain itu, kalau memang parah terkadang asuransi juga gak mau terima klaim yang disebabkan karena banjir lho.

Itulah lima kebiasaan buruk yang harus dihindari oleh para pengendara mobil di musim hujan. Apakah salah satu di antara kebiasaan itu sering kamu lakukan? Berhubung udah masuk musim hujan, kurang-kurangin ya kebiasaan jelek di atas. (Editor: Mahardian Prawira).

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.