Hidup Sederhana, Bahagia dan “Teduh”! Ini 3 Hal yang Bisa Dipetik dari Is “Pusakata”

3 menit
pusakata
Is Pusakata (Instagram/@pusakata)

Setelah cabut dari Payung Teduh, Mohammad Istiqamah Djamad alias Is, memilih untuk bersolo karier dengan menggunakan nama Pusakata. Sempat tersiar kabar yang menyudutkan Is secara personal, pria berambut kribo dan nyentrik ini gak ambil pusing.

Dalam wawancaranya di Kompas 2018 lalu, Is mengungkapkan, sosok sederhananya sudah hilang. Selain itu, karyanya bersama Payung Teduh yang berjudul “Akad” juga dicemooh banyak orang.

Is juga disebut mengincar duit dengan bergabung bersama Major Label. Dan sudah gak lagi “Indie.”

Mengenai kiprah bermusik di Indonesia, masalah label rekaman memang kadang jadi perdebatan dalam karier seorang musisi. Semua orang tentunya mau sukses dan terkenal, bohong lah yang gak mau sukses dari bermusik. 

Namun, ketika seorang masuk ke dalam label dan harus “jualan”, maka idealisme mereka memang harus agak dikesampingkan. Karya-karya mereka akan dicampuri ide para produser yang notabene-nya cukup paham soal, “musik seperti apa yang memang digemari masyarakat.”

Is juga mengungkapkan, sejak dulu dia memang tenar dari dunia Indie. Tapi, dia punya mimpi agar karyanya dikenal masyarakat luas, apakah salah bekerja sama dengan major label? Tentu saja tidak salah! Itu justru realistis. 

Jika diperhatikan, sosok Is Pusakata sejatinya merupakan seniman sejati. Bicara soal kemewahan, barang mahal yang sering dia pamerkan cuma gitar listrik saja. Sisanya, ayah dari empat anak ini terlihat sebagai sosok familyman yang sederhana.

Ingin tahu seberapa sederhananya Mas Is, dan bagaimana perjuangannya menempuh kesuksesan? Yuk, simak ulasannya di bawah sini:

1. Gak neko-neko 

Pusakata
Is Pusakata (Instagram/@pusakata)

“Begini saja. Seperti ini saja. Sudah lebih dari cukup. Alhamdulillaah .

(Padahal di kamar anak-anak lagi gelut rebutan giliran nonton lewat tablet 🙄🙄🙄🙄😫😫😅)”

Itulah caption di salah satu posting-an foto di akun Instagram Is Pusakata yang menampilkan foto tangan Is sedang menggenggam tangan istrinya. Di depannya, ada dua gelas kopi hitam, sepiring pisang goreng, singkong, dan semangkuk sambal.

Is memang gak neko-neko soal pacaran sama istri. Gak perlu mewah-mewahan, yang penting berdua dan bisa ngobrol-ngobrol tentu sudah seru.

Baca juga: Punya Banyak Uang dan Aset Tapi 6 Keluarga Artis ini Pilih Hidup Sederhana

pusakata
Is Pusakata (Instagram/@pusakata)

Sementara itu, sosok istri Is, yaitu Agnes Purwati juga setipe dengannya. Terbilang sederhana, dan gak pernah pamer barang mewah meski suaminya merupakan musisi sukses.

Mengenai rekreasi keluarga, mereka juga gak pernah terlihat pamer liburan ke luar negeri dengan fasilitas mewah. Wajah putra-putri mereka juga terlihat happy ketika jalan-jalan sekeluarga. Yang penting bareng papa mama, jadi mau ke mana saja pasti asyik.

2. Outfit Is “Pusakata” terbilang sederhana

pusakata
Is Pusakata (Instagram/@pusakata)

Berbicara mengenai gaya outfit, pria nyentrik ini juga terbilang sederhana. Paling kalau ada yang mahal sampai di atas Rp 2 jutaan cuma sneakers saja.

Is memang sempat terlihat mengenakan G-Shock Mudmaster dan beberapa G-Shock. Namun, jam tangan digital itupun harganya gak sampai Rp 5 juta.

Sisanya, dari atas dia lebih sering terlihat santai memakai kaos dengan t-shirt hitam polosnya. 

3. Istri Is jago soal keuangan rumah tangga

pusakata
Is Pusakata (Instagram/@pusakata)

Sebagai kepala rumah tangga, Is “Pusakata” sering mengunggah foto keluarga atau istrinya dengan caption, “RUMAH.” Itu secara gak langsung menyorot pria berambut gondrong ini memiliki sifat familyman yang memang cinta keluarga. 

Dalam satu foto yang di-posting pada Maret 2019, Is menulis caption bagaimana strategi istrinya mengatur keuangan saat suaminya memang lagi sulit menerima pemasukan.

Sang istri memang sering menjual galon dan tabung gas ketika suaminya lagi sepi job. Maklum saja, musisi itu gak selalu menerima penghasilan kayak orang kerja kantoran. 

Is juga menulis dalam caption Instagramnya, “Situasi sesulit apapun itu selalu ada dalam rumah tangga. Apalagi yang baru berumah tangga. Ga usah malu kalau harus berkorban kecil apalagi besar. Jualin aset atau barang berharga gapapa guys, daripada ngutang mulu.” 

Setuju banget tentunya. Ngutang itu lebih baik ditujukan untuk hal-hal yang produktif, kalau masih ada aset kecil yang bisa dijual kenapa tidak?

Itulah sederet hal positif yang bisa kita pelajari dari sosok Is “Pusakata”. Intinya, hidup gak neko-neko dan mencintai keluarga memang bisa membuat diri kita lebih tentram, adem, dan teduh ketimbang banyak duit tapi masalah di mana-mana.

Kebahagiaan itu juga gak semuanya cuma bisa dirasakan kalau banyak duit kok. Kumpul-kumpul bersama keluarga juga sudah sangat bahagia. (Editor: Chaerunnisa)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.