Kekayaan Fahira Idris yang Dua Kali Jadi Anggota DPD dari DKI Jakarta

3 menit
fahira idris
Fahira Idris (berhijab putih). (Tempo)

Anggota DPD dari DKI Jakarta Fahira Idris melaporkan Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando ke polisi karena unggahan meme Gubernur Anies Baswedan. Fahira menilai unggahan yang ada di akun Facebook Ade Armando sebagai bentuk pencemaran nama baik.

Seperti yang diberitakan Kompas, Ade Armando dalam akun Facebook miliknya mengunggah foto berwajah Gubernur Anies yang telah dimodifikasi sehingga menyerupai tokoh fiktif Joker. Foto tersebut kemudian dilengkapi dengan kata-kata “Gubernur Jahat Berawal dari Menteri yang Dipecat”.

Mengetahui adanya meme tersebut, Fahira Idris bereaksi dan melaporkan Ade Armando ke polisi karena diduga melanggar menurut Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Laporan tersebut telah dibuatnya pada Jumat (1/11).

Ade Armando saat dimintai keterangan justru membela diri dan menyatakan unggahan tersebut sebagai bentuk kritikannya setelah mencuatnya berita anggaran miliaran rupiah buat lem Aibon dan bolpoin. Malahan, Dosen FISIP UI ini terheran-heran kenapa Fahira melaporkan dirinya. Padahal, menurutnya, Gubernur Anies yang harusnya dilaporkan.

Lepas dari kasus pelaporan Ade Armando, gak ada salahnya nih buat mengenal sosok Fahira Idris yang dikenal sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) perwakilan DKI Jakarta. Seperti apa informasinya? Berikut ini ulasannya.

Baca juga: Ungkap Dana Lem Aibon Rp 82 M, Segini Kekayaan William Aditya Sarana

Fahira Idris dua kali jadi anggota DPD dari DKI Jakarta dan punya kekayaan lebih dari Rp 38 miliar

fahira idris
Menjadi Ketua Umum Ormas Bang Japar. (Twitter/@fahiraidris)

Fahira Idris bukanlah sosok baru di Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Hingga saat ini ia telah menjabat anggota DPD perwakilan DKI Jakarta selama dua periode, yaitu periode 2014-2019 dan 2019-2024.

Dikutip dari website pribadi miliknya, sosok yang disapa Uni Fahira ini adalah anak pengusaha sekaligus politikus Partai Golkar Fahmi Idris. Ayahnya dikenal karena pernah menjadi Menteri Tenaga Kerja Indonesia (1998-1999) dan Menteri Perindustrian Indonesia (2005-2009).

Fahira Idris tercatat menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Indonesia (1987-1995) dan meraih gelar Magister Hukum Bisnis di Universitas Padjadjaran (2010-2013). Wanita yang lahir di Jakarta pada 20 Maret 1968 ini juga diketahui sedang menempuh pendidikan di Universitas Pasundan buat meraih gelar doktor.

Selain aktif di DPD, Fahira Idris juga terbilang aktif dalam berorganisasi. Fahira diketahui menjadi Ketua Umum Ormas dan LBH Bang JAPAR, Inisiator Gerakan Muslimah Memilih Pemimpin (GMMP), Ketua Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak (GPPA), Ketua Umum Gerakan Sosial Bantu Banjir Jakarta, dan masih banyak organisasi lainnya.

Dalam menjalankan kewajibannya sebagai anggota DPD, Fahira Idris terbilang aktif dalam melaporkan harta kekayaan yang dimilikinya. Dalam LHKPN 2018 yang terakhir dilaporkannya, Fahira mencantumkan kekayaannya yang mencapai Rp 38.280.000.000. Pengin tahu apa aja aset-aset yang dimiliki Fahira Idris? Berikut ini daftarnya.

Baca juga: Tanggapi Isu Lem Aibon, Anies Baswedan Memiliki Kekayaan Mencapai Rp 7,6 M!

Daftar aset punya Fahira Idris yang tembus Rp 38.280.000.000

fahira idris
Foto ilustrasi Toyota Alphard keluaran tahun 2015. (Shutterstock)

Aset properti yang dimiliki Fahira menjadi penyumbang terbesar dalam kekayaan milik anggota DPD ini. Nah, berikut ini adalah aset-aset yang dicatatkan Fahira dalam LHKPN 2018.

1. Fahira punya tanah dan bangunan dengan total nilai Rp 36.336.000.000

Aset tanah dan bangunan milik anggota DPD ini tersebar di Kota Jakarta dan Kota Bandung. Total nilai aset-aset yang dimilikinya tersebut mencapai Rp 36.336.000.000.

Di Jakarta tanah dan bangunan miliknya berada di tiga lokasi di Jakarta Selatan. Sementara lainnya berada di Kota Bandung.

2. Fahira punya tujuh unit kendaraan pribadi dengan total nilai Rp 1.945.000.000

Ada enam mobil yang berstatus sebagai milik Fahira dan ditambah dengan satu unit sepeda motor. Seluruh unit kendaraan tersebut bernilai Rp 1.945.000.000. Dari kendaraan-kendaraannya tersebut, Toyota Alphard Minibus tahun 2014 menjadi yang termahal dengan nilai Rp 650.000.000.

3. Memiliki harta bergerak serta kas dan setara kas

Nilai kekayaan Fahira Idris juga mencakup harta bergerak lainnya dengan nilai Rp 80.000.000. Nilai kekayaannya ini juga ditambah dengan kas dan setara kas senilai Rp 3.000.000.

Walaupun ditotal-total nilai kekayaannya mencapai Rp 38.364.000.000, Fahira tercatat memiliki utang dengan nilai Rp 84.000.000. Wajar aja kalau nilai kekayaannya yang tercatat sekitar Rp 38.280.000.000. (Editor: Ruben Setiawan)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!