Cuma Punya Rp 84 Juta, Suharso Monoarfa Menteri Termiskin di Kabinet Jokowi?

3 menit
Suharso Monoarfa
Suharso Monoarfa (TEMPO/Subekti)

Suharso Monoarfa kerap disebut media sebagai menteri termiskin dalam Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) dan Tenaga Listrik Ir Sutami jadi menteri termiskin di era Presiden Soekarno-Soeharto. 

Meski termiskin, bukan berarti hidup di ambang kemiskinan lho ya. Hanya saja, hartanya memang gak sebesar menteri-menteri yang lain.

Sayang sekali, gak ditemukan sama sekali laporan mengenai aset harta kekayaan Pramono Anung (Sekretaris Kabinet), Agus Suparmanto (Menteri Perdagangan), dan Bahlil Lahadalia (Kepala BKPM). Mungkin saja mereka belum membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). 

Namun, dari pantauan media belakangan ini, Menteri BUMN Erick Thohir disebut-sebut sebagai menteri terkaya dengan kekayaan walaupun belum ada laporan mengenai LHKPN atau pernyataan dari Forbes

Adik konglomerat Garibaldi Thohir ini memang sempat menjual saham salah satau klub olahraga, dan meraih cuan Rp 6,2 triliun. Itu belum termasuk saham perusahaan media di bawah naungan Mahaka Group.

Bicara soal menteri dengan kekayaan terendah, yaitu Suharso Monoarfa, mungkin kamu bakal kaget bahwa apa yang tercantum di LHKPN yang dilaporkannya saat masih menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Presiden.

Penasaran dengan sekilas fakta mengenai Bapak Suharso Monoarfa? Yuk, simak ulasannya di sini:

1. Gak punya tanah dan kendaraan, cuma punya duit Rp 84 juta

Suharso Monoarfa
Gak punya tanah dan kendaraan, cuma punya duit Rp 84 juta (LHKPN)

Lewat informasi di LHKPN yang dilaporkan tahun 2018, Suharso Monoarfa gak punya aset apapun kecuali uang tunai sejumlah Rp 84.279.899.

Dari laporan LHKPN di atas, tidak ada aset berupa tanah dan bangunan, gak ada kendaraan, harta bergerak lainnya, serta surat berharga. Semuanya terlihat bersih, karena yang tertulis cuma kas dan setara kas.

Kolom utang di LHKPN Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau kepala Bappenas juga kosong. 

Baca juga: Mengabdi pada Negara, Menteri Ini Jadi Pejabat Paling Sederhana di Indonesia

2. Staf khusus yang akhirnya jadi menteri

Suharso Monoarfa
Staf khusus yang jadi menteri (Instagram/@suharso_monoarfa)

Jebolan University of Michigan ini sebenarnya berasal dari kalangan pengusaha. Dia pernah menduduki beberapa jabatan penting di berbagai perusahaan. Salah satunya, perusahaan milik Jusuf Kalla yaitu PT Bukaka Tehnik Utama.

Saat Hamzah Haz naik menjadi wakil Megawati Soekarnoputri, politisi PPP ini diangkat menjadi salah satu staf khususnya. Suharso pun sempat menjadi wakil rakyat pada periode 2004 – 2009. Itu membuat namanya tak lagi menjadi sosok baru di dunia politik.

3. Pernah jadi Menteri Perumahan Rakyat

Suharso Monoarfa
Pernah jadi menteri perumahan rakyat (Instagram/@suharso_monoarfa)

Suharso Monoarfa juga pernah menduduki jabatan Menteri Perumahan Rakyat untuk Kabinet Indonesia Bersatu II yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun, di era kepemimpinan Presiden Jokowi, Suharso diminta menjadi salah satu Dewan Pertimbangan Presiden. 

Sekarang, dia diminta menduduki jabatan yang dulu ditempati Bambang Brodjonegoro, karena Bambang ditunjuk menjadi Menteri Riset dan Teknologi.

Itulah sekilas fakta mengenai Suharso Monoarfa. Kabarnya, KPK memang akan melakukan verifikasi ulang mengenai aset miliknya. 

Pasalnya, ada sedikit kejanggalan lantaran menurut LHKPN yang dilaporkan tahun 2009, harta Suharso tercatat Rp 13.398.378.022. KPK menduga ada kesalahan dalam pemasukan data di laporan ini. (Editor: Chaerunnisa)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.