4 Ciri Finansial Ini Bisa Tunjukkan Keluarga Kamu Bahagia

4 menit

Salah satu tujuan orang menikah adalah, pengin mewujudkan keluarga bahagia. Meski tujuannya seperti itu, gak sedikit yang gagal dalam usaha mewujudkannya. Ujung-ujungnya, rumah tangga berantakan hingga berakhir dengan perceraian.

Tanda-tanda suatu keluarga bahagia sebenarnya bisa dideteksi kok. Tanda yang paling terlihat adalah, komunikasi yang terjalin. Semua anggota keluarga saling bercerita pengalamannya satu sama lain tanpa merasa tertekan.

Terus ada waktu di mana para anggota keluarga melakukan kegiatan bersama-sama. Misalnya, piknik ke suatu destinasi wisata. Selain menjadi tanda keluarga bahagia, kegiatan yang satu ini juga makin mengeratkan hubungan sesama anggota keluarga.

Dan hal paling penting yang mesti dicatat adalah, keluarga bisa disebut bahagia kalau kondisi finansialnya baik-baik aja. Buat soal yang satu ini, kamu harus tahu nih seperti apa sih ciri-ciri finansial dari keluarga bahagia itu.

Asal tahu aja, hubungan keluarga bisa retak gara-gara faktor finansial. Gak sedikit pasangan bercerai karena gak tahan dengan kondisi finansial. Seperti yang diungkap Tirto, ada 6.000 gugatan cerai di Pengadilan Ciganjur dengan alasan persoalan ekonomi.

Seperti yang udah disebutkan tadi, mengenali ciri-ciri finansial keluarga bahagia itu penting banget. Seperti apa ciri-cirinya? Yuk, cari tahu dalam ulasan berikut:

1. Terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan penting

Kebutuhan penting terpenuhi (Shutterstock)
Kebutuhan penting terpenuhi (Shutterstock)

Ada baiknya semua kebutuhan itu terpenuhi agar keluarga bahagia. Minimal, kebutuhan-kebutuhan penting yang menjadi kebutuhan pokok. Masa iya udah membina hubungan sebagai suami istri, memenuhi kebutuhan sehari-hari buat makan aja masih susah?

Kalau sampai terjadi, itu berarti ada yang salah dalam manajemen keuangan keluarga. Nah, biar hal ini gak sampai terjadi, mulai gunakan rumus jitu 50/30/20.

Dengan kata lain, kamu dan pasangan nantinya mengalokasikan 50 persen penghasilan buat kebutuhan pokok, 30 persen buat kebutuhan bersama, dan 20 persen buat tujuan finansial.

Meski udah pakai rumus ini, masih ada aja yang merasa masih kekurangan. Itu berarti, penghasilan mesti diperbesar.

Caranya, kamu cari pekerjaan baru dengan gaji lebih besar, pasanganmu juga ikut bekerja, atau ciptakan penghasilan tambahan dengan kerja freelance atau bisnis sampingan.

Perlu diketahui, kebutuhan ketika berkeluarga bakal terus bertambah. Apalagi, kalau sudah ada anak, pastinya ada banyak kebutuhan-kebutuhan baru yang juga menuntut perhatian.

2. Semua anggota keluarga dilindungi asuransi

Dilindungi asuransi (Shutterstock)
Dilindungi asuransi (Shutterstock)

Keberadaan asuransi sering kali disepelekan. Padahal, manfaatnya begitu penting, apalagi dalam keluarga.

Misalnya, jika terjadi apa-apa sama kamu, karena sudah pakai asuransi jiwa, keluargamu nantinya bakal terima uang pertanggungan yang digunakan buat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, bayar premi asuransi gak mahal-mahal banget kok. Mulai dari Rp 50 ribuan per bulan dengan uang pertanggungan Rp 200 juta sudah dapat.

Langkah ini juga kan jadi bagian dari manajemen keuangan di mana kamu mengalokasikan 20 persen penghasilan buat tujuan finansial. Katakanlah, 10 persennya kamu alokasikan buat asuransi. Udah cukup segitu.

Nah, untuk kesehatan, kalau kamu belum mau punya asuransi kesehatan, minimal bisa ambil BPJS Kesehatan sebagai perlindungan.

Pasalnya, kamu bakal menghabiskan biaya banyak saat berkunjung ke rumah sakit. Jadi, kalau pengin keluarga bahagia, lindungilah dirimu dan keluarga dengan asurasi.

3. Gak dikejar-kejar utang

Gak dikejar utang (Shutterstock)
Gak dikejar utang (Shutterstock)

Punya utang kalau digunakan benar-benar bisa menghasilkan untung lho. Sayangnya, rata-rata utang masih digunakan untuk hal-hal konsumtif.

Kalau berstatus single, masih terbilang mudah mengubah kebiasaan ini. Beda halnya kalau udah berkeluarga, bisa fatal akibatnya.

Kebayang gak sih rasanya dikejar-kejar karena punya utang? Kalau sampai ketahuan tetangga, malunya udah gak bisa dibayangkan lagi deh tuh. Supaya kamu jangan sampai berutang, sedari awal berkeluarga kudu banget nih siapkan dana darurat.

Pasalnya, tanpa diduga, suatu saat kamu dan pasangan bakal hadapi situasi yang mana kamu perlu banget dana yang gak sedikit dalam waktu yang cepat. Namanya aja dana darurat. Itu berarti dana ini cuma dipakai saat darurat, semisal biaya perbaikan rumah karena kebakaran.

Terus, gimana mengumpulkan dana darurat? Karena ini bagian dari tujuan finansial, jadi termasuk dalam alokasi yang 20 persen. Ambilah 10 persen penghasilan buat dana darurat dan kumpulkan hingga sebanyak 6-9 kali pengeluaran kebutuhan pokok keluarga.

4. Dana pendidikan anak udah disiapkan

Dana pendidikan anak (shutterstock)
Dana pendidikan anak (shutterstock)

Kalau udah memiliki anak, dana pendidikan jangan sampai dilupakan. Asal tahu aja, biaya pendidikan itu mengikuti inflasi lho. Jadi, setiap tahu dipastikan bakal naik.

Kalau gak disiapkan sejak awal, kamu yang nantinya terbebani. Bukannya bahagia punya keluarga, melainkan kamu malah stres mikirin biaya pendidikan ini. Terus gimana nih biar dana pendidikan ini bisa disiapkan?

Tunggu setelah dana darurat terpenuhi. Barulah dana pendidikan disiapkan dengan mengalokasikan 10 persen dari penghasilan.

Biar gak diganggu gugat dan gak tergerus inflasi, simpan aja dana pendidikan ini dalam bentuk tabungan pendidikan. Ada beberapa bank yang menyediakan tabungan pendidikan dengan keuntungan masing-masing. Tinggal dipilih aja mana yang sesuai kriteriamu.

Dengan memiliki ciri-ciri di atas, boleh disimpulkan kalau keluargamu adalah keluarga yang bahagia. Pasalnya, semua kebutuhan bisa tercukupi dengan baik.

Kalau belum punya ciri-ciri di atas, mulailah berbenah supaya tujuan mencapai keluarga bahagia bisa tercapai. Moga-moga informasi di atas bermanfaat ya! Selamat mewujudkan keluarga bahagia!

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan