Mudik Lebaran Pakai Motor Memang Murah, Tapi Udah Tahu 4 Kerugiannya?

4 menit
mudik lebaran
Mudik lebaran pakai motor. (Shutterstock)

Mudik lebaran adalah momen tahunan yang tak bisa dilewatkan. Karena di saat-saat inilah kesempatan kita untuk bertemu dengan keluarga dan bersilaturahmi setelah sekian lama tak bertemu.

Untuk menuju ke kampung halaman, banyak moda transportasi yang bisa digunakan, mulai dari mobil pribadi, transportasi umum, hingga motor. Semua ada plus minusnya, kalau menggunakan mobil pribadi tentu kamu bakal lebih nyaman, tapi harus keluar duit lebih untuk beli bensin, perawatan mobil, sampai biaya makan di perjalanan. Sedangkan menggunakan transportasi umum, kamu harus rela membeli tiket dengan harga yang super mahal.

Nah kalau mudik lebaran dengan motor mungkin memang jauh lebih murah daripada moda transportasi lainnya, bila dihitung melalui pengeluaran bensinnya. Tapi nyatanya, ada banyak kerugian yang bakal didapat pemudik kalau pulang ke kampung naik kendaraan roda dua ini.

Baca juga: Lebaran Gak Mudik? Yuk Cari Tambahan Lewat 5 Kerja Sampingan Ini

1. Gak bisa bawa barang banyak-banyak

mudik lebaran
Mudik pakai motor praktis sih, tapi.. (Shutterstock)

Mudik lebaran naik motor gak enaknya kamu gak bisa bawa barang banyak-banyak. Jangan harap deh kamu bisa bawa koper atau oleh-oleh untuk keluarga di kampung, karena memang motor gak didesain sebagai kendaraan pengangkut barang. Tapi masih banyak yang nakal dengan memodif motornya, misalnya pakai bambu tambahan untuk menyangga barang bawaan di belakang.

Duh sangat bahaya banget buat keselamatan pengendara maupun pengendara yang lain. Kalau memang diharuskan membawa barang bawaan yang banyak, kirim saja menggunakan jasa pengiriman.

Perlu diingat pula bahwa motor hanya bisa digunakan untuk dua orang saja lho! Jadi jangan nekat untuk membawa lebih, biasanya sih ada yang bawa anak satu bahkan sampai dua anak. Duh kasihan banget anaknya nanti kejepit-jepit, konsentrasi pengemudi juga bisa buyar kalau anak rewel aja. Kalau memiliki anggota keluarga lebih dari 2 orang, lebih baik mudik menggunakan moda transportasi umum saja. Pesan tiket jauh-jauh hari agar harganya gak terlalu mahal.

Baca juga: Mudik Irit Tanpa Bikin Kantong Bolong, Begini Panduan yang Perlu Kamu Ketahui

2. Menguras fisik

mudik lebaran
Fisik cepat terkuras. (Shutterstock)

Berkendara menggunakan roda dua tidak senyaman dengan menggunakan mobil. Karena memang motor bukan kendaraan yang didesain untuk perjalanan jarak jauh. Jadi fitur kenyamanan dan keamanannya sangat terbatas.

Mengendarai motor untuk menempuh perjalanan jarak yang jauh seperti saat mudik lebaran gak bisa dipungkiri bakal banyak menguras energi. Fisik kita selama di perjalanan pun akan menurun. Saat kondisi seperti ini, konsentrasi dalam berkendara juga bakal berkurang dan alhasil, rentan terhadap kecelakaan.

Baca juga: Tol Trans Jawa Siap Dioperasikan Saat Mudik, Berapa Tarifnya?

3. Rentan kecelakaan

mudik lebaran
Risiko kecelakaan lebih besar. (Shutterstock)

Bukan rahasia lagi kalau mudik lebaran menggunakan kendaraan roda dua sangat membahayakan. Dilansir dari Okezone, bahkan Menhub menilai bahwa 75 persen kecelakaan pada musim mudik tahun 2016 dan 2017 didominasi oleh pengendara motor. Di tahun 2018, kecelakaan juga kembali didominasi oleh pengendara motor, menurut data kepolisian yang dilansir dari CNN.

Seperti yang telah dijelaskan pada poin ke-2, fisik akan terus terkuras jika mudik menggunakan motor. Saat fisik capek, konsentrasi bisa buyar. Di situlah kecelakaan bisa terjadi. Ditambah lagi fitur keamanan roda dua sangat minim bila digunakan untuk berkendara dalam jarak yang jauh. Kalau misalnya pengemudi jatuh, maka risiko mengalami luka berat hingga meninggal dunia akan semakin lebih besar.

Untuk meminimalisir dampak buruk ini, pemerintah maupun pihak swasta berlomba-lomba menyediakan rest area di sepanjang jalur mudik. Di rest area tersebut terdapat beragam fasilitas rumah makan, penjual minum, hingga pijat gratis yang bisa dimanfaatkan pemudik. Harapannya, pemudik yang merasa kelelahan, bisa beristirahat sejenak sampai fisiknya pulih kembali.

Baca juga: Tol Trans Sumatera Siap Dioperasikan Saat Mudik, Berapa Tarifnya?

4. Gak secepat yang dibayangkan

mudik lebaran
Mudik pakai motor lebih cepat? Coba pikir lagi deh. (Shutterstock)

Banyak orang yang beranggapan mudik lebaran naik motor bakal lebih mempersingkat waktu. Alasannya karena motor bisa menembus kemacetan dengan nyelip sana nyelip sini. Tapi sayangnya anggapan itu gak 100 persen benar. Kalau dibandingkan dengan saat ini, misalnya pemudik motor dan mobil yang sama-sama hendak ke Semarang dari Jakarta, maka kini lebih cepat mereka yang menggunakan mobil atau kendaraan umum. Karena saat ini sudah ada tol Trans Jawa, yang menghubungkan dari barat, tengah, dan timur Jawa, jadi sangat mempersingkat waktu.

Sementara itu, menggunakan motor, kamu bakal tetap lewat jalur luar yaitu lewat jalur Pantura yang tentunya bakal ada kemacetan juga di sana. Jadi jangan harap naik motor bisa lebih cepat.

Tips aman mudik lebaran naik motor

mudik lebaran
Cek kondisi motor. (Shutterstock)

Kalau misalnya kamu memang terpaksa harus menggunakan motor saat mudik, setidaknya perhatikan beberapa tips-tips berikut ini. Tujuannya, biar bisa mengemudikan motormu dengan nyaman dan aman sampai tujuan.

Servis motor sebelum mudik

Servis motor sebelum mudik adalah hal yang wajib dilakukan. Tujuannya demi menghindari hal-hal yang gak diinginkan. Cek semua part kendaraan, mulai dari ban, kampas rem, kabel rem, busi, oli, dan lain-lain. Jangan sampai nanti pas kamu mudik, motormu malah mogok di tengah perjalanan.

Jangan bawa barang banyak-banyak

Jangan bawa barang berlebihan, bawalah secukupnya. Misalnya kamu mudik selama satu minggu, bawalah baju untuk satu minggu. Kalau bisa bawa seminim mungkin. Jangan takut kehabisan baju saat di kampung halaman, kamu kan bisa mencucinya nanti untuk dipakai lagi di hari berikutnya.

Jangan pula bawa barang-barang yang gak diperlukan, misal, rice cooker, kompor, atau panci. Hadeh gak perlu deh bawa-bawa barang kaya gitu. Kalau tujuannya untuk memberikan orang di kampung, belikan saja di kota tujuanmu nanti, di sana juga ada kok pasti.

Istirahat kalau capek

Namanya mudik lebaran, pasti buru-buru pengen bertemu dengan keluarga di kampung. Nah jangan sampai saking buru-burunya kamu malah membahayakan dirimu sendiri dengan tidak beristirahat sama sekali. Kalau capek atau ngantuk di perjalanan, kamu amat disarankan untuk beristirahat. Manfaatkan rest area yang tersedia di sepanjang jalan sebagai sarana memulihkan stamina dan fisikmu.

Mau mudik lebaran naik mobil, transportasi umum, atau motor sekalipun intinya harus selalu hati-hati. Jangan sampai momen lebaran kamu rusak dan gagal akibat kecerobohan kamu sendiri. (Editor: Ruben Setiawan)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan