Rusuh Papua Jadi Pelajaran, Ini yang Harus Kamu Pikirkan Mulai Sekarang

4 menit
Rusuh Papua Jadi Pelajaran, Ini yang Harus Kamu Pikirkan Mulai Sekarang, (Ilustrasi/Shutterstock).

Indonesia kembali diselimuti oleh kerusuhan yang menyebabkan banyak kerugian. Kali kini kembali kerusuhan Papua pecah saat banyak masyarakat di Wamena melakukan aksi pembakaran yang tergolong anarkis. Oleh karena itu pentingnya nih buat memiliki asuransi dalam keadaan genting seperti kerusuhan yang belakangan terjadi. 

Akibat kerusuhan ini seenggaknya 7 orang luka-luka akibat kerusuhan yang diduga karena penyebaran berita bohong atau hoaks. Parahnya lagi peristiwa tersebut memakan korban jiwa yang terbilang banyak.

“Sementara lagi didata dapat dilaporkan 16 orang meninggal, warga masyarakat,” terang Kapendam Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto seperti dikutip dari detik.com.

Sebelum kerusuhan Papua juga sempat terjadi aksi yang lebih mencekam pada Agustus 2019 lalu. Pasca hari Kemerdekaan RI ke-74 di mana 7 gedung pemerintahan termasuk DPRD Papua dibakar oleh massa pendemo. Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 70 miliar lebih diungkap oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yaitu Basuki Hadimuljono.

Buat sebagian orang mungkin uang sebanyak itu gak bakal menjadi beban. Tapi lain cerita jika harta kita yang menjadi korban seperti kendaraan pribadi, rumah atau bahkan keselamatan jiwa.

Oleh karena itu sangat penting buat kamu memetik pelajaran dari apa yang terjadi pada peristiwa kerusuhan Papua kemarin. Gak ada salahnya buat membaca artikel berikut ini yang membahas tentang pentingnya asuransi secara umum.

Baca juga: 5 Jenis Asuransi yang Mesti Dimiliki Milenial Berdasarkan Urutan Kebutuhan Menurut Pakar

Korban kerusuhan Papua diberi santunan oleh pemerintah

kerusuhan papua
Kerusuhan di Papua, korban mendapatkan santunan dari pemerintah, (Ilustrasi/Shutterstock).

Walaupun bukan tanggung jawab pemerintah secara keseluruhan tetapi kerugian yang dialami oleh sebagian masyarakat di Papua bulan Agustus 2019 lalu diberi bantuan oleh pemerintah.

“Santunan kepada ahli waris, keluarga yang ada anggota keluarganya yang meninggal dunia akibat kerusuhan kemarin,” terang Menteri Sosial yakni Agus Gumiwang pada tanggal 5 Septermber 2019, mengutip dari Antara.

Gak ketinggalan renovasi dari sisi ekonomi seperti kerusakan yang dialami oleh toko atau warung kecil bakal mendapatkan perhatian dari pemerintah agar cepat pulih.

Tetapi buat jumlahnya sendiri pihak Kementerian Sosial masih enggan menyebutkan nominalnya secara spesifik karena dalam proses verifikasi dan validasi. Tapi yang harus diketahui adalah hal tersebut gak serta merta mengembalikan kerugian dialami oleh seseorang secara penuh.

Baca juga: Manfaat Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan dan Panduan Pengajuan Klaim!

Lalu apa yang harus dilakukan oleh kamu lakukan?

kerusuhan papua
Lalu apa yang harus dilakukan oleh kamu lakukan?, (Ilustrasi/Shutterstock).

Salah latu langkah yang bisa kamu lakukan buat meminimalisir kerugian seperti contoh kasus kerusuhan papua adalah dengan menggunakan asuransi. Kesadaran akan pentingnya jasa tersebut di Indonesia masih terbilang kecil.

“Indonesia memiliki prospek yang sangat baik dan sangat stabil untuk berinvestasi. Khususnya dalam bidang asuransi, menurut saya ini justru lebih menarik dibandingkan bidang industri lainnya,” ujar Joos Louwerier yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Asuransi Allianz Life Indonesia, mengutip dari DW.

Tercatat dalam data yang dimiliki oleh perusahaan asal Jerman tersebut hanya 20 persen dari total penduduk Indonesia yang udah menggunakan asuransi. Angka tersebut terbilang kecil namun memiliki potensi pertumbuhan yang baik di kedepannya.

Beberapa manfaat yang bakal kamu dapatkan jika memiliki asuransi secara umum adalah sebagai investasi dan tabungan jangka panjang, mengurangi jumlah kerugian secara materiil, memberi ketenangan bagi yang menggunakannya.

Baca juga: Generali Incar Pasar Luar Jawa, Ini yang Mereka Lakukan!

Berbagai jenis asuransi yang bisa dipilih sesuai kebutuhan

kerusuhan papua
Berbagai jenis asuransi yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Hari ini terdapat berbagai jenis asuransi yang bisa digunakan. Banyaknya pilihan asuransi seiring dengan kebutuhan yang terduga maupun gak terduga masyarakat semakin meningkat jumlahnya.

Jika mengambil contoh kasus dari kerusuhan Papua, beberapa jenis asuransi yang mungkin bisa sangat bermanfaat adalah yakni asuransi jiwa, kesehatan, kendaraan bermotor hingga rumah. Sebab hal-hal itulah yang paling berisiko mengalami kerugian.

Tetapi diluar itu ada asuransi lainnya yang dijual oleh perusahaan seperti jaminan hari tua, pendidikan, perjalanan sampai bisnis. Sekarang yang menjadi masalah adalah bila pendapatan kamu miliki terbatas, harus pilih mana dulu ya kira-kira?

Menghitung untung rugi dari membayar premi asuransi

kerusuhan papua
Menghitung untung rugi dari membayar premi asuransi, (Ilustrasi/Shutterstock).

Salah satu yang menjadi masalah masyarakat enggan menggunakan produk asuransi adalah karena biaya preminya relatif mahal buat sebagian orang. Tapi sebetulnya manfaatnya baru akan terasa di kemudian hari, gak seperti kita membeli suatu barang dan langsung bisa digunakan.

Untuk lebih mudahnya sebaiknya simak simulasi berikut ini. Andi merupakan seorang fresh graduate yang memiliki gaji sekitar Rp 5 juta per bulannya, lalu ia memilki asuransi kesehatan dengan premi Rp 500 ribu per bulannya.

Pada bulan ke-14, ia secara gak sengaja mengalami kecelakaan dan harus menjalani operasi patah tulang dengan biaya Rp 40 juta.Untungnya asuransi yang ia gunakan mengcover seluruh biaya diperlukan Andi.

  •         Biaya Asuransi Rp 500.000 x 14 bulan = Rp 6.000.000
  •         Biaya Operasi Rp 40.000.000 – Rp 6.000.000 = Rp 34.000.000

Jika melihat simulasi tersebut maka total keuntungannya yang bisa kamu dapatkan mencapai Rp 34 juta. Namun angka itu hanya perumpamaan dan bisa berbeda satu dengan yang lainnya.

Nah, itulah sedikit pembelajaran finansial yang bisa kamu dapatkan dari contoh kasus kerusuhan Papua yang terjadi belakangan ini. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1