Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Bikin Mimpimu Gatot

4 menit
kesalahan investasi emas

Sudah sejak dulu emas dikenal sebagai alat investasi yang paling likuid. Alasannya, selain gampang dijual kembali, emas juga memiliki risiko investasi yang minim. Makanya banyak orang lebih tertarik investasi emas karena lebih praktis.

 

Tapi tunggu dulu, walaupun tergolong mudah, banyak orang yang masih terjebak kesalahan investasi emas. Lantas apa aja kesalahan investasi emas yang sebenarnya bisa dihindari?

 

Investasi kan pakai duit, jadi sebisa mungkin meminimalisir agar nggak buntung di kemudian hari. Makanya perhatikan dulu hal-hal berikut ini:

 

Tentukan Tujuan Investasi Emas

Menentukan tujuan investasi emas itu penting sebelum mulai. Banyak orang mungkin, termasuk kita, yang membeli emas karena keinginan semata tanpa tujuan pasti.

 

Misalnya nih, pas dapet THR (Tunjangan Hari Raya), terus buru-buru ke toko emas buat beli perhiasan atau emas batangan. Padahal, cuma buat gegayaan di kampung halaman.

 

kesalahan investasi emas

Pemandangan nggak asing mendekati hari raya. Toko emas dibanjiri pengunjung yang pengin ‘menginvestasikan’  tunjangan hari rayanya 

 

 

 

Nah, karena belinya tanpa ada tujuan yang jelas, ujung-ujungnya itu emas bakal dijual tatkala kondisi keuangan memburuk pasca hari raya. Itu mah bukan investasi atuh, tapi nyiapin dana cadangan.

 

Kalau kita ingin meraup untung dari investasi emas, paling nggak kita harus menyimpannya minimal dua tahun. Prinsip gampangnya nih, makin lama emas itu tersimpan, makin besar keuntungan yang bisa didapat.

 

Kapan Saat Tepat Buat Beli Emas?

Jawabannya tentu saat kamu udah siap berinvestasi. Sejatinya yang namanya investasi emas itu dilakukan saat harga emas lagi murah dan dijual disaat harga di pasaran naik.

 

Bagi orang awam kayak kita, emang susah memprediksi kapan harga emas berada di titik termurah. Maka dari itu, belilah emas disaat kamu memang siap untuk berinvestasi jangka panjang.

 

Dengan menetapkan tujuan investasi emas, kita nggak perlu terlalu khawatir dengan naik turunnya harga harian emas. Toh, dalam jangka waktu 2-5 tahun emas masih tetap perkasa kok.

 

Investasi Emas Dalam Bentuk Perhiasan

Banyak orang berpikir bahwa investasi dalam bentuk emas perhiasan juga menguntungkan. Pola pikir ini nggak salah, tapi untuk investasi emas jangka panjang, perhiasan bukanlah instrumen yang tepat.

 

Lho kenapa? Kan sama-sama emas?

 

Emas perhiasan punya komponen biaya pembuatan saat pembelian. Biasanya toko emas nggak cuma menghitung kadar dan beratnya, tapi juga biaya pembuatan perhiasan.

 

kesalahan investasi emas

Sama-sama emas memang, tapi perhiasan kurang cocok buat investasi karena kadar emasnya bisa turun 

 

 

Artinya, kamu juga masih harus mengeluarkan ongkos lagi buat mengganti biaya pembuatan perhiasan tersebut. Beda dengan, misalkan, emas batangan atau koin.

 

[Baca: Pilih Investasi Emas Batangan atau Koin Emas? Simak Dulu Plus-Minusnya Ini..]

 

 

Jangan Utang Buat Investasi Emas

Tergiur sama investasi emas bukan berarti bikin kamu nggak sabar buat mereguk untung. Perlu persiapan matang dong karena ini bentuk investasi jangka panjang. Jangan sampai investasi emas ini malah mengganggu keuangan keluarga.

 

Sekarang ini sudah banyak pihak yang nawarin beli emas secara kredit. Tapi, pembelian emas lewat kredit memiliki risiko gagal bayar di tengah jalan.

 

Kamu pun nggak bisa langsung memegang atau menyimpan emas itu sampai cicilan lunas karena ditahan oleh pihak kreditor. Bayangin, pas lagi nyicil emas, terus gagal bayar. Uang yang selama ini sudah dibayarkan lari ke mana dong?

 

Jadi daripada beli emas lewat kredit, siapkan dulu aja tabungan kamu. [Baca: Beli Emas Tunai atau Kredit, Mari Lihat Untung-Ruginya]

 

 

Investasi Emas Tanpa Dana Cadangan

Sebelum investasi emas, ada baiknya siapkan anggaran atau dana cadangan yang cukup. Nilainya bisa sebesar 6 hingga 12 kali pengeluaran bulanan keluarga.

 

Contohnya, pengeluaran per bulan kamu adalah Rp 2juta. Paling nggak kamu harus menyiapkan dana cadangan sebesar Rp 12juta, sebelum membeli emas.

 

kesalahan investasi emas

Pilihlah emas produksi dan bersertifikasi PT Aneka Tambang (Antam), selain menguntungkan juga gampang dijual

 

 

Hal ini penting sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu keuangan terganggu karena keadaan darurat, kamu nggak tergoda buat menjual emas sebelum waktunya. Misalnya, pas kena PHK, gak perlu langsung jual emas kalau ada dana cadangan

 

[Baca: Setelah Kena PHK, Jangan Buang Waktu buat Meratapi Nasib, Pertimbangkan Tips Ini!]

 

 

Untuk menghindari risiko, ada baiknya buat beli logam mulia murni standar 99,99 persen produksi dan bersertifikasi PT Aneka Tambang (Antam). Emas Antam bisa dibeli langsung di kantornya, Pegadaian atau toko emas. Pastikan dulu bahwa emas tersebut memiliki sertifikat asli PT Antam jika membeli lewat toko.

 

Nah, kalo dana dan mental udah siap, tinggal berburu emas aja. Bentuk emas ini macem-macem kok dari koin sampai batangan. Tinggal sesuaikan sama kantong dan selera aja.

 

[Baca: 7 Tempat Jual Beli Emas buat Mommies yang Ingin Investasi]

 

 

 

Image credit:

  • http://images.detik.com/content/2011/11/30/461/mas1.jpg
  • http://cdn.tmpo.co/data/2013/06/02/id_189464/189464_620.jpg
  • http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/684969/big/emas-antamandri-3-01062014.jpg
MoneySmart
MoneySmart

MoneySmart adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.