UMP dan UMK 2020 Wajib Naik, Bekasi Bakal Kasih Gaji Paling Tinggi

2 menit
Ilustrasi kenaikan UMP (Shutterstock)
UMP dan UMK Naik Tahun Depan (Shutterstock)

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan secara resmi mengumumkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020 mendatang sebesar 8,51 persen.

Secara teknis, besaran UMP tahun 2020 akan ditetapkan dan diumumkan oleh masing-masing kepala daerah pada 1 November 2019 mendatang.

Sementara UMK akan diumumkan paling lambat 21 November 2019. Setelah ditetapkan dan diumumkan UMP dan UMK akan mulai berlaku tertanggal 1 Januari 2020.

“UMP dan UMK yang telah ditetapkan oleh Gubernur sebagaimana tersebut di atas berlaku terhitung mulai tanggal 1 Januari 2020,” kutip Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan.

Moneysmart.id melakukan simulasi perhitungan kenaikan sebesar 8,51 persen UMP dan UMK ini di beberapa Provinsi dan Kota atau Kabupaten besar di Indonesia.

Dengan perhitungan simulasi tersebut, DKI Jakarta tercatat pada tahun 2019 ini memiliki UMP sebesar Rp 3.940.973. Jika kenaikan UMP DKI Jakarta tepat 8,51 persen maka akan menjadi Rp 4.262.162 atau naik Rp 321.189.

Bekasi Bakal Kasih Upah Tertinggi

Kemudian, Jawa Barat tercatat pada tahun 2019 ini memiliki UMP sebesar Rp 1.668.372. Jika kenaikan UMP Jawa Barat tepat 8,51 persen maka akan menjadi Rp 1.810.350 atau naik Rp 141.978.

Selain itu, Jawa Tengah tercatat pada tahun 2019 ini memiliki UMP sebesar Rp 1.605.396. Jika kenaikan UMP Jawa Tengah tepat 8,51 persen maka akan menjadi Rp 1.742.015 atau naik Rp 136.619.

Selanjutnya, DI Yogyakarta tercatat pada tahun 2019 ini memiliki UMP sebesar Rp 1.630.059. Jika kenaikan UMP DI Yogyakarta tepat 8,51 persen maka akan menjadi Rp 1.768.777 atau naik Rp 133.685.

Kemudian, Jawa Timur tercatat pada tahun 2019 ini memiliki UMP sebesar Rp 1.570.922. Jika kenaikan UMP Jawa Timur tepat 8,51 persen maka akan menjadi Rp 1.704.607 atau naik Rp 138.718.

Sedangkan, UMK Kota Bekasi tercatat pada 2019 ini memiliki UMK sebesar Rp 4.229.756. Jika kenaikan UMP Kota Bekasi tepat 8,51% maka akan menjadi Rp 4.589.708 atau naik Rp 289.952.

Kemudian, UMK Kota Bogor tercatat pada 2019 ini memiliki UMK sebesar Rp 3.842.785. Jika kenaikan UMK Kota Bogor tepat 8,51 persen maka akan menjadi Rp 4.169.806 atau naik Rp 327.021.

Selain itu, UMK Kota Tangerang Selatan tercatat pada 2019 ini memiliki UMK sebesar Rp Rp 3.841.368. Jika kenaikan UMK Kota Tangerang Selatan tepat 8,51% maka akan menjadi Rp 4.168.268 atau naik Rp 326.900.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.