Banner ImageBanner Image

Kucurkan Dana hingga Rp 20 Miliar, Ajukan Kredit Ini Buat Usaha Dijamin Gak Rugi

3 menit
Ilustrasi kredit investasi. (Shutterstock)
Ilustrasi kredit investasi. (Shutterstock)

Sumber modal usaha asalnya bisa dari mana aja. Salah satunya dari kredit yang disediakan di bank-bank. Ada beberapa jenis kredit yang dirancang secara khusus sebagai modal usaha. Seperti kredit investasi yang emang ditujukan buat pengembangan usaha.

Buat kamu yang belum tahu, kredit investasi adalah kredit yang disediakan dengan waktu pelunasan jangka menengah dan jangka panjang. Karena tenornya yang lama, kredit ini direkomendasikan banget kalau butuh modal dari utang.

Walaupun ditawarkan sebagai bagian dari produk perbankan, faktanya nih gak sedikit yang merasa kurang familiar dengan kredit investasi. Wajar aja, soalnya kredit ini gak seperti kredit tanpa agunan (KTA) atau kredit multiguna yang ditawarkan ke siapa aja yang butuh dana.

Di sinilah bedanya kredit investasi dengan KTA. Kredit investasi lebih difokuskan ke pengusaha-pengusaha yang butuh dana buat pengembangan usaha, rehabilitasi, hingga modernisasi alat-alat produksi.

Di Indonesia ada beberapa bank yang menawarkan kredit investasi. Dan pastinya, kredit yang bank-bank ini sediakan bisa diandalkan banget jadi modal usaha. Apa aja pilihannya? Yuk disimak.

1. Bank Mandiri

Ilustrasi kredit investasi Bank Mandiri. (Instagram/@bankmandiri)
Ilustrasi kredit investasi Bank Mandiri. (Instagram/@bankmandiri)

Kamu bisa dapatkan dana dari Rp 100 juta – Rp 10 miliar dengan mengajukan kredit investasi di Bank Mandiri. Bunganya, kalau mengacu pada suku bunga dasar kredit (SBDK) Bank Mandiri, adalah sebesar 9,95 persen – 17,75 persen per tahun. Sementara tenornya lebih dari 1 tahun.

Sebelum mengambil kredit investasi dari Bank Mandiri, ada beberapa hal nih yang perlu diketahui.

  • Kredit investasi cuma membiayai sebesar 65 persen dari kebutuhan. Sementara 35 persennya ditanggung pengusaha.
  • Perlu adanya jaminan berupa objek atau proyek yang dibiayai.
  • Adanya jaminan tambahan kalau menurut bank dirasa perlu.

Buat mengetahui lebih lanjut mengenai kredit ini, kamu bisa hubungi call center Bank Mandiri.

2. Maybank

Ilustrasi kredit investasi Maybank. (Instagram/@maybankid)
Ilustrasi kredit investasi Maybank. (Instagram/@maybankid)

Di Maybank kamu bisa dapat dana dari Rp 500 juta – Rp 5 miliar dengan mengajukan kredit investasi. Bunga yang ditawarkan menurut SBDK, adalah dari 9,00 persen – 18,30 persen. Jangka waktu pinjamannya lebih dari 1 tahun.

Mengajukan kredit investasi di Maybank, kamu bisa dapat keuntungan berupa jangka waktu pengembalian yang disesuaikan dengan arus kas (cash flow) usaha dan adanya tenggang waktu pembayaran (grace period).

3. Commonwealth Bank

Ilustrasi kredit investasi Commonwealth Bank. (Instagram/@commbank_id)
Ilustrasi kredit investasi Commonwealth Bank. (Instagram/@commbank_id)

Dibanding bank-bank lainnya, Commonwealth Bank menawarkan plafon kredit investasi yang lumayan besar. Plafon maksimalnya mencapai Rp 20 miliar. Bunga yang dipatok mulai dari 11 persen.

Sementara itu, jangka waktu cicilannya ditawarkan hingga 8 tahun. Sebagai syarat pengajuan, kamu harus mengagunkan rumah, apartemen, ruko, gudang, pabrik, tanah, deposito, hingga standby letter of credit (SBLC).

4. Bukopin

Ilustrasi kredit investasi Bank Bukopin. (Instagram/@bukopinsiaga)
Ilustrasi kredit investasi Bank Bukopin. (Instagram/@bukopinsiaga)

Lebih tinggi daripada Commonwealth Bank, plafon kredit investasi Bank Bukopin mulai dari Rp 500 juta – Rp 30 miliar. Jangka waktu pembayaran cicilannya sampai 1 tahun dan dapat diperpanjang.

Bank Bukopin memberi bunga buat kredit ini mulai dari 8,67 persen – 13,03 persen. Selain dalam mata uang rupiah, Bank Bukopin juga mengucurkan kredit ini dalam mata uang asing.

Pengin ajukan kredit investasi? Ini syarat-syaratnya

Kalau kamu kepengin mengajukan kredit jenis ini, ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi. Berikut ini syarat-syaratnya.

  • Pemohon pastinya memiliki usaha berbadan hukum perseroan, koperasi, perseroan komanditer atau CV, dan perorangan.
  • Memiliki bukti usaha yang legal, seperti NPWP, SIUP, SITU, ataupun TDP/surat keterangan usaha.
  • Menunjukkan identitas diri, seperti KTP atau SIM, akta pendirian, dan kartu keluarga.
  • Menunjukkan rekening tabungan 3 (tiga) bulan terakhir.

Nah, udah tahu kan sekarang? Ternyata selain KTA ataupun KUR, kamu juga bisa dapat kucuran dana modal usaha dari kredit investasi. Semoga informasi di atas bermanfaat ya!

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

MoneySmart Singapore MoneySmart Indonesia MoneySmart Hong Kong