Sebelum Pindah Kantor, Ikuti 7 Langkah Resign Kerja yang Wajib Kamu Ketahui!

4 menit
resign kerja
Ilustrasi orang resign. (Shutterstock)

Untuk memutuskan resign kerja dibutuhkan berbagai pertimbangan yang matang supaya ke depannya kamu gak nyesel. Gak cuma itu, ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebagai prosedur umum dalam sebuah perusahaan. Langkah-langkah itu, meski gak terlalu rumit, gak boleh juga disepelekan.

Siapa sih orang yang pengin keluar dari sebuah pekerjaan yang udah menafkahi hidupnya? Namun pada kenyataannya kejadian seperti itu masih biasa dilakukan, terutama oleh karyawan perusahaan swasta. 

Banyak faktor yang menyebabkan seorang karyawan memilih untuk keluar kerja, mulai dari gaji yang dirasa kurang sesuai, lingkungan kerja gak mendukung, sampai jenjang karier yang segitu-segitu aja. 

Sebelum memutuskan untuk mencari tempat kerja yang baru, sebaiknya kamu bicarakan hal yang mengganggu tersebut ke pihak HRD atau atasan kamu langsung. Siapa tahu bisa terselesaikan dengan baik dan mengurungkan niatmu untuk resign.

Tapi kalau gak ada jalan lain dan kamu memilih untuk tetap resign kerja maka 7 langkah berikut ini harus dilakukan agar kedua belah pihak gak ada yang merasa dirugikan.

Baca juga: 6 Cara Bijak yang Bisa Dilakukan Saat Diberi Surat Peringatan Kerja

1. Memberitahukan niatmu kepada HRD

resign kerja
Beritahukan kepada HRD. (Shutterstock)

Mengutip dari Best Job Interview, hal pertama yang harus kamu lakukan setelah memilih untuk resign kerja adalah memberitahukan ke pihak HRD bahwa kamu akan pindah bekerja.

Umumnya kebijakan semacam ini udah diberitahukan oleh pihak HRD ketika pertama kamu diberikan kontrak kerja. Kemudian, ada batas waktu yang diperlukan sebelum kamu berhenti, yakni sekitar 1 bulan lamanya.

Ini bertujuan agar pihak perusahaan memiliki waktu untuk mempersiapkan segala keperluan dan mencari calon pengganti untuk mengisi posisi yang kamu tinggalkan.

Baca juga: Sepele tapi Penting, Ini Contoh Surat Resign Karyawan Teladan

2. Menulis surat pengunduran diri

resign kerja
Bikin surat pengunduran diri. (Shutterstock)

Setelah memberitahukan ke pihak HRD maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan ialah membuat surat pengunduran diri yang resmi.

Ini berguna sebagai pernyataan resmi ke pihak perusahaan bahwa kamu memang berniat secara serius untuk mengundurkan diri.

Kamu juga gak bisa membuat surat ini secara asal-asalan karena ada beberapa bagian yang beda dengan jenis surat lainnya. Kalau kamu bingung bisa menanyakan langsung ke pihak HRD atau mencari informasinya lewat artikel-artikel di MoneySmart.id. 

Baca juga: Tips Karier: Kerja Udah Lama Gaji Gak Naik? Lakukan 4 Hal ini

3. Memastikan surat resign kerja udah sampai ke HRD

resign kerja
Pastikan surat resign sudah diterima. (Shutterstock)

Ketiga yang paling wajib adalah memastikan bahwa surat pengunduran diri tersebut udah sampai ke pihak yang memerlukan. Bisa itu langsung ke pihak HRD ataupun ke atasan bila diperlukan.

Sebab semuanya akan percuma kalau surat resmi belum sampai ke tangan yang tepat. Hal paling apes yang bisa terjadi sama kamu ya waktu pindah kantor bisa tertunda karena hal sepele ini. 

Kamu pasti gak pengin kan kejadian seperti ini terjadi?

4. Informasikan kepada rekan kerja bahwa kamu resign kerja

resign kerja
Jangan biarkan mereka terus bertanya-tanya. (Shutterstock)

Yang gak kalah penting ketika kamu memutuskan untuk resign kerja adalah mengabarkannya kepada rekan kerja di kantor. Selain untuk urusan pekerjaan, langkah ini juga berguna supaya teman kamu gak kaget dan mencari tahu ke mana kamu pindah.

Cara ini bisa kamu lakukan secara personal atau dalam kelompok kecil. Atau, kalau males ngomong ke satu-satu orang bisa langsung di forum tertentu.

Jangan cuma ke teman atau rekan kerja aja sebetulnya, yang paling penting juga keluarga jangan sampai kelupaan ya, guys!

5. Mengurus segala urusan finansial kantor

resign kerja
Urusan keuangan jangan sampai diabaikan. (Shutterstock)

Kelima, adalah mengurus segala urusan yang berhubungan sama finansial kantor seperti uang bonus, reimburse dan tunjangan lainnya yang belum diberikan.

Ini sangat penting untuk kamu yang pelupa tentang hal-hal kecil. Kalau jumlahnya kecil sih gak terlalu pengaruh, tapi bila jumlahnya terbilang banyak kan lumayan uang tersebut bisa digunakan untuk keperluan lainnya seperti uang makan atau bahkan berinvestasi.

6. Melakukan exit interview

resign kerja
Bisa sih curahkan segala perasaan di sini. (Shutterstock)

Selain menulis surat pengunduran diri, di beberapa perusahaan juga ada prosedur yang harus dilakukan sebelum resign kerja yakni wawancara.

Pertanyaan yang diajukan bisa berbagai macam tetapi yang paling umum ditanyakan adalah alasan kenapa memilih keluar dan pindah ke mana.

Tenang tahap ini gak bakal menghambat kamu untuk melakukan pindah kantor kok, jadi gak usah khawatir pengajuan resign kamu ditolak.

7. Meminta surat referensi atau paklaring

resign kerja
Jangan lupa minta surat referensi. (Shutterstock)

Terakhir, yang gak kalah penting adalah meminta surat referensi kerja dari pihak HRD. Alat tersebut berguna untuk meyakinkan perusahaan baru yang kamu tempati bahwa kamu benar pernah bekerja sebelumnya sesuai CV. 

Gak hanya untuk kantor baru, nantinya surat ini juga bisa digunakan untuk perusahaan berikutnya tempat kamu berjenjang karier. Kalau kamu berniat mencairkan uang jaminan hari tua di BPJS kesehatan, surat ini juga menjadi salah satu syaratnya. 

Nah itulah 7 langkah yang harus kamu lakukan saat resign kerja. Tapi yang terpenting adalah pikirkan dulu matang-matang apakah pilihan yang kamu ambil udah tepat ya! (Editor: Ruben Setiawan)

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1