Pentingnya Manajemen Pemasaran Demi Meraup Keuntungan Perusahaan

5 menit
Pentingnya Manajemen Pemasaran Demi Meraup Keuntungan Perusahaan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Manajemen pemasaran adalah suatu kegiatan yang penting bagi sebuah bisnis. Tanpa adanya manajemen yang baik, pemasaran tidak bisa berjalan dengan semestinya. 

Padahal, pemasaran adalah kegiatan yang penting untuk menggaet banyak konsumen dan mendatangkan banyak keuntungan bagi perusahaan. Berikut ini seluk beluk mengenai pengertian, fungsi, tujuan, dan tugas manajemen yang harus kamu ketahui.

Baca juga: Punya Laba hingga Ribuan Triliun, Ini Perusahaan Terkaya di Amerika Serikat

Pengertian manajemen pemasaran 

manajemen pemasaran
Ini lho pengertian manajemen pemasaran, (Ilustrasi/Shutterstock).

Sebelum masuk ke definisinya, ada kalanya kamu mengetahui dulu apa sih itu pemasaran? Seorang profesor di bidang pemasaran asal Amerika Serikat, Philip Kotler mengartikan pemasaran sebagai sebuah proses untuk mencari tahu produk apa yang bisa menarik pelanggan dan strategi yang digunakan dalam penjualan seperti komunikasi dan pengembangan bisnis. 

Sedangkan untuk manajemen pemasaran memiliki pengertian sebagai sebuah proses dalam memilih target pasar, mendapatkannya, menjaga, dan menumbuhkan kepercayaan pelanggan melalui penciptaan, penyampaian, dan mengkomunikasikan nilai yang unggul ke pelanggan.

Mereka yang terjun ke bidang ini bakal membuat serangkaian rencana-rencana pemasaran. Tapi, gak bisa sembarangan, rencana tersebut dibuat harus berdasarkan riset-riset di lapangan terkait karakteristik konsumen dan lain-lainnya. 

Dengan menggunakan riset, maka strategi yang dilancarkan pun diharapkan bakal tepat sasaran dan mendatangkan banyak keuntungan bagi perusahaan. 

Baca juga: Pertama Kali Jadi Team Leader? Ini 7 Tips Melakukan Manajemen Proyek yang Tepat dan Akurat!

Konsep manajemen pemasaran 

manajemen pemasaran
Ini lho konsep dari manajemen pemasaran, (Ilustrasi/Shutterstock).

Dalam pelaksanaan manajemen pemasaran, ada 6 konsep dasar yang bisa dipegang oleh mereka terjun ke lingkup ini. 

1. Konsep produksi

Gagasan ini memiliki fokus terhadap efisiensi proses produksi barang yang ekonomis dan tersedia secara luas. Karena produk yang ekonomis atau memiliki harga lebih murah lebih disukai banyak orang dan mendatangkan banyak keuntungan untuk perusahaan. 

Tapi konsep ini memiliki kelemahan, yaitu tidak terfokus pada kualitas produk yang padahal sangat vital untuk meningkatkan loyalitas konsumen. 

2. Konsep produk

Konsep ini memiliki gagasan bahwa pelanggan bakal lebih menyukai produk yang berkualitas apapun harganya dan pasokan ketersediaannya. Jadi perusahaan bakal semaksimal mungkin menciptakan produk yang berkualitas dan biasanya untuk memproduksinya membutuhkan biaya yang mahal. 

3. Konsep penjualan 

Konsep yang satu ini cuma mementingkan proses penjualan produknya, tanpa memikirkan kualitas dan selera pelanggan. Motifnya cuma satu, yaitu menghasilkan uang, bukan menciptakan kepercayaan pelanggan. 

4. Konsep pemasaran 

Konsep ini berfokus pada pengembangan bisnis jangka panjang. Mereka berusaha untuk memenuhi keinginan pelanggan, dengan cara membuat produk-produk yang memiliki selera pasar yang luas. 

Dengan konsep ini, diyakini perusahaan bisa meraup banyak keuntungan dan juga meningkatkan kepercayaan terhadap pelanggan. 

5. Konsep pemasaran sosial 

Gagasan utama dari konsep ini adalah gak cuma menjalankan kegiatan bisnis, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar. 

6. Konsep pemasaran holistik 

Konsep ini terbilang baru di dunia pemasaran, intinya mereka memiliki gagasan bahwa setiap bagian di bisnis yang berbeda adalah suatu kesatuan yang tunggal dan harus bekerja sama demi keberlangsungan sebuah bisnis. 

Baca juga: Pentingnya Manajemen Keuangan, Agar Bisnis Makin Berkembang Pesat

Tugas manajemen pemasaran 

manajemen pemasaran
Ini lho tugas dari manajemen di pemasaran, (Ilustrasi/Shutterstock).

Orang yang berkecimpung di pekerjaan ini diharuskan menjalankan beberapa tugas-tugas penting. Semua tugas tersebut dilakukan demi melancarkan proses bisnis perusahaan dan juga mendatangkan banyak keuntungan. 

1. Menetapkan tujuan dan sasaran pemasaran

Mereka harus mampu menentukan tujuan-tujuan apa yang ingin dicapai, dan juga menetapkan siapa sasaran potensial dari kegiatan pemasaran itu. Biasanya, data-data ini berbentuk angka-angka seperti target penjualan, sampai umur dari target pasar. Tapi dari mana mereka mendapatkan angka-angka tersebut?

2. Riset pasar 

Nah untuk menentukan tujuan dan sasaran, angka-angka potensial bisa diketahui melalui riset pasar terlebih dahulu. Riset mencakup pengumpulan data, analisa, dan interpretasi data. Dengan data-data tersebut kamu jadi bisa mengidentifikasikan tindakan apa yang bakal dilakukan demi meningkatkan penjualan. 

3. Berkoordinasi dengan divisi lain untuk meningkatkan penjualan 

Penjualan tidak bisa hanya mengandalkan tim dari manajemen pemasaran saja, tapi mereka juga harus bekerja sama dengan divisi-divisi lainnya. Karena perusahaan adalah sebuah organisasi yang saling berhubungan satu sama lain. Tim pemasaran mungkin tidak akan sukses menyebarkan kampanye produknya tanpa bantuan tim desain atau tim konten. 

4. Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan semua pihak 

Mereka gak cuma bertanggung jawab memastikan hubungan baik dengan pelanggan saja, tetapi juga pihak lain atau pihak ketiga, seperti pemasok barang, pemerintahan, serta konsultan. Tujuannya adalah agar setiap kegiatan pemasaran bisa berjalan dengan lancar tanpa melanggar aturan satupun. 

5. Mengontrol kegiatan pemasaran 

Kegiatan pemasaran tentu tidak bisa hanya diimplementasikan, tetapi juga perlu diawasi. Tujuannya agar kegiatan pemasaran berjalan dengan efektif, efisien, sesuai rencana agar keberhasilannya bisa dipastikan. 

Fungsi manajemen pemasaran

manajemen pemasaran
Dan ini merupakan fungsi dari manajemen di pemasaran, (Ilustrasi/Shutterstock).

Divisi ini memiliki banyak fungsi untuk meningkatkan pemasaran dan penjualan perusahaan. Fungsi-fungsi penting itu di antaranya seperti perencanaan, mengorganisir, mengarahkan, memotivasi, mengkoordinasi, dan mengontrol. 

1. Menentukan tujuan pemasaran 

Mereka memiliki fungsi untuk menentukan tujuan pemasaran yang bersifat jangka pendek atau jangka panjang. Tapi harus selaras dengan maksud dan tujuan perusahaan tentunya. 

2. Fungsi perencanaan

Setelah tujuan pemasaran ditentukan, tinggal merencanakan kampanye-kampanye agar tujuannya tercapai. 

3. Mengorganisir 

Sayangnya, rencana tersebut tidak akan benar-benar memberikan dampak apabila tidak diimplementasikan. Nah dalam realitanya, mengkampanyekan sesuatu memerlukan kerja sama dengan berbagai pihak, baik yang satu divisi maupun yang berbeda. 

4. Fungsi koordinasi 

Masing-masing pihak dalam melakukan kegiatan pemasaran memerlukan koordinasi yang harmonis. Tujuannya tentu saja agar kegiatan tersebut bisa berjalan semestinya dan saling melengkapi. Contoh, tim konten akan selalu berkoordinasi dengan tim pemasaran untuk menciptakan kampanye yang tepat sasaran. 

5. Kontrol 

Kontrol diperlukan demi menciptakan efektivitas pelaksanaan rencana pemasaran. 

6. Analisis dan evaluasi 

Manajemen pemasaran juga memiliki fungsi melakukan analisa dan evaluasi terhadap setiap kegiatan, maupun kinerja dari pihak yang terlibat langsung dalam kampanye-kampanye pemasaran. 

Tujuan manajemen pemasaran

manajemen pemasaran
Dan ini merupakan sederetan fungsi dari manajmen pemasaran, (Ilustrasi/Shutterstock).

Tujuan dari manajemen pemasaran adalah untuk mencapai tujuan bisnis, yaitu dengan menghasilkan banyak laba demi memuaskan keinginan para konsumennya. 

1. Menyediakan permintaan konsumen 

Menyediakan permintaan konsumen adalah tujuan pertama. Caranya dengan mengetahui preferensi dan selera konsumen terhadap produk perusahaan. Dengan cara ini, perusahaan bisa melakukan inovasi-inovasi terbaru. 

2. Mencapai kepuasan pelanggan 

Tujuan kedua adalah, bisa mencapai kepuasan pelanggan sebanyak mungkin. Karena kepuasan pelanggan adalah kunci sebuah produk bisa eksis dalam waktu yang cukup lama. 

3. Meningkatkan pangsa pasar 

Degan kajian dan perencanaan yang matang, perusahaan bisa berinovasi lebih dengan produknya sesuai dengan selera pasar. Harapan lainnya, tentu bisa menciptakan produk baru untuk memperluas pangsa pasar. 

4. Mendorong keuntungan 

Salah satu tujuan utama adanya manajemen pemasaran adalah untuk mendorong pendapatan lebih bagi perusahaan. Tentu saja dengan kampanye-kampanye produk yang mereka keluarkan. 

5. Meningkatkan citra baik di mata publik 

Dengan serangkaian kampanye produk dan juga kualitas produk tentunya, diharapkan mampu meningkatkan citra baik produk di mata konsumen. Karena dengan citra yang baik bisa menggaet lebih banyak calon konsumen. 

Itulah penjelasan singkat mengenai manajemen pemasaran. Kalau dilihat dari fungsi, tujuan, dan tugasnya divisi yang satu ini sepertinya harus ada di setiap perusahaan. Karena mereka menjadi salah satu penentu keberhasilan perusahaan mendapatkan banyak laba dan kepercayaan konsumen. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.