Horor! Intip Mansion Mewah Rp 1,4 T Punya Bruce Lee yang Terbengkalai

4 menit
rumah bruce lee
Rumah Bruce Lee. (Todayonline)

Bruce Lee merupakan salah satu aktor laga paling legendaris di seluruh dunia. Jauh sebelum Jackie Chan, ia adalah ikon dari seni bela diri kung fu. 

Lee lahir dari keluarga pekerja seni. Ayahnya adalah seorang pemain opera asal Hong Kong yang bahkan sudah manggung hingga ke Amerika Serikat. Lee lahir saat ayahnya tengah pentas di San Francisco.

Sang maestro kung fu itu dibesarkan di Hong Kong. Ia mulai mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang aktor dengan memainkan beberapa peran untuk film lokal sejak usia dini. 

Gak cuma seni peran, seni tari dan kung fu juga mulai dipelajarinya sejak dini. Ia mempelajari seni wing chun dari guru Ip Man yang paling terkenal se-Hong Kong. 

Seiring beranjak dewasa, Lee kemudian hijrah ke Amerika Serikat untuk kuliah di University of Washington dan membuka sekolah bela diri pada tahun 1959. Sembari mengajar ia juga dipercaya untuk memerankan sejumlah film layar lebar, salah satunya adalah menjadi Kato di film Green Hornet pada tahun 1966. 

Itulah awal mulanya ia dikenal di dunia perfilman. Film terlarisnya adalah Enter the Dragon yang meraih box office dengan pendapatan mencapai US$ 200 juta atau Rp 2,8 triliunan pada saat itu. 

Lee bersama istrinya, Linda Emery yang merupakan warga negara AS kemudian hijrah ke Hong Kong dan membeli mansion mewah senilai US$ 100 juta atau Rp 1,4 triliunan dengan kurs sekarang. Mansion itu disebut-sebut sebagai hunian paling mewah di Hong Kong pada tahun 70-an. 

Tapi sayangnya, pada tahun 1973, Bruce Lee meninggal dunia. Linda memutuskan untuk kembali ke Amerika Serikat dan membawa kedua anaknya. Mansion mewah itu pun terbengkalai hingga saat ini. Seperti apa kondisi hunian mewah itu saat ini? 

Baca juga: Anaknya Lamaran Sampai Sewa Mal, Ini 5 Fakta Stanley Ho Crazy Rich asal Makau

1. Dibangun di kawasan elite Kowloon Tong 

rumah bruce lee
Rumah yang pernah ditinggali sang legenda. (Todayonline)

Mansion Bruce Lee senilai US$ 100 juta atau Rp 1,4 triliunan itu dibangun di kawasan elite semenanjung Kowloon Tong. Daerah ini terkenal banget dengan rumah-rumah gedong kelas atas. Fasilitasnya juga gak main-main, dekat dengan Universitas Kota Hong Kong dan juga sekolah-sekolah berstandar internasional. 

Daerah ini juga terkenal dengan suasananya yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk Hong Kong. Jadi mungkin saja dulu Lee membeli mansion ini untuk menghabiskan masa tuanya dengan tenang. 

Baca juga: Berdiri Megah Di Hong Kong, Ini 5 Fakta Lippo Centre Milik Keluarga Riady

2. Sempat jadi hotel 

rumah bruce lee
Sempat dijadikan hotel. (Youtube)

Sepeninggalnya Bruce Lee tahun 1973, mansion ini ditinggalkan pula oleh sang istri dan kedua anaknya. Selama satu tahun tidak dihuni, tahun 1974 akhirnya datang seorang konglomerat dan filantropi Yu Pangling yang berani membelinya dengan harga HKD 1 juta atau Rp 1,8 miliar. 

Yu kemudian menyulap mansion mewah itu menjadi hotel. Tapi sayangnya sepi peminat hingga akhirnya hotel terbengkalai sampai saat ini. 

Baca juga: Demo Besar-Besaran, Segini Kerugian Industri Penerbangan di Hong Kong

3. Kondisi bangunan sudah tidak terurus

rumah bruce lee
Kondisi bangunan udah parah. (Youtube)

Gagal menjadi penginapan mewah, mansion ini pun akhirnya terbengkalai tak terurus. Dilihat dari dalamannya, mansion ini memiliki banyak kamar-kamar dengan fasilitas mewah.

Kasurnya lebar yang muat untuk dua orang, kemudian ada televisinya. Selain itu kamar mandi di setiap kamarnya juga dilengkapi dengan bathtub, jacuzzi, dan shower layaknya berada di kamar mewah milik para selebriti. 

Sayangnya, kondisinya sudah banyak yang rusak, ada yang pintunya digerogoti rayap, berantakan, dan paling parah atapnya ada yang jebol. Maklum saja sudah puluhan tahun tidak ditempati jadi begitu deh.

4. Penampakan luarnya malah kayak rumah horor

rumah bruce lee
Penampakan luarnya. (Youtube)

Dilihat tampak depan, temboknya terlihat catnya mulai usang. Belum lagi kondisi halamannya yang penuh dengan ilalang dan barang-barang yang gak terpakai digeletak secara sembarangan. Malah main mirip kayak rumah horor ya? 

5. Rumah Bruce Lee mau disulap jadi museum

rumah bruce lee
Mau disulap jadi museum. (Youtube)

South China Morning Post, pada tahun 2015 pernah memberitakan kalau mansion mewah tersebut ingin dirubah menjadi museum. Hal ini sebagai desakan dari teman para fans Bruce Lee di seluruh dunia. 

Wacana ini pun terdengar di telinga cucu Yu, Peng Zhibin selaku pemilik rumah saat ini, dan juga putri kandung Lee, Shannon Lee. Peng Zhibin mengaku kakeknya belum menyelesaikan proses administrasi atas kepemilikan mansion mewah itu, sehingga ia dan pihak keluarga tidak berani mengutak-atik ataupun merubah bentuk bangunannya. 

Sementara Shannon, sangat antusias untuk merubah bekas tempat tinggalnya semasa kecil itu menjadi museum untuk mengenang sang ayah. Tapi sayangnya, baru tahapan rencana saja sudah mulai terganjal hambatan, di antaranya adalah kurang dukungan dari pemerintah setempat. 

6. Rencana terakhir, jadi tempat studi kebudayaan China

Pada tahun 2018 lalu, pemilik rumah saat ini, cucu dari Yu, Peng Zhibin akhirnya memutuskan untuk menjadikan mansion mewah legenda kung fu ini menjadi lembaga studi kebudayaan China. 

Nantinya akan ada kelas studi kebudayaan rumpun China, musik tradisional, dan juga pusat pelatihan beladiri. Peng juga tidak berminat untuk merubah bentuk fisik bangunan demi mempertahankan keasliannya. Tapi kemungkinan besar bagian dalam akan direnovasi sesuai dengan kebutuhan. 

Katanya sih, September 2019 ini, pusat studi ini sudah bisa beroperasi. Mereka siap menampung 400 anak-anak dari berbagai tingkatan, SD, SMP, hingga SMA untuk mempelajari budaya Tiongkok. 

Tapi belum ada kabar lebih lanjut mengenai rencana ini. Semoga saja, rumah mendiang Bruce Lee ini bisa dimanfaatkan untuk banyak orang, daripada cuma sekadar jadi bangunan tua rongsok dan tak terurus. (Editor: Ruben Setiawan)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.