Mimpin BTN Selama 7 Tahun, Maryono Mengantongi Kekayaan Rp 30,6 Miliar!

3 menit
Maryono
Pimpin BTN Selama 7 Tahun, Maryono Mengantongi Kekayaan Rp 30,6 Miliar!, (BTN).

Pergeseran direksi di tubuh BUMN selalu menjadi topik yang hangat dibicarakan. Baru-baru ini mantan Direktur Utama Bank BTN Maryono terpaksa lengser dari posisi yang telah ia jabat semenjak Desember 2012.

7 tahun lamanya menjabat sebagai dirut, ia pun mengantongi kekayaan mencapai puluhan miliar lho!

“Ini adalah kewenangan Kementerian BUMN sebagai pemegang mayoritas saham,” terangnya setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di kantor pusat Bank BTN tanggal 29 Agustus 2019, mengutip dari Detik.

Pria yang lahir pada 16 September 1955 di kota Rembang, Jawa Tengah ini memiliki karier yang lumayan cemerlang sebelum menjabat orang nomor satu di Bank BTN. Tercatat ia sempat mengemban tugas sebagai Kepala Wilayah I Bank Mandiri Medan, Komisaris Utama PT Mandiri Investama tahun 2007 dan Direktur Utama Bank Mutiara dari tahun 2008 sampai 2012.

Selama 36 tahun berkecimpung di dunia perbankan Maryono berhasil mengumpulkan harta kekayaan sebanyak Rp 30,6 miliaran berdasarkan data LHKPN tahun 2018. Berikut ini adalah aset lengkapnya.

Baca juga: Hartanya Triliunan, Yuk Telusuri Sumber Uang 7 Orang Terkaya Indonesia saat Ini!

Maryono mempunyai tanah dan bangunan senilai Rp 12,4 miliaran

maryono
Kekayaannya mencapai puluhan miliar, mantan Dirut BTN ini tajir lho, (Ilustrasi/Shutterstock).

Aset pertama yang dimiliki oleh pria berzodiak virgo adalah tanah dan bangunan sebanyak 8 unit yang tersebar di beberapa wilayah berikut ini:

Tanah  dan Bangunan  Seluas 214 m2/137  m2 di TANGERANG SELATAN HASIL SENDIRI Rp 697.576.000
Tanah Seluas 510 m2 di TANGERANG SELATAN HASIL SENDIRI Rp 64.000.000
Tanah  dan Bangunan  Seluas 675 m2/200  m2 di SEMARANG HASIL SENDIRI Rp 1.498.775.000
Tanah   Seluas 416   m2 di KOTA   JAKARTA BARAT HASIL   SENDIRI Rp 193.024.000
Bangunan  Seluas 84  m2 di KOTA  JAKARTA PUSAT HASIL  SENDIRI Rp 1.536.270.000
Tanah  dan Bangunan  Seluas 342 m2/338  m2 di KOTA JAKARTA  SELATAN HASIL SENDIRI Rp 5.571.510.000
Tanah  dan Bangunan  Seluas 180 m2/127  m2 di TANGERANG SELATAN HASIL SENDIRI Rp 406.076.000
Tanah  dan Bangunan  Seluas 5 m2/159  m2 di KOTA JAKARTA  SELATAN HASIL SENDIRI Rp 2.461.772.433

Bisa dilihat bahwa aset tanah dan bangunan kepunyaan Maryono paling mahal berada di wilayah Jakarta Selatan. Bila dijumlahkan maka nilainya adalah Rp 12,4 miliar.

Baca juga: Paling Murah Rp 2 M, Ini 6 Mobil Sport di Garasi David Beckham

Alat transportasi dan mesin sebanyak Rp 1,1 miliaran

maryono
Toyota Alphard mewah ada di garasi rumahnya, (Ilustrasi/Shutterstock).

Selanjutnya ada alat transportasi serta mesin yang berupa 2 buah mobil. Kedua kendaraan Maryono tersebut berasal dari pabrikan asal Jepang yakni Toyota. Pertama ada Toyota Alphard keluaran 2011 yang dibelinya dari hasil sendiri senilai Rp 550 juta.

Sedangkan satu lagi ada Toyota Prado bertipe jeep keluaran tahun 2015 yang dibelinya dengan usaha sendiri sebesar Rp 600 juta. Maka jika dijumlahkan kedua mobil tersebut sebebsar Rp 1,1 miliar.

Baca juga: Dijual Rp 63 Miliar, Ini Penampakan Rumah Bos Twitter yang Minimalis dan Modern

Harta bergerak, surat berharga, kas atau setara kas sebanyak Rp 20,7 miliaran dan hutang Rp 3,7 miliaran

maryono
Harta bergerak dan kas juga cukup banyak lho, (Ilustrasi/Shutterstock).

Aset ketiga yang dimiliki oleh Maryono dalam LHKPN adalah harta bergerak yang bisa berupa perhiasaan serta logam mulia mencapai Rp 377 juta. Keempat ada surat berharga yang jumlahnya lumayan banyak yaitu Rp 4,5 miliar.

Gak ketinggalan ada kas dan setara kas yang bisa berupa uang tunai atau uang elektronik senilai Rp 15 mikiar. Nah terakhir ada utang yang mencapai Rp 3,7 miliar.

Dengan demikian total harta kekayaan yang dimiliki oleh mantan Direktur Utama Bank BTN periode 2012 sampai 2017 Maryono adalah Rp 30,6 miliar. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1