3 Bahaya Tukar Uang Kecil Lebaran Sembarangan

2 menit
Penukaran Uang Kecil Disarankan Lewat Bank Indonesia (Shutterstock).
Penukaran Uang Kecil Disarankan Lewat Bank Indonesia (Shutterstock).

Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari, tradisi membagi-bagikan uang pecahan kecil pun semakin dekat.

Namun, ada beberapa hal yang harus diwaspadai dalam menukarkan uang pecahan besar ke pecahan kecil.

Sebab, jika menukarkan sembarang tempat, bisa-bisa mau bagi-bagi amplop saat lebaran batal deh akibat beberapa kerugian dan risiko dibawah ini.

1. Dapat Uang Palsu

Salah satu yang harus diwaspadai jelang Lebaran saat ini adalah maraknya peredaran uang palsu di masyarakat.

Pelaku kejahatan ini selalu mengambil momentum disaat kebutuhan uang kartal meningkat dan semua orang ingin menukarkan uang dengan cepat dan praktis.

Biasanya masyarakat akan menukarkan uang di pinggir jalan atau yang dikenal dengan inang-inang.

Sebab, Bank Indonesia, telah mengimbau kepada masyarakat agar menukarkan uang pecahan kecil di kantor bank atau lokasi penukaran resmi yang disediakan oleh BI sebanyak 2.900 titik seluruh Indonesia.

2. Ada Biaya Tambahan

Kemudian, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengatakan, jika masyarakat menukarkan uang pada layanan penukaran tidak resmi, maka akan dikenakan biaya tambahan, sedangkan dilokasi penukaran resmi tidak ada biaya, hanya cukup menunjukan identitas diri berupa KTP.

“(Masyarakat) akan membayar lebih, kenapa harus membayar lebih nukar itu. Kalau nukar Rp 1 juta kenapa harus jadi Rp 1 juta lebih?,” ujarnya.

Dengan itu, BI mengimbau agar masyarakat menukarkan uang di penukaran resmi yang telah disediakan.

3. Jaminan Keamanan

Kemudian, kerugian selanjutnya adalah faktor keamanan, jika masyarakat menukarkan uang dipinggir jalan akan rentan sekali dengan gangguan keamanan.

Sebab, jika di bank atau di lokasi penukaran resmi akan dijaga dengan ketat oleh aparat keamanan yang berjaga dan siaga setiap jam.

Sedangkan penukaran tidak resmi harus ekstra hati-hati akan gangguan kemana, terlebih jika di pinggir jalan atau tempat yang rawan kejahatan.

Tata Cara Penukaran Kas Keliling Bank Indonesia

Sementara itu, untuk penukaran uang dilokasi resmi masyarakat diharuskan mengikuti syarat dan tata cara penukaran uang di layanan kas keliling BI dengan sangat mudah:

Pertama, datang ke lokasi penukaran dengan membawa kartu identitas seperti e-KTP, ambil nomor antrean.

Kedua, membawa uang tunai yang akan ditukar. Jika ingin non-tunai, jangan lupa membawa kartu debit.

Ketiga, serahkan KTP ke petugas, lalu data diri Anda akan diinput ke aplikasi. Keempat, antre dan menunggu panggilan petugas.

Kelima, penukaran uang pecahan kecil bisa dengan cash maupun non-tunai lewat mesin EDC.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

 

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan