Berkat Mata Uang Digital, 10 Orang Ini jadi Miliarder Dunia

4 menit
Mata Uang Digital

Pertama kali dalam sejarah! Forbes merilis daftar miliarder mata uang digital di dunia.

Mata uang digital atau cryptocurrency memang lagi hot dibicarakan sejak beberapa tahun belakangan. Terlebih setelah munculnya Bitcoin yang menggemparkan lantaran nilainya sempat melonjak hingga Rp 100 juta lebih.

Menilik keputusan Forbes merilis daftar miliarder mata uang virtual, bisa jadi inilah valuta yang bakal jadi alat tukar pada masa depan. Sembari menunggu terwujud atau tidaknya hal itu, mari kita simak daftar Forbes berikut ini:

1. Chris Larsen (57 tahun)

mata uang digital
(forbes.ge)

Nilai kekayaan: US$ 7,5-8 miliar (lebih dari Rp 102 triliun)
Cofounder Ripple

Larsen adalah kepala eksekutif yang juga mantan CEO Ripple, perusahaan internasional yang memfasilitasi pembayaran bagi bank menggunakan teknologi blockchain. Larsen memiliki kekayaan sebesar 5,2 miliar XRP, token mata uang virtual yang dirilis Ripple. Adapun Ripple sendiri mengendalikan lebih dari 61 miliar XRP atau sekitar US$ 95 miliar (lebih dari Rp 1 kuadriliun).

2. Joseph Lubin (53 tahun)

mata uang digital
(bitnewstoday.com)

Nilai kekayaan: US$ 1-5 miliar (Rp 13-68 triliun)
Co-founder Ethereum dan founder Consensys

Lubin dulunya adalah eksekutif Goldman Sachs. Dia ikut mendirikan platform blockchain Ethereum. Selain itu, dia mendirikan Consensys yang punya cabang di 28 negara dan membantu peluncuran cryptocurrency.

3. Changpeng Zhao (41 tahun)

mata uang digital
(bloomberg)

Nilai kekayaan: US$ 1,1-2 miliar (Rp 13-27 triliun)
CEO Binance

Hanya dalam tujuh bulan, Zhao berhasil menjalankan bisnis pertukaran mata uang digital, Binance. Pengguna Binance saat ini mencapai 6 juta orang. Bisnisnya kini berada di tiga negara yang jauh dari regulasi anti-mata uang virtual.

[Baca: Sebelum Beli Bitcoin, Ketahui Dulu Soal Cryptocurrency di Indonesia]

4. Cameron dan Tyler Winklevoss (36 tahun)

mata uang digital
(twitter)

Nilai kekayaan: US$ 900 juta-1 miliar (Rp 12-13 triliun)
Cofounder Winklevoss Capital

Dua saudara kembar ini masih muda, namun berhasil menjadi salah satu pebisnis tersukses di Amerika. Mereka membeli Bitcoin ketika masih awal kepopulerannya pada 2012. Kini, mereka memiliki bisnis pertukaran mata uang digital di New York.

5. Matthew Mellon (54 tahun)

mata uang digital
(pplware.sapo.pt)

Nilai kekayaan: US$ 900 juta-1 miliar (Rp 12-13 triliun)
Investor individu

Mellon adalah investor individu yang nekat membeli mata uang digital bertahun-tahun silam meski diperingatkan keluarga dan kawan-kawannya. Dia adalah salah satu investor awal XRP, token yang diterbitkan Ripple.

6. Brian Armstrong (35 tahun)

mata uang digital
(yahoo.com)

Nilai kekayaan: US$ 900 juta-1 miliar (Rp 12-13 triliun)
CEO Coinbase

Armstrong adalah perintis perdagangan mata uang digital di Amerika. Pada 2012, dia mendirikan Coinbase yang menjadi pusat perdagangan cryptocurreny yang populer hingga sekarang.

7. Matthew Roszak (45 tahun)

mata uang digital
(vnmedia.vn)

Nilai kekayaan: US$ 900 juta-1 miliar (Rp 12-13 triliun)
Cofounder Blog dan founder Tally Capital

Pertama kali mengetahui dan membeli Bitcoin pada 2011, Roszak seakan tahu bahwa mata uang digital tersebut bakal moncer. Dia mengaku memberikan Bitcoin pertamanya kepada Richard Branson dan Bill Clinton.

[Baca: Harga Bitcoin Lagi Tinggi, Gini Cara Nyairinnya Buat Dapat Untung]

8. Anthony Di Iorio (43 tahun)

mata uang digital
(bitworld360.com)

Nilai kekayaan: US$ 750 juta-1 miliar (Rp 10-13 triliun)
Cofounder Ethereum dan founder Jaxx serta Decentral

Bersama Joseph Lubin, dia mendirikan platform blockchain Ethereum. Dia pun masih berinvestasi di beberapa aset mata uang digital. Strateginya adalah membeli lebih awal, dan setelah tumbuh, pakai keuntungan dari penjualan mata uang sebelumnya untuk membeli mata uang lain yang menjanjikan.

9. Brock Pierce (37 tahun)

mata uang digital
(areyoubeingreal.com)

Nilai kekayaan: US$ 700 juta-1 miliar (Rp 9-13 triliun)
Chairman Bitcoin Foundation dan penasihat Block.one

Pierce dulu adalah aktor cilik. Dia merupakan satu di antara sejumlah pionir mata uang digital. Dia mendanai sejumlah perusahaan mata uang digital, termasuk Mastercoin, Coinbase, dan Ethereum.

10. Michael Novogratz (53 tahun)

mata uang digital
(bloomberg)

Nilai kekayaan: US$ 700 juta-1 miliar (Rp 9-13 triliun)
CEO Galaxy Digital

Novogratz pernah sukses sebagai miliarder dan manajer dana lindung nilai. Dia berhasil kembali ke kejayaannya lewat mata uang digital. Dia memulai investasinya pada 2013.

Itulah 10 orang dalam daftar miliarder mata uang digital versi Forbes. Di balik kontroversinya, ternyata mata uang digital diakui di kancah internasional. Apalagi majalah sekelas Forbes sampai membuat daftarnya.

Namun mata uang ini masih ditentang di banyak negara, termasuk Indonesia. Meski begitu, perdagangan mata uang digital masih berjalan.

Toh, Bitcoin dan kawan-kawan itu tidak dijadikan alat tukar atau menggantikan rupiah. Mata uang digital lebih diperlakukan layaknya instrumen investasi yang dinilai menjanjikan.

[Baca: Demam Bitcoin, 5 Artis Ini Pun Gak Mau Ketinggalan]

Hardian
Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.