Mau Mulai Investasi Saham? Pakai Jasa Broker Aja!

4 menit
Mulai Investasi Saham

Finansialku

Coba, siapa yang tergiur dengan keuntungan dari berinvestasi? Pasti banyak deh! Tapi, ternyata keuntungan menggiurkan itu gak lantas bikin orang berani melakukannya. Ada banyak hal yang ditakutkan ketika mendengar kata investasi. Mulai dari risiko, modal yang harus disediakan, hingga gak tahu bagaimana cara untuk mulai berinvestasi.

Nyatanya investasi memang gak selalu mudah, tetapi bukan mustahil untuk dipelajari. Dengan sedikit usaha mempelajari pengetahuan-pengetahuan dasar berinvestasi serta disiplin dalam menjalankannya, siapa pun bisa jadi investor sukses.

Nah kalau kamu termasuk investor pemula, salah satu cara untuk berinvestasi adalah dengan menggunakan jasa broker. Simak nih cara-caranya.

Mengenal istilah broker

Mulai Investasi Saham
Yang belum kenal broker, yuk kenalan dulu di sini (broker/netloid)

Ada begitu banyak produk investasi yang dapat dipilih. Misalnya saja reksa dana, saham, obligasi, dan lainnya. Nah, bicara soal saham, gak lepas dari yang namanya broker. Broker atau pialang adalah pihak yang menjembatani investor dengan penjual saham.

Dalam pasar modal, kita sebagai seorang investor pemula dapat membeli saham milik sebuah perusahaan melalui broker. Saham ini menggambarkan kepemilikan atas suatu perusahaan.

Misalnya, kita membeli saham PT ABC Tbk. Artinya kita memiliki sebagian dari perusahaan tersebut. Berapa besar persentase kepemilikan kita atas perusahaan tersebut? Itu tergantung berapa besar saham yang kita miliki dibandingkan dengan total seluruh saham yang dmiliki perusahaan.

Dari kepemilikan tersebut, kita bisa mendapatkan keuntungan dari dividen dan dari peningkatan harga saham. Setiap hari harga saham sebuah perusahaan bisa berubah-ubah. Pada dasarnya dalam pasar modal kita dapat memperjualbelikan saham tersebut seolah-olah memperdagangkan barang pada umumnya.

Cara kerjanya sama seperti jika kita membeli logam mulia dengan harga tertentu, kemudian menjualnya saat harga di pasaran sudah meningkat.

Di sinilah broker bekerja. Ketika kita ingin membeli atau menjual saham sebuah perusahaan, kita dapat menggunakan jasa broker. Mengapa harus menggunakan broker, dan tidak langsung membeli dan menjual saham ke perusahaan terkait?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ketahui dulu nih 3 fungsi utama broker:

1. Perantara Pedagang Efek

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, broker adalah perantara jual-beli saham untuk investor. Investor pemula dapat membeli saham sebuah perusahaan yang sudah go public melalui broker.

2. Penjamin Emisi Efek

Ketika sebuah perusahaan akan menjual sahamnya ke umum atau IPO, perusahaan tersebut harus memenuhi standar-standar tertentu yang telah ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain memenuhi standar-standar tersebut, perusahaan yang akan IPO juga harus memiliki broker yang dapat menjadi penjaminnya. Dalam hal ini broker berperan sebagai underwriter atau penjamin perusahaan yang akan menjual sahamnya secara umum di bursa.

3. Manajer Investasi

Mulai Investasi Saham
Seorang broker juga berperan sebagai manajer investasi (manajer investasi/businessht)

Sudah pernah mendengar istilah reksa dana? Reksa dana adalah salah satu produk investasi yang terdiri dari berbagai produk investasi sekaligus. Misalnya, sebuah produk reksa dana terdiri dari gabungan beberapa saham perusahaan serta obligasi. Dengan kata lain reksa dana adalah sebuah portofolio investasi.

Pihak yang mengelola portofolio tersebut disebut sebagai manajer investasi. Ada beberapa broker yang juga berperan sebagai manajer investasi.

Ada begitu banyak broker di pasar modal, tapi gak semua broker selalu memiliki ketiga fungsi tersebut. Biasanya sebuah broker hanya memiliki 1 atau 2 fungsi sekaligus. Hanya ada sedikit broker yang memiliki ketiga fungsi sekaligus, contohnya Mandiri Sekuritas.

Mengapa menggunakan broker?

Setiap perusahaan dapat menjual sahamnya dengan dua cara, yaitu secara pribadi atau melalui bursa. Jika menjual saham secara pribadi artinya perusahaan gak menjual sahamnya di bursa. Biasanya perusahaan langsung menjual sahamnya ke investor secara pribadi.

Sementara jika ingin menjual sahamnya secara umum, maka perusahaan harus menjualnya melalui bursa (inilah yang sebelumnya disebut dengan IPO). Untuk memperjualbelikan sahamnya di bursa, perusahaan dan investor harus bertransaksi melalui jasa broker.

Mulai Investasi Saham
broker tentunya bakal membantu para investor dalam membeli saham, terutama buat investor pemula (bursa efek indonesia/ go Muslim)

Hanya saja jika sebuah perusahaan mencari pendanaan dengan menjual saham secara pribadi, gak mungkin investor hanya membeli saham tersebut dengan nominal kecil, misalnya Rp 1 juta. Jika kita ingin membeli saham sebuah perusahaan secara pribadi, kita harus siap dengan modal yang sangat besar.

Bagi seorang investor pemula yang belum pernah berinvestasi sama sekali, pasti merasa sangat asing dengan berbagai prosedur serta teknik-teknik yang ada dalam pasar modal. Bayangkan jika kita harus membeli saham secara langsung ke perusahaan.

Sebagai investor pemula, selain permasalahan modal besar, kita juga pasti gak memiliki pengetahuan apa pun tentang bagaimana cara menganalisis kemungkinan keuntungan dari saham perusahaan tersebut.

Nah, broker dapat menjembatani permasalahan tersebut. Seperti disebutkan dalam fungsi pertama broker, yaitu menjadi perantara antara investor dengan perusahaan yang menjual saham.

Tetapi saham yang dijual kepada broker hanyalah perusahaan-perusahaan yang sudah memenuhi standar, dan sudah IPO. Artinya ada keterjaminan dalam investasinya jika dibandingkan dengan saat membeli sendiri saham dari sebuah perusahaan secara langsung.

Selain itu investor pemula juga gak harus selalu mengeluarkan modal yang sangat besar jika ingin membeli saham sebuah perusahaan melalui broker. Berbeda halnya jika membeli saham secara langsung kepada perusahaan.

Dalam investasi saham melalui broker, investor pemula seolah dapat membeli saham sebuah perusahaan secara eceran. Dengan begitu investor pemula memiliki kesempatan lebih besar untuk mendiversifikasi modal investasinya di beberapa perusahaan sekaligus.

Keuntungan berinvestasi melalui broker bagi pemula

Seorang investor pemula yang belum pernah berinvestasi biasanya masih buta arah ketika terjun ke dunia investasi. Diperlukan sedikit usaha untuk mempelajari ilmu-ilmu dasar mengenai investasi.

Broker dapat membantu mempermudah dan memfasilitasi proses berinvestasi ini. Karena itu cobalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai broker dan proses investasinya.

Gak perlu khawatir untuk mulai berinvestasi melalui broker. Dengan usaha dan kedisiplinan untuk mendalaminya, investor pemula juga bisa menjadi seorang investor yang sukses lho!

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Untungnya Investasi Saham Blue Chips, Cari Tahu Lebih Yuk!]

[Baca: Jangan Takut Investasi Saham, Kalau Bisa Kenapa Nggak]

[Baca: Investasi Saham Online dengan Modal Sedikit Bisa Untung Selangit, Gak Percaya?]

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.