Menurut Survei, Ini Media Sosial Paling Efektif Buat Jualan

2 menit
Media sosial jadi sarana buat jualan (Shutterstock)
Media sosial jadi sarana buat jualan (Shutterstock)

Platform media sosial Facebook di Indonesia masih menjadi salah satu platfrom yang paling digemari masarakat Indonesia.

Hingga saat ini, Facebook menyatakan telah digunakan oleh 130 juta pengguna di Indonesia. Bukan hanya sebagai sarana komunikasi dan berinteraksi, kini Facebook juga menjadi platfrom jual beli online.

Melalui ajang Facebook Indonesia Summit 2019 ini, Facebook memaparkan dampak ekonomi yang terjadi dengan hadir nya  Facebook, Instagram, dan WhatsApp di Indonesia.

Sebelumnya, Facebook telah melakukan survei yang dilakukan pada 27 Juni hingga 6 Agustus 2019. Survei ini bekerja sama dengan PT Pricewaterhouse Coopers Indonesia Advisory bersama dengan Institute for Development 0f Economics and Finance (INDEF).

Adapun, dalam survei tersebut jumkah responden yang ikut disurvei yakni 1.220 pengguna internet umum di seluruh Indonesia. Kemudian 1.033 pelaku bisnis UMKM yang memakai Facebook, Instagram, dan WhatsApp, 565 organisasi yang memakai Facebook, serta 410 lembaga pemerintah yang menggunakan Facebook.

Facebook Inspirasi Orang Buat Usaha

Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Ruben Hatari, mengungkapkan, dari hasil survei tersebut terdapat 43 persen pelaku usaha kecil dan menengah menggunakan platfrom Facebook Group untuk mencari inspirasi bisnis.

“Ada 43 persen usaha yang berawal dari keluarga aplikasi Facebook. Sementara, 89 persen dari responden setuju mereka telah memakai aplikasi-aplikasi milik Facebook untuk mengembangkan bisnis,” ungkap Ruben.

Tak hanya sebagai mencari inspirasi bisnis dan usaha, Facebook, Instagram, dan WhatsApp juga digunakan oleh pelaku usaha di Indonesia untuk melakukan riset ide usaha, proses produksi, pemasaran, hingga ke proses penjualan.

Sebab, para pelaku usaha tersebut Facebook, Instagram, dan WhatsApp untuk memasarkan produk usahanya dan mengajak audiens untuk berbelanja.

Kemudian, sebesar 75 persen pelaku bisnis menyatakan pemanfaatan Facebook juga dinilai memberikan penghematan anggaran pemasaran. Sedangkan 63 persen mengatakan, pengunaan Facebook, Instagram, WhatsApp meminimalisir biaya layanan pelanggan.

“Sementara 92 persen pelaku UMKM yang disurvei juga menyebut penggunaan Facebook, Instagram, dan WhatsApp membantu meningkatkan jumlah pembeli,” papar Ruben.

Selain itu, 74 persen pelaku bisnis menyatakan penggunaan Facebook, Instagram, dan WhatsApp memberikan dampak positif pertumbuhan bisnis dan operasional yang efisien.

Sedangkan bagi konsumen, sebesar 69 persen konsumen individu mengatakan, penggunaan media sosial membantu konsumen mengetahui produk, layanan, dan penjual.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.