Biar Untung Terus! Begini 5 Kiat Memilih Bisnis Waralaba yang Tepat

3 menit
bisnsi waralaba
Biar Untung Terus! Begini 5 Kiat Memilih Bisnis Waralaba yang Tepat, (Ilustrasi/Shutterstock).

Bisnis waralaba menjadi salah satu pilihan usaha yang paling menggiurkan saat ini. Sebagai mitra kamu gak perlu lagi mempersiapkan usaha berdiri dari awal termasuk dalam hal promosi. 

Pada umumnya, waralaba udah memiliki nama yang cukup dikenal oleh banyak orang. Kesepakatan kemitraannya juga gak mudah, tinggal membayar sejumlah uang, kamu bakal mendapatkan seperangkat alat untuk jualan, termasuk juga dengan karyawan terlatih.  

Tapi buat menjalankannya dan membuat bisnis tetap eksis membutuhkan kecerdasan manajemen dari mitranya. Kalau mitranya terkesan lepas tangan dan cuma pengin tahu untungnya aja gak bakal sukses juga, meskipun waralabanya udah memiliki nama besar. 

Selain kemampuan manajemen, satu hal yang bisa bikin sukses adalah pemilihan waralaba itu sendiri. Saat ini sudah banyak beredar waralaba dengan berbagai jenis bisnis

Ada yang jualan makanan, minuman ringan, sampai menawarkan jasa. Nah, jika kamu mau sukses bisnis waralaba, jangan sampai salah pilih. Selain pertimbangan harga kemitraan, ada beberapa hal yang mesti di kamu perhatikan sebelum memulai bisnis ini.

Baca juga: 5 Bisnis yang Menguntungkan dengan Target Pasar Orang Malas

1. Sesuaikan dengan budget

bisnis waralaba
Saat memulai bisnis ini kamu usahakan sesuaikan dengan bujet, (Ilustrasi/Shutterstock).

Setiap bisnis atau usaha waralaba pasti menggunakan sistem biaya kemitraan. Biaya tersebut biasanya digunakan buat membayar merek, peralatan penunjang usaha, bahan baku, dan pengangkatan karyawan ahli. 

Tapi masing-masing merek dagang memiliki peraturan kemitraan sendiri-sendiri. Intinya sih usahakan membuka waralaba yang sesuai dengan budget-mu. 

Kalau bisa juga jangan utang buat terjun ke bisnis ini. Karena, nantinya keuntungan nanti masih harus dibagi dengan pihak pewaralaba. Nah kalau kamu utang, keuntungan bersih mu nanti bakal terbebani buat membayar cicilannya. Makin sedikit deh keuntungan yang didapatkan.

Baca juga: 6 Cara Memilih Nama Merek Buat Bisnis Baru Kamu yang Mudah Diingat

2. Pastikan reputasi pewaralaba baik 

bisnis waralaba
Saat memulai usaha waralaba kamu juga mesti melihat reputasi mitra kamu, (Ilustrasi/Shutterstock).

Sebagai pemilik modal, tentu kamu pengin bermitra dengan waralaba yang jelas. Tujuannya buat menjamin prospek bisnis dalam jangka panjang. Oleh sebabnya, perlu kamu melakukan riset kecil-kecilan terlebih dahulu tentang track record pewaralaba. 

Yang perlu kamu ketahui misalnya, sudah berapa lama bisnis waralaba tersebut berdiri, berapa gerai yang telah eksis, dan bagaimana keuntungan didapatkan rata-rata. Semua itu bisa kamu dapatkan di internet, atau bertanya langsung ke pihak yang telah bermitra dengan pewaralaba. 

Baca juga: Belum Banyak yang Tahu, Ini Lho Crazy Rich Indonesia Pemilik Puri Indah Mall

3. Pilih jenis bisnis waralaba yang tak lekang oleh waktu 

bisnis waralaba
Pilih bisnis yang gak bakal tergerus tren, (Ilustrasi/Shutterstock).

Ada banyak jenis waralaba yang bisa kamu pilih, mulai dari makanan berat, makanan ringan, minuman kekinian, sampai jasa. Tapi, pastikan kalau kamu memilih waralaba yang kira-kira akan tetap eksis dalam jangka waktu lama bahkan ketika terjadi krisis. Hindari pemilihan waralaba yang didasari atas tren. 

Waralaba yang hanya berdasarkan pada tren gak akan bertahan dalam waktu yang lama, seperti misalnya es kepal Milo. Dulu saat pertama kalinya booming, hampir di setiap sudut jalanan ada pedagang es kepal Milo. Tapi kini, popularitas mereka mulai meredup hanya dalam itungan kurang dari lima tahun. 

4. Pilih yang bisa dinikmati segala kalangan  

bisnis waralaba
Jangan memilih bisnis ini yang terlalu segmented, (Ilustrasi/Shutterstock).

Cakupan pangsa pasar juga harus diperhatikan saat memilih. Carilah produk waralaba yang kira-kira bisa disukai oleh banyak orang. Jangan terlalu eksklusif untuk beberapa kalangan saja, karena berpotensi bisa mempersingkayt usia eksistensi bisnis mu ke depannya. 

Lagi-lagi kita mengambil contoh waralaba es kepal Milo. Jenis kudapan dingin seperti itu mungkin hanya disukai oleh anak-anak muda saja. Buat kalangan yang tua mungkin gak  akan menikmatinya karena alasan terlalu banyak gula dan tidak sehat buat kondisi tubuh mereka. 

5. Pilih yang biaya royaltinya rendah 

bisnis waralaba
Usahakan pilih yang royaltinya gak terlalu gede ya, (Ilustrasi/Shutterstock).

Royalti atau sistem bagi hasil merupakan cara bisnis waralaba tetap eksis. Sebagai mitra, tentu kita penginnya keuntungan yang besar. 

Nah, carilah pewaralaba yang memiliki harga royalti rendah. Ada yang bagi hasil 50:50, 60:40, ada juga yang 70:30. 

Pilih yang paling menguntungkan kamu sebagai mitra, karena meski nama besar berasal dari pewaralaba yang menjalankan usaha ya kamu sendiri. 

Itulah kelima tips memilih bisnis waralaba biar meraup keuntungan banyak. Setelah berhasil memilih, jangan lupa juga mempertimbangkan pemilihan lokasi. Carilah lokasi yang kira-kira ramai dan mudah diakses orang. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.