10 Indikator Bikin Vietnam Lebih Baik dari Indonesia dalam Kemudahan Berbisnis

5 menit
memulai bisnis
10 Indikator Bikin Vietnam Lebih Baik dari Indonesia dalam Kemudahan Berbisnis, (Ilustrasi/Shutterstock).

Memulai bisnis di Vietnam disebut-sebut lebih mudah ketimbang Indonesia. Buktinya aja selama perang dagang antara Amerika Serikat dan China, sebanyak 23 perusahaan dari 33 perusahaan yang hengkang dari negeri Tirai Bambu lebih memilih Vietnam sebagai tujuan pemindahan.

Informasi inilah yang bikin Presiden Joko Widodo heran bercampur kesal. Dalam rapat terbatas di Kantor Presiden pada Rabu (4/9), Presiden menyampaikan informasi tersebut seraya mengatakan pentingnya Pemerintah menyelesaikan persoalan ini.

Kecenderungan para investor memilih Vietnam ketimbang Indonesia tentu mengundang banyak pertanyaan. Apa sebabnya para investor setelah keluar dari China memilih memulai bisnis di Vietnam daripada Indonesia?

Dalam rilis laporan Ease of Doing Business dari Bank Dunia, sebanyak 190 negara telah mendapat penilaian terkait kemudahan berbisnis

Penilaian ini menggunakan beberapa indikator, yaitu memulai sebuah bisnis, perizinan konstruksi, akses listrik, mendaftarkan properti, mendapatkan kredit, perlindungan terhadap investor minoritas, pembayaran pajak, perdagangan lintas batas, penegakan kontrak, hingga mengatasi kebangkrutan.

Lalu, seperti apa perbandingan antara Indonesia dan Vietnam dilihat dari indikator-indikator tersebut? Berikut ini ulasannya.

Baca juga: Bisa Untung Besar! Begini Cara Memulai Bisnis Ternak Ayam

1. Dilihat dari indikator memulai sebuah bisnis, Vietnam lebih baik dari Indonesia

memulai bisnis
Dilihat dari indikator memulai sebuah bisnis, Vietnam lebih baik dari Indonesia, (Ilustrasi/Shutterstock).

Dari data Bank Dunia, Vietnam lebih baik dalam urusan memulai bisnis ketimbang Indonesia. Fakta ini tercermin dari posisi Vietnam yang berada di peringkat 104 dari indikator Starting a Business. Sementara Indonesia menempati peringkat 134.

Penilaian menurut indikator Starting a Business mengukur seberapa baik prosedur pengurusan memulai dan mengoperasikan usaha secara legal, waktu prosedur pengurusan tersebut, biaya pengurusan, hingga modal minimal yang disetor.

Baca juga: 7 Bisnis Diprediksi Bakal Bermunculan Saat Mobil Listrik Menjamur di Indonesia

2. Dilihat dari indikator perizinan konstruksi, Vietnam lebih baik dari Indonesia

memulai bisnis
Dilihat dari indikator perizinan konstruksi, Vietnam lebih baik dari Indonesia, (Ilustrasi/Shutterstock).

Pada indikator ini pun, Vietnam ternyata lebih baik dari Indonesia. Vietnam menempati peringkat 21 menurut indikator Dealing with Construction Permits. Sementara Indonesia menempati peringkat 112.

Bank Dunia menilai indikator Dealing with Construction Permits berdasarkan prosedur pembangunan gudang secara legal, waktu yang diperlukan buat menyelesaikan setiap prosedur, biaya yang diperlukan buat menyelesaikan setiap prosedur (tanpa suap), hingga indeks kontrol kualitas gedung.

Baca juga: Punya Bisnis Online Mau Untung dan Ekspansif? Ini Syaratnya

3. Dilihat dari indikator akses listrik, Vietnam juga lebih baik ketimbang Indonesia

memulai bisnis
Dilihat dari indikator akses listrik, Vietnam juga lebih baik ketimbang Indonesia, (Ilustrasi/Shutterstock).

Lagi, Vietnam ternyata lebih baik dari Indonesia dilihat dari indikator Getting Electricity. Vietnam berada di peringkat 27 berdasarkan indikator ini, sedangkan Indonesia berada di peringkat 33.

Indikator Getting Electricity dinilai dengan mempertimbangkan prosedur mendapatkan sambungan listrik, waktu yang dibutuhkan buat menyelesaikan setiap prosedur, biaya dibutuhkan buat menyelesaikan setiap prosedur, keandalan pasokan dan transparansi tarif, hingga tarif listrik.

4. Dilihat dari indikator mendaftarkan properti, Vietnam jauh lebih baik ketimbang Indonesia

memulai bisnis
Dilihat dari indikator mendaftarkan properti, Vietnam jauh lebih baik ketimbang Indonesia, (Ilustrasi/Shutterstock).

Vietnam ternyata juga lebih baik dari Indonesia kalau dilihat dari indikator Registering Property. Vietnam bisa menempati peringkat 60, sedangkan Indonesia cuma bisa berada di peringkat 100.

Ukuran yang dinilai dari indikator Registering Property meliputi prosedur pengalihan nama pada properti gak bergerak, waktu yang diperlukan buat menyelesaikan setiap prosedur, biaya yang diperlukan buat menyelesaikan setiap prosedur, hingga indeks kualitas administrasi pertanahan.

5. Dilihat dari indikator mendapatkan kredit, Vietnam juga berada di atas Indonesia

memulai bisnis
Dilihat dari indikator mendapatkan kredit, Vietnam juga berada di atas Indonesia, (Ilustrasi/Shutterstock).

Dengan peringkat 32, Vietnam berada di atas Indonesia dilihat dari indikator Getting Credit. Indonesia sendiri harus puas berada di peringkat 44.

Apa yang dinilai Bank Dunia dari indikator Getting Credit? Indikator ini dinilai berdasarkan indeks hak hukum terkait pinjam meminjam, indeks informasi kredit, cakupan biro kredit, hingga cakupan credit registry.

6. Dilihat dari indikator perlindungan terhadap investor minoritas, Indonesia lebih baik dari Vietnam

Memulai bisnis
Dilihat dari indikator perlindungan terhadap investor minoritas, Indonesia lebih baik dari Vietnam, (Ilustrasi/Shutterstock).

Indonesia menempati peringkat di atas Vietnam berdasarkan indikator Protecting Minority Investors. Indonesia diketahui berada di peringkat 51, sedangkan Vietnam berada di peringkat 89.

Indikator Protecting Minority Investors dinilai dengan melihat indeks pengungkapan, indeks tanggung jawab direktur, indeks kemudahan pemegang saham, indeks tingkat benturan kepentingan regulasi, indeks hak pemegang saham, indeks tingkat kepemilikan dan kontrol, indeks tingkat transparansi perusahaan, indeks tingkat tata kelola pemegang saham, hingga indeks tingkat kekuatan perlindungan investor minoritas.

7. Dilihat dari indikator pembayaran pajak, Indonesia juga lebih baik dari Vietnam

memulai bisnis
Dilihat dari indikator pembayaran pajak, Indonesia juga lebih baik dari Vietnam, (Ilustrasi/Shutterstock).

Indonesia juga lebih baik dari Vietnam berdasarkan indikator Paying Taxes. Indonesia berada di peringkat 112, sedangkan Vietnam menempati peringkat 131.

Penilaian indikator Paying Taxes menggunakan sejumlah ukuran, yaitu pembayaran pajak buat perusahaan manufaktur di Indonesia, waktu yang diperlukan buat mematuhi tiga pajak utama, total pajak dan tingkat kontribusi, hingga Postfiling Index.

8. Dilihat dari indikator perdagangan lintas batas, Vietnam lebih unggul dari Indonesia

memulai bisnis
Dilihat dari indikator perdagangan lintas batas, Vietnam lebih unggul dari Indonesia, (Ilustrasi/Shutterstock).

Kalau dilihat dari indikator Trading Across Borders, Vietnam dapat peringkat 100. Vietnam lebih baik ketimbang Indonesia yang cuma mendapat peringkat 116.

Indikator Trading Across Borders dinilai dengan ukuran-ukuran, yaitu kepatuhan dalam mempersiapkan dokumen, kepatuhan di perbatasan, hingga transportasi domestik.

9. Dilihat dari indikator penegakan kontrak, Vietnam lebih baik dari Indonesia

memulai bisnis
Dilihat dari indikator penegakan kontrak, Vietnam lebih baik dari Indonesia, (Ilsutrasi/Shutterstock).

Vietnam menempati peringkat 62 dilihat dari indikator Enforcing Contracts. Dengan peringkat tersebut, Vietnam mengalahkan Indonesia yang berada di peringkat 146.

Penilaian indikator Enforcing Contracts menggunakan ukuran-ukuran, seperti waktu yang diperlukan buat menegakkan kontrak lewat pengadilan, biaya diperlukan buat menegakkan kontrak melalui pengadilan, hingga indeks kualitas proses pengadilan.

10. Dilihat dari indikator mengatasi kebangkrutan, Indonesia jauh lebih baik daripada Vietnam

memulai bisnis
Dilihat dari indikator mengatasi kebangkrutan, Indonesia jauh lebih baik daripada Vietnam, (Ilustrasi/Shutterstock).

Pada indikator Resolving Insolvency, Indonesia menempati peringkat 36. Posisi jauh di atas Vietnam yang menempati peringkat 133.

Indikator Resolving Insolvency dinilai dengan mempertimbangkan waktu yang diperlukan buat memulihkan utang. Biaya yang diperlukan buat memulihkan utang, tingkat pemulihan buat kreditor, hingga indeks kekuatan kerangka kerja kepailitan.

Nah, itu tadi perbandingan antara Indonesia dan Vietnam dalam urusan memulai bisnis. Secara keseluruhan, Vietnam tetap lebih baik dibanding Indonesia. Vietnam berada di peringkat 69, sedangkan Indonesia di peringkat 73. Semoga informasi barusan bermanfaat ya! (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!