Menteri PUPR Pemimpin Proyek Infrastruktur yang Menggusur Rumahnya Sendiri

3 menit
Menteri PUPR
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pemimpin infrastruktur yang menggusur rumahnya sendiri (Instagram/@kemenpupr)

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono masih menjadi topik hangat pembicaraan karena kediaman pribadinya akan digusur untuk pembangunan jalan Tol Becakayu, Bekasi, Jawa Barat.

Kabar yang menuai pujian banyak pihak itu disampaikan mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd.

Saat itu, Mahfud menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar di kediaman dinas Menteri PUPR dan sempat berfoto bersama keluarga Basuki Hadimuljono.

“Menarik, rumah pribadi Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono di Bekasi akan digusur utk [untuk] proyek jalan tol,” tulisnya, Rabu 15 Mei 2019.

Mahfud mengungkapkan, Basuki yang menjabat Menteri PUPR notabene merupakan pimpinan pembuatan jalan. Mahfud sempat membandingkan pejabat daerah yang membelokkan rencana jalan tol agar tidak melewati tanah pribadinya.

“Hormat utk [untuk] Pak Basuki,” ungkap Mahfud.

Sikap legowo Basuki merelakan tanahnya digusur untuk kepentingan orang banyak itupun diapresiasi banyak orang. 

Untuk mengetahui fakta menarik tentang menteri berusia 64 tahun tersebut, yuk simak ulasannya di sini:

Menteri yang berkarier sebagai PNS selama 30 tahun

Menteri PUPR
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berkarier sebagai PNS selama 30 tahun (Instagram/@kemenpupr)

Pemilik nama lengkap Ir. Mochamad Basuki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D. adalah Menteri PUPR pada Kabinet Kerja 2014 – 2019.

Lahir dari keluarga tentara, hampir seluruh kariernya dihabiskan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Basuki sempat menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum periode 2005–2007, sebelum menempati posisi sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum periode 2007–2013.

Sejak 2013, menteri kelahiran Surakarta, 5 November 1954 itu menjabat sebagai Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum hingga ditunjuk Jokowi sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Sejak 2013, dia menjabat sebagai Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum hingga ditunjuk Jokowi sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Suami Kartika Basuki itu oleh Presiden Jokowi dinilai sebagai profesional dan pakar di bidangnya.

“Pak Basuki merupakan sosok yang sesuai untuk menempati pos Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ungkap Jokowi seperti dilansir Kompas.com.

Baca juga: Susi Pudjiastuti Bikin Heboh di Runway, 4 Menteri Ini Juga Gak Mau Kalah Jadi Model

Latar belakang pendidikan memuluskan kariernya

Menteri PUPR
Latar belakang pendidikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Instagram/@kemenpupr)

Basuki meraih gelar sarjana (S-1) Teknik Geologi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada 1979, Basuki langsung memilih berkarier sebagai PNS. Dia kemudian meneruskan pendidikan magister dan doctoral di Colorado University pada 1987-1992.

Sepulangnya ke Tanah Air, Basuki kala itu merupakan satu-satunya pegawai Kementerian PU lulusan S3. Kariernya pun perlahan pasti menanjak hingga akhirnya menjadi dirjen pada usia 49 tahun.

Basuki menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan pada 2005-2007. Kemudian mengenyam jabatan Inspektur Jenderal pada 2007-2013 dan Direktur Jenderal Penataan Ruang pada 2013-2014.

Setelah berkarier lebih dari 30 tahun sebagai PNS, Basuki akhirnya didapuk Presiden Jokowi memimpin Kementerian PUPR pada Oktober 2014.

Dia menjadi menteri pertama penggabungan dua kementerian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat.

Mantan Komisaris Utama WIKA

Menteri PUPR
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mantan Komisaris Utama WIKA (Instagram/@kemenpupr)

Selain berkarier sebagai PNS, Basuki Hadi Muljono juga pernah menjadi Komisaris Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Selain itu, dia juga sempat beberapa kali masuk ke media massa kala ditunjuk sebagai anggota tim penanggulangan lumpur Lapindo pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pembantu presiden menggarap proyek infrastruktur di Indonesia

Menteri PUPR
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pembantu presiden menggarap proyek infrastruktur (Instagram/@kemenpupr)

Loyalitas Basuki pun terbukti dari rampungnya banyak proyek infrastruktur. Pembangunan jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera, serta jalan Trans Papua yang terbengkalai di era pemerintahan sebelumnya, menunjukkan progres signifikan.

Jalan tol Trans Jawa bahkan kini hampir rampung dan ditargetkan tersambung seluruhnya di tahun ini. Saat peresmian Jalan Tol Gempol-Pasuruan pertengahan tahun ini, Jokowi bahkan membanggakan pekerjaan Basuki dan memberikannya julukan Daendels baru.

Daendels merupakan Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang memimpin pembangunan jalan mulai dari Anyer, Banten hingga Panarukan, Jawa Timur.

Julukan Daendles diberikan Jokowi kepada Basuki lantaran ia berhasil mengebut pembangunan jalan tol dari Merak-Banyuwangi atau Tol Trans Jawa.

Itulah empat fakta mengenai Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Gimana menurut kamu?

Chaerunnisa
Chaerunnisa

Senang menulis dan belajar banyak hal. Semoga karya saya selalu bisa dinikmati dan bermanfaat bagi semua.

Mau lebih cerdas kelola uang?

Dapatkan tips saham, karier, inspirasi bisnis dan konten menarik lainnya!