Punya Lingkaran Pertemanan yang Hobi Buang-Buang Uang, Begini Cara Menghadapinya

3 menit
Pertemanan Sehat dan Jauh dari Foya-Foya (Shutterstock).
Pertemanan Sehat dan Jauh dari Foya-Foya (Shutterstock).

Ada yang bilang, memilih lawan lebih mudah ketimbang kawan. Mungkin memang benar, jika memilih pertemanan sehat bukan hal mudah di era masa kini. Terlebih ketika kamu berada di lingkaran dengan orang-orang yang selalu mengikuti tren. 

Sudah pasti gaya hidupnya akan jauh lebih boros jika selalu mengikuti tren yang ada. Untuk itu, perlu berhati-hati jika kamu berada di lingkaran tersebut. Pastikan jauhi pintu gerbang dimana keuangan akan menjadi minus, bahkan terpuruk. Gak pengin kan punya lilitan utang di bank?

Apalagi kalau ternyata utang itu hanya untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya konsumtif. Wah sudah sepatutnya harus dihentikan. Lebih baik untuk menahan hasrat membeli saat kondisi uang tidak mencukupi. Menahan keinginan sementara akan membantumu bahagia di masa depan. Abaikan lingkungan sosial yang terus menerus memberikan tekanan.

Bila Anda berada di lingkungan pertemanan yang boros dan gemar berfoya-foya, ingatlah hal berikut ini:

Baca juga: Sejuta Pesona Danau Toba, Wisata Kaya Budaya di Jantung Tanah Batak

1. Konsisten atur keuangan

Pertemanan Sehat
Mengatur keuangan (Shutterstock).

Jika ingin hidupmu bahagia tanpa jeratan utang, memang diperlukan konsistensi dalam mengatur pola keuangan. Hidup bahagia kan gak selamanya berhubungan dengan gaya hidup mahal. Banyak cara kok untuk mensiasatinya. 

Coba fokus untuk menjalani aktivitas yang dilakukan. Jika sedang berkumpul dengan teman, dan ada ajakan ke bioskop, kamu gak selalu harus mengiyakan kok. Buatlah penolakan halus agar pertemanan tetap terjaga meski kamu ogah untuk berfoya-foya. 

Sesekali, ajaklah mereka untuk melakukan gaya hidup sehat dan hemat. Seperti jogging di hari Minggu pagi, atau bersepeda bersama. Selain sehat, keseruan yang dirasakan juga pasti berbeda. Prioritaskan kebutuhan yang bersifat primer agar tetap bisa berhemat dengan cara yang menyenangkan. 

2. Fokus pada utang

Rahayu Saraswati
Fokus pada utang (Shutterstock).

Jika kamu memiliki utang lebih baik fokus untuk melunasinya. Ketimbang mengikuti alur kehidupan hedon yang justru malah semakin menyebabkan utangmu gak kebayar-bayar. Cobalah lebih realistis dengan tidak menutupi utang itu. Utang adalah kewajiban yang harus dibayar lebih dulu setiap kali menerima pemasukan. 

Baca juga: Menyusuri Keindahan Ketawai, Pulau Tak Berpenghuni di Bangka Belitung

3. Hidup sesuai dengan kenyataan

Pertemanan Sehat
Hidup sesuai dengan kenyataan (Shutterstock).

Kalau kamu terlahir bukan dari keluarga kaya, coba untuk menerima hal itu dengan lapang dada. Sehingga gak ada waktu untuk melakukan segala cara agar bisa masuk ke lingkungan pertemanan yang suka berfoya-foya. 

Jalani hidup dengan biasa saja, bekerja untuk mendapatkan uang, dan tabunglah hasilnya tersebut. Coba ukur kemampuan finansial untuk bisa memetakan kondisi keuangan ke depan. Jangan sampai memaksakan diri untuk hal-hal yang sebenarnya tak mampu untuk dipenuhi. 

Buat perencanaan yang matang apa yang bakal kamu lakukan dengan uangmu tersebut. Jika ingin menabung, lakukanlah. Atau ingin jalan-jalan ke luar negeri bisa kamu wujudkan dengan tabungan tersebut. 

4. Cari pertemanan sehat dan suportif

Pertemanan Sehat
Pertemanan yang suportif (Shutterstock).

Menjalani hari seorang diri memang sangat berat. Carilah seseorang yang bisa lebih suportif demi mewujudkan pertemanan sehat. Teman-teman yang mendukung akan mempermudah langkah ketika kamu mengambil sebuah keputusan. Mereka juga bisa mengigatkan kamu jika melakukan kesalahan, bukan malah menjerumuskan. 

Kamu juga harus bisa hidup tanpa ketergantungan dari orang lain. Buatlah komitmen dari apa yang sudah direncanakan sebelumnya. Pilih teman yang sesuai dengan gaya hidup kamu. Kalau dia hidup sederhana, kamu pasti juga bisa seperti itu. Ingat, yang memengaruhi hidup kita terkadang lebih banyak dari pengaruh lingkungan. 

Kalau kamu salah memilih pergaulan, hidupmu juga gak akan jadi lebih baik. 

5. Tegas pada diri sendiri

Pertemanan Sehat
Tegas pada diri sendiri (Shutterstock).

Tegas pada diri sendiri akan berbuah manis di kehidupan masa datang. Apalagi jika saat ini kamu merasa sedang berada di keuangan yang tidak stabil. Meski nanti sudah berhasil melunasi semua utang, gak ada salahnya tegas pada diri sendiri dalam hal finansial tetap dilakukan. 

Dengan komitmen, itu akan membantu kamu memiliki kebiasaan baik. Kondisi finansialmu juga akan stabil jika terbiasa hidup sederhana. Nah itu tadi cara yang bisa kamu lakukan agar bisa memiliki lingkaran pertemanan sehat. Kalau memang gak mampu berteman dengan gaya hidup tinggi, lebih baik mundur. Jangan paksakan untuk mengimbangi kehidupan yang gak bisa kamu wujudkan. (Editor: Winda Destiana Putri). 

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be