Mitos Mengelola Keuangan Ini Sering jadi Alasan Buat Gak Bikin Bujet

Mengelola Keuangan

Mitos. Kata ini amat lekat dengan kehidupan orang Indonesia kebanyakan. Tak terkecuali mitos mengelola keuangan.

Mitos sering menghalangi orang untuk berbuat sesuatu hal, entah itu baik atau buruk. Khusus untuk mitos mengatur keuangan ini, malah sering jadi alasan buat hal yang sebenarnya menguntungkan: bikin bujet.

Bujet keuangan adalah segalanya demi fondasi finansial yang kokoh. Tanpa bujet, kita bakal seperti toren yang karatan, mudah bolong dan airnya bocor ke mana-mana.

Kalau toren bocor sih mudah mengatasinya. Kalau keuangan yang bocor, susah nambalnya jika gak piawai.

Di bawah ini ada sejumlah mitos mengelola keuangan yang sering jadi alasan buat gak bikin bujet. Lihat apakah ada di antaranya yang juga menghalangimu.

1. Bikin bujet rumit

Yang bilang bikin bujet itu rumit pasti seorang manajer keuangan di perusahaan atau pegawai pemerintahan yang ngurusi anggaran. Kalau buat orang biasa, baik lajang maupun yang sudah berkeluarga, bikin bujet gak pernah rumit.

mengelola keuangan
Memang, tapi gak serumit memutuskan mau pacaran LDR atau putus (esol.britishcouncil.org)

Inti sebuah bujet adalah daftar pemasukan dan pengeluaran. Jadi, cukup tulis berapa pemasukanmu dan berapa pengeluaranmu dalam sebulan. Pakai alat tulis saja cukup.

Bahkan saat ini udah ada aplikasi di ponsel yang bisa membantu bikin bujet dengan lebih lengkap. Coba deh searching di App Store atau Google Play dengan kata kunci “pengatur keuangan”. Pasti muncul banyak pilihan aplikasi, tinggal pilih mana yang dinilai paling pas.

[Baca: 6 Aplikasi Android dan iOS Ini Bisa Ngasih Kamu Uang Lho]

2. Harus pintar itung-itungan

Betul, bujet itu urusannya dengan angka-angka. Namun bukan berarti kita mesti pintar itung-itungan untuk bikin bujet.

Seperti disebutkan di atas, inti sebuah bujet adalah poin-poin penghasilan dan pengeluaran, beserta nominal masing-masing. Pokoknya, jangan sampai pengeluaran melebihi penghasilan. Simpel to?

Kemampuan matematika yang terpakai ya hanya pertambahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian. Gak ada sinus, kosinus, atau diagram-diagram rumit.

3. Lama bikinnya

mengelola keuangan
Gak bakal selama penantian fan Liverpool untuk menjuarai liga kok (me.me)

Bikin bujet jelas butuh proses. Tapi gak lama kok. Paling sejam juga kelar. Apalagi jika ada bantuan aplikasi.

Mungkin yang berkeluarga bakal butuh waktu lebih lama karena kebutuhan yang lebih banyak. Juga diperlukan konsultasi serta komunikasi dengan anggota keluarga.

Namun tetap saja. Paling hanya beberapa jam untuk mematangkannya. Toh, adanya bujet bisa dijadikan sarana investasi masa depan, biar finansial lebih terjaga.

[Baca: Ternyata Ini Nih 5 Kesalahan Kaum Milenial dalam Mengatur Keuangan]

4. Gak bisa senang-senang

Mengelola keuangan berbeda dengan membatasi semua pengeluaran. Sebaliknya, bujet membantu kita mengendalikan keuangan agar masih ada sisa untuk bersenang-senang.

Tanpa bujet, besar kemungkinannya kita mengalokasikan anggaran senang-senang lebih dari kebutuhan pokok. Dengan adanya bujet, kita dapat mengatur sejauh mana menggelontorkan dana untuk rekreasi.

Prioritas keuangan tentunya adalah kebutuhan. Adapun rekreasi bukanlah kebutuhan pokok. Terlebih rekreasi gratis juga banyak tersedia dan gampang diakses kok. Jalan-jalan di taman, misalnya.

5. Udah punya bujet kok

mengelola keuangan
Yakin bujetmu valid? (mebfinansegitim.com)

Bujet itu seperti aplikasi di ponsel, butuh update. Jadi, jangan bilang udah punya bujet kalau yang dipakai itu dibikin bulan lalu.

Semestinya bujet di-update setidaknya tiap bulan. Sebab, bisa saja pemasukan dan pengeluaran bulan ini berbeda dengan bulan lalu.

Terutama pengeluaran ya. Misalnya bulan lalu masih harus bayar cicilan, bulan ini cicilan udah lunas. Kalau bulan ini ada alokasi cicilan lagi, larinya ke mana coba?

Mengelola keuangan dengan bikin bujet adalah perkara remeh yang bernilai signifikan untuk kepastian masa depan finansial. Sayangnya, masih banyak yang menyepelekannya.

Mitos-mitos di atas menjadi salah satu faktor yang sering jadi alasan. Semoga kita gak termasuk di antara orang-orang yang suka bikin alasan itu. Yuk mulai mengelola keuangan dari sekarang!

[Baca: Ternyata Disiplin Bikin Bujet Punya Manfaat Buat Rumah Tangga Loh]

 

Hardian
Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560