Bukan Mobil Nasional! Jalan Panjang nan Berliku Esemka Kebanggaan Jokowi

4 menit
mobil esemka
Jokowi di dalam kabin mobil Esemka. (Instagram/@jokowi)

Jumat (6/9) kemarin, Presiden Jokowi meresmikan pabrik mobil Esemka yang ada di Boyolali. Mobil yang dibangun dari tangan-tangan terampil anak sekolah menengah kejuruan ini eksistensinya telah dinanti-nanti. 

Namun, alih-alih disebut mobil nasional, Esemka menolak sebutan tersebut. Pasalnya, Presdir PT Solo Manufaktur Kreasi, Eddy Wirajaya, menyebut bahwa mereka adalah perusahaan swasta yang tidak mendapat sokongan dari pemerintah untuk mengembangkan Esemka.

Kendati demikian, sejak kemunculannya, embel-embel mobil nasional kerap disematkan pada Esemka. Tapi sayang, jalan Esemka gak mulus begitu saja. 

Berikut ini lika-liku perjalanan mobil Esemka karya anak Solo, dikutip dari berbagai sumber. 

Baca juga: Ini Fakta Menarik Porsche Taycan yang Harganya Rp 2 Miliaran, Minat Beli?

1. Merupakan proyek gabungan siswa SMK di Surakarta 

mobil esemka
Awalnya proyek gabungan anak-anak SMK di Solo Raya dan Jateng. (Instagram/@esemka_indonesia)

Dimulai dari 2007, mobil Esemka merupakan proyek peningkatan keterampilan anak SMK khususnya di Surakarta, untuk menciptakan mobil sendiri. Dalam proses pembuatannya mereka bermitra dengan banyak perusahaan otomotif asal tanah air seperti misalnya PT Autocar Industri Komponen dan bengkel Kiat Motor asal Klaten.

Singkat cerita, didirikanlah PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) pada tahun 2010. PT SMK kemudian bekerja sama dengan pabrik asal China, Guangdong Foday Automobile (GFA) untuk meluncurkan dua mobil mereka yaitu Rajawali dan Bima. 

Baca juga: Punya Rating Keselamatan Bintang 5, Ini Deretan City Car Paling Aman!

2.  Jadi kendaraan dinas Pemkot Solo tahun 2012 

mobil esemka
Pernah jadi kendaraan dinas Pemkot Solo tahun 2012. (Instagram/@esemka_indonesia)

Popularitas Esemka semakin dikenal ketika Walikota dan Wakil Walikota Solo, waktu itu Joko Widodo dan Hadi Rudyatma memutuskan menggunakan Esemka sebagai kendaraan dinasnya. Saat mobil diserahterimakan ke Jokowi pada Januari 2012, mobil tersebut belum langsung bisa dioperasikan. 

Kendalanya saat itu adalah karena belum adanya sertifikat uji kelaikan jalan dari Kemenhub. 

Hingga akhirnya mobil dibawa ke Jakarta untuk diuji emisi. 

Baca juga: 10 Model Mobil Keluarga yang Disuntik Mati di Indonesia, Minat Membelinya?

3. Sempat gak lulus uji emisi 

mobil esemka
Beberapa kali lakukan uji emisi. (Instagram/@esemka_indonesia)

Saat pertama kali diujikan pada Februari 2012, mobil Esemka milik Jokowi belum lulus uji kelaikan. Penyebab utamanya adalah karena berat mobil terlalu berlebih apabila disematkan mesin 1.500 cc. 

Tapi untungnya, saat uji keenam, tepatnya di bulan Agustus 2012, mobil tersebut dinyatakan lulus uji. Sertifikasi laik jalan dari Kemenhub pun akhirnya terbit di bulan Oktober 2012. 

4. Di tahun 2013 PT SMK telah mulai memproduksi mobil secara massal

mobil esemka
Klaim sudah produksi massal pada tahun 2013. (Instagram/@esemka_indonesia)

Sejak lulus sertifikasi dari Kemenhub, PT SMK terus melakukan pengembangan. Di tahun 2013, mereka mengklaim telah mampu melakukan produksi mobil Esemka dalam skala massal. 

Kabarnya di tahun itu sudah ada 7.000 unit yang dipesan dari seluruh Indonesia. Tapi sayangnya, mobil tersebut jarang, bahkan tak terlihat mengaspal di jalanan. 

5. April 2015, SMK bergabung dengan perusahaan Hendropriyono 

mobil esemka
Join dengan perusahaan Hendropriyono. (Instagram/@esemka_indonesia)

Mantan Kepala BIN, Hendropriyono pada tahun 2015 mendirikan perusahaan otomotif sendiri yang diberi nama PT Adiperkasa Citra Lestari. Di masa pendiriannya itu, Hendropriyono kemudian mengajak perusahan mobil asal Negeri Jiran, Proton untuk bekerja sama. 

Kerja sama terjalin, sehingga Proton membantu PT Adiperkasa untuk menghasilkan mobil-mobil di dalam negeri. 

Kemudian di bulan April 2015, Hendropriyono mengajak gabung PT SMK ke dalam perusahaannya. Penggabungan dua perusahaan ini pun menghasilkan perusahaan baru yang diberi nama PT Adiperkasa Citra Esemka Hero (ACEH). 

Namun, mobil Esemka tetap berada di bawah naungan PT SMK hingga saat ini. 

6. Dua pabrik Mobil Esemka dibangun pada tahun 2016 

mobil esemka
Bangun dua pabrik pada tahun 2016. (Instagram/@esemka_indonesia)

Di tahun 2016, PT SMK mulai terlihat serius untuk mengembangkan mobil yang digadang-gadang jadi mobil nasional ini. Buktinya pada Januari 2016, mereka mulai membangun pabrik tempat perakitan di Desa Demangan, Sambi, Boyolali. 

Beberapa bulan kemudian, pabrik di Cileungsi, Bogor juga dibangun untuk mendukung proses produksi mobil anak bangsa ini. 

Tapi, dikutip dari Tempo, pada tahun 2018, pabrik yang di Cileungsi justru tidak beroperasi. Di halaman pabrik malahan terparkir banyak mobil Geely pabrikan China. 

7. Tiga tipe mobil esemka terlihat di jalan-jalan raya tahun 2017

mobil esemka
Peresemian mobil Esemka. (Instagram/@jagajokowi)

Meski jarang terlihat, PT SMK ternyata tetap memproduksi mobil Esemka. Buktinya, di tahun 2017 silam, tiga tipe mobil ini terlihat menghiasi jalanan-jalanan di beberapa kota khususnya di Solo. 

Tiga tipe itu adalah pertama Esemka Digdaya yang merupakan mobil berjenis pikap kabin ganda, Esemka Bima, mobil pick up untuk angkutan barang, dan Esemka Borneo yang berjenis minibus angkutan penumpang. 

8. Jokowi resmikan pabrik Esemka tahun 2019 

mobil esemka
Jokowi di dalam kabin mobil Esemka. (Instagram/@jokowi)

Meski terlihat mengaspal, popularitas Esemka perlahan meredup. Bahkan eksistensi mobil nasional ini terus-terusan jadi topik hangat untuk menyerang Presiden Jokowi. 

Tapi pada tanggal 6 September 2019 kemarin, Presiden Joko Widodo beserta jajaran menteri kabinet kerja meresmikan pabrik Esemka yang ada di Boyolali. 

Di situ juga terlihat berjejer mobil pikap andalan mereka yaitu Esemka Bima. Mobil ini sekaligus diluncurkan oleh Jokowi dalam dua varian yaitu BIma 1.2 dan Bima 1.3 yang harganya diprediksi mencapai lebih dari Rp 110 juta. (Editor: Ruben Setiawan)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.