Kehabisan Uang Bayar Cicilan, Begini Caranya Jual Mobil yang Masih Kredit

3 menit
Cara menjual mobil kredit yang aman (Shutterstock).
Cara menjual mobil kredit yang aman (Shutterstock).

Kamu memiliki mobil kredit tapi sudah pengin ganti yang baru? atau mendadak tak sanggup lagi membayarnya, bisa dijual kok. Saat ini untuk mempunyai sebuah mobil cukup mudah. Banyak perusahaan pembiayaan atau leasing yang dapat membantu calon konsumen untuk mendapatkan mobil impian dengan sistem kredit.

Biasanya besaran uang muka dan tenor atau jangka waktu pembayaran sudah ditetapkan oleh leasing. Tinggal calon konsumen yang menentukan. Semakin pendek tenor maka cicilan perbulannya lebih besar begitu juga sebaliknya.

Perlu diketahui membeli mobil dengan cara kredit bukan tanpa risiko. Calon konsumen harus rutin membayar cicilan tiap bulannya sampai masa kontrak selesai. Bila tidak maka calon konsumen akan mendapatkan teguran dari leasing dan efek terburuknya mobil ditarik. Sebenarnya ada satu solusi untuk menghindari mobil ditarik oleh pihak leasing yaitu dengan menjualnya ke pedagang mobil bekas.

Kepala Dealer Mobil88 Tebet, Adji mengatakan trik seperti itu tidak banyak diketahui oleh konsumen. Umumnya mereka pasrah bila mobil yang masih dalam masa kredit diambil begitu saja oleh orang leasing.

“Pernah ada kredit tinggal satu tahun lagi tapi enggak mampu bayar akhirnya diambil pihak leasing. Padahal bisa dijual lagi, bisa jual putus. Itu banyak orang yang enggak tahu atau bisa juga down grade yang tadinya punya Innova lalu down grade ke Avanza atau Agya misalkan. Jadi sebenarnya banyak yang enggak tahu soal mobil kredit bisa di jual lagi,” ujar Adji melansir laman Carmudi.

Baca juga: Ingin Liburan Nyaman Menenangkan Tanpa Diganggu Pekerjaan, Ikuti 5 Cara Ini

Syarat Jual Mobil Masih Kredit

Mobil kredit
Bila ingin menjual mobilnya ke pedagang mobil bekas, minimal pembayaran cicilan mobil sudah berjalan enam bulan (Shutterstock).

Ia pun menambahkan bahwa tentunya ada beberapa persyaratan yang harus dijalani oleh konsumen. Bila ingin menjual mobilnya ke pedagang mobil bekas, minimal pembayaran cicilan mobil sudah berjalan enam bulan.

Kemudian, hubungi leasing dan ikuti prosedur yang sudah ditetapkan. Jangan sesekali melakukan over kredit kepada orang lain secara diam-diam tanpa sepengetahuan leasing, karena bisa merugikan dirimu sendiri.

Biasanya fenomena konsumen yang menunggak pembayaran cicilan terjadi usai lebaran. Sebab ada banyak keperluan yang harus dibayarkan terlebih dahulu. “Biasanya banyak terjadi usai lebaran, enggak bisa bayar lagi. Khususnya orang yang enggak pernah dan baru beli mobil,” pungkas Adji.

Cara menjual mobil kredit

Cara menjual mobil kredit
Cara menjual mobil (Shutterstock)

Memutuskan menjual kendaraan yang masih kredit juga gak bisa sembarangan ya. Ada perjanjian antara kamu dan pihak leasing. Agar ke depannya gak ada hal-hal yang merugikan. Cara nya pun beragam seperti berikut ini:

Baca juga: Di Bawah Rp 100 Ribuan! Ini Perlengkapan Traveling yang Wajib Kamu Miliki

1. Over kredit

Over Kredit adalah proses pengalihan kredit dari pihak debitur lama ke pihak debitur baru. Cara ini lumayan menguntungkan bagi kamu yang memang ingin membeli mobil baru atau terpaksa menjualnya karena alasan lain. Disini nanti kamu bakalan mendapatkan dana langsung dari pembeli.

2. Refinancing

Refinancing adalah pendanaan ulang utang dengan menutupi pinjaman yang dimiliki dengan pinjaman lain. Pinjaman ulang ini dapat dilakukan dengan lembaga pemberi pinjaman yang saat ini sedang berjalan atau dengan lembaga pemberi pinjaman yang lain.

Intinya, dengan ini kamu bisa mengalihkan cicilan ke leasing lain. Jadi, cicilan yang tersisa di leasing saat ini akan dilunasi oleh leasing pengganti, dan selanjutnya proses cicilan akan dibayarkan ke leasing pengganti.

Nah itu tadi dua cara supaya kamu bisa menjual mobil kredit dengan aman dan nyaman. Gak ada salahnya kok mengupgrade kendaraan ke lebih baik jika ada uang. Tapi kalau dirasa menjual mobil yang masih dalam status kredit karena gak sanggup lagi membayar ya gak masalah. Semoga saja ke depan kamu sudah bisa membeli kendaraan baru. Jangan bersedih! (Editor: Winda Destiana Putri).

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be