Cuma Punya Toyota Avanza Tahun 2005, Berapa Kekayaan Abdullah Hehamahua?

3 menit
abdullah hehamahua
Abdullah Hehamahua. (Twitter/@kanal_kpk)

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) kabarnya diumumkan pada 27 Juni 2019. Namun, sejak 26 Juni, massa telah berdatangan ke sekitar Gedung MK. Salah satunya yang tampak berada di tengah-tengah massa adalah Abdullah Hehamahua.

Sosok yang dulunya dikenal sebagai penasihat di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini ikut ambil bagian dalam aksi kawal MK. Menurut Abdullah, aksinya ini dilakukan dalam rangka memberi dukungan kepada MK supaya gak usah takut dengan intimidasi yang ada.

Menariknya nih, dalam wawancaranya dengan Detik, Abdullah Hehamahua mengaku tahu betul kapan Indonesia bakal makmur dan kapan bakal hancur. Ia bisa mengetahui sejauh itu berkat pengalamannya selama 12 tahun di lembaga negara.

Terus nih, Abdullah menjelaskan nasib Indonesia pada tahun 2045 nanti. Dari penelitian dan di buku yang ditulisnya, Abdullah mengatakan Indonesia bakal hilang dari peta dunia. Indonesia sendiri nantinya berubah nama dan menjadi jajahan negara superpower.

Selain itu, Abdullah juga menyinggung kecurangan-kecurangan yang ditemukan tim Prabowo selama sidang gugatan di Mahkamah Konstitusi. Abdullah sendiri datang ke MK dalam kapasitasnya sebagai Koordinator Gerakan Kedaulatan Rakyat (GKR).

Menarik buat diulas, gimana kisahnya sehingga Abdullah Hehamahua bisa menjadi penasihat di KPK? Cari tahu yuk dalam ulasan berikut ini.

Baca juga: Hartanya Rp 7,5 Miliar, tapi Hakim I Dewa Gede Palguna Cuma Punya 2 Mobil Lho

Punya penampilan sederhana, Abdullah Hehamahua punya kekayaan lebih dari Rp 450 juta menurut LHKPN 2009

abdullah hehamahua
Mantan penasihat KPK. (Twitter/@kanal_kpk)

Abdullah Hehamahua mulai dikenal banyak orang saat menjadi penasihat di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diketahui lahir di Ambon pada 18 Agustus 1949.

Semasa mudanya, Abdullah dikenal aktif dalam organisasi. Ia pernah tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat menjadi mahasiswa di salah satu universitas di Makassar.

Abdullah mengawali kariernya dengan menjadi guru matematika di SMA Kristen, Makassar (1970 – 1974). Selama menjalani karier sebagai seorang guru, ia pun juga menjadi wartawan dan redaktur surat kabar Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (1971 – 1974).

Kariernya kemudian berlanjut dengan menjadi wartawan dan penyiar radio Arief Rachman Hakim (1975 – 1976). Dari radio, Abdullah meneruskan kariernya dengan menjadi editor majalah Cipta Kementerian Pekerjaan Umum (1976 – 1979).

Pengalamannya dalam mengajar pada akhirnya mengantarkan Abdullah Hehamahua menjadi dosen terbang Akademi Dakwah Muhammadiyah Singapura (2000 – 2001). Abdullah mulai aktif di lembaga pemerintah dari 2001 – 2004 dengan bekerja sebagai Wakil Ketua Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara/PKPN.

Sampai akhirnya pada tahun 2005, Abdullah Hehamahua diminta buat menjadi penasihat di KPK. Namun, jabatan tersebut cuma diembannya hingga tahun 2013 karena ia memilih mengundurkan diri. Ia sempat mengajukan diri sebagai bakal pimpinan KPK tahun 2011, tapi gak lolos seleksi.

Selama menjabat sebagai penasihat di KPK, Abdullah Hehamahua gak lupa memperbarui LHKPN miliknya. Seperti LHKPN 2009 yang dilaporkannya. Dari laporan tersebut, Abdullah diketahui cuma memiliki kekayaan Rp 450.529.427.

Selain itu, sosok sederhana ini juga memiliki satu mobil lho dan mobil tersebut menjadi kendaraan roda empat satu-satunya yang dimilikinya. Pengin tahu apa jenis mobilnya? Berikut ini ulasannya.

Baca juga: Mengenal Sosok Saldi Isra, Hakim MK dengan Kekayaan Rp 6 M dan Cuma Punya Satu Mobil

Mobil Abdullah Hehamahua cuma Toyota Avanza keluaran tahun 2005 yang nilainya Rp 98 juta

abdullah hehamahua
Ilustrasi mobil Avanza. (mymotor.my)

Rupanya mobil yang dimiliki Abdullah Hehamahua cuma Toyota Avanza keluaran tahun 2005 lho. Informasi tersebut tertera dalam LHKPN 2009 yang dilaporkannya.

Mobil Toyota Avanza tersebut memiliki nilai yang mencapai Rp 98 juta. Status mobil Abdullah dalam laporan disebut sebagai hasil sendiri. 

Di situs jual beli mobil bekas, banyak Toyota Avanza tahun 2005 yang diperjualbelikan. Harganya ada yang mulai dari Rp 75 juta – Rp 92 jutaan.

Kini keluaran terbaru dari Toyota Avanza dijual dengan harga Rp 191.100.000. Dengan uang muka Rp 25,85 juta dan tenor 12, kamu bisa membeli mobil dengan cicilan Rp 14,43 juta. Itu berarti syarat gaji idealnya harus lebih dari Rp 48 juta per bulannya.

Itu tadi informasi tentang Abdullah Hehamahua yang dulunya jadi penasihat KPK dengan kekayaan lebih dari Rp 450 juta dan cuma memiliki satu mobil. Walaupun cuma punya kekayaan ratusan juta, mobil yang dimiliki Abdullah Hehamahua gak sebanyak milik Bambang Widjojanto lho. (Editor: Ruben Setiawan)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

Mau lebih cerdas kelola uang?

Dapatkan tips saham, karier, inspirasi bisnis dan konten menarik lainnya!