5 Kesalahan yang Harus Dihindari Pengusaha Terkait Modal dan Investor

4 menit
Modal usaha
Modal usaha. (Shutterstock)

Masalah utama yang biasa dialami para pengusaha entah skala kecil atau besar adalah soal modal usaha. Bagaimana tidak, modal merupakan komponen penting demi keberlangsungan, dan kelancaran berusaha.

Mengumpulkan modal juga bukan hal mudah. Tapi, banyak cara untuk mendapatkannya. Paling utama sih rata-rata modal sendiri alias dari tabungan, pinjam ke bank, atau yang lagi ngetren saat ini lewat crowdfunding.

Crowdfunding merupakan cara mendapatkan modal dengan mengharapkan sumbangan dari banyak pihak yang kemudian disebut dengan investor. Jika menggunakan cara satu ini, kamu berarti kudu rela membagi keuntungan dengan mereka.

Meski harus berbagi keuntungan, cara tersebut dinilai paling efektif mengembangkan bisnis. Pasalnya, nasib bisnis gak cuma dipikirkan kamu saja, tapi juga oleh mereka-mereka yang turut andil.  Itu membuat khazanah ilmu bisnismu bakalan meningkat.

Kalau kamu menggunakan metode ini untuk mencari modal usaha, agar mudah mendapatkan investor dan menjaga hubungan baik dengan mereka, hindari kesalahan-kesalahan berikut dikutip dari thebalancesmallbusiness:

1. Menarget investor yang salah

Modal usaha target investor
Modal usaha target investor

Investor merupakan pihak yang sangat dibutuhkan oleh setiap pengusaha. Entah itu usaha konvensional, atau startup sekalipun.

Mereka ada demi menambah pundi-pundi modal yang kamu miliki sebagai pengusaha. Hati-hati jangan sampai tertipu atau mendapatkan investor yang tak sesuai visi misimu.

Kekhawatiran yang lebih mendalam lagi adalah ketika kamu mempresentasikan ide bisnismu ke investor tersebut. Potensi ide bisnismu dicuri sangat besar dalam sesi itu.

Karena itu, kamu perlu berhati-hati. Carilah investor yang memiliki reputasi yang baik. Kalau idemu sudah dicuri, bisa-bisa ide yang sudah kamu kembangkan dan kamu pikirkan matang-matang tersebut dijual oleh mereka dengan harga mahal ke pihak lainnya.

Memang, janji-janji soal sumbangan dana bagi para pengusaha adalah hal yang menggembirakan. Tapi, ada baiknya jangan ungkapkan semua strategi dan rahasia bisnismu ke investor bahkan yang masih calon investor.  

Baca juga: Hati-Hati Cari Pinjaman Modal Usaha, Banyak Fintech Ilegal Incar Indonesia

2. Gak kreatif dalam metode pencarian dana modal usaha

Modal usaha metode pencarian dana
Modal usaha metode pencarian dana

Beragam cara bisa dilakukan untuk mendapatkan dana usaha. Semuanya tentu tergantung dari bisnis dan berapa dana yang kamu inginkan.

Selain itu, tujuan dari pendanaan tersebut juga sangat penting kamu pikirkan dengan matang untuk menarik minat para penyumbang atau investor.

Salah satunya, adalah crowdfunding, sebuah metode pendanaan yang berdasarkan dari orang banyak.

Pendanaan seperti ini biasanya si pengusaha akan mengiming-imingi para penyumbang dana dengan saham atau keuntungan berapa persen, tergantung dari besaran dana yang disumbangkan.

Misalnya, kamu salah satu penganut metode crowdfunding, cobalah fokus ke metode lainnya, jangan hanya mengandalkan crowdfunding.

Pasalnya, ketika cara tersebut sudah tidak bisa diterapkan lagi alias tiba-tiba sudah gak ada lagi yang menyetorkan dananya, kamu bakalan bingung gimana menjalankan usaha dengan dana terbatas.

Mulai sekarang, cobalah mencari cara yang lain, misalnya pinjaman dari bank. Intinya adalah kamu harus tetap menjaga bisnis kamu tetap berjalan dengan lancar.

Pinjamlah dana sesuai kemampuanmu. Perhitungkan dengan matang, perbandingan antara modal bisnis dengan pendapatan yang kira-kira bakal kamu terima ke depannya.

Baca juga: Modal Cuma Rp 10 Juta! Sarjana IT Ini Jualan Kopi Beromzet Rp 1 Miliar

3. Egois memutuskan kebijakan

Modal usaha egois memutuskan
Modal usaha egois memutuskan

Dapat suntikan dana ketika menjalankan sebuah usaha atau bisnis memang menggembirakan. Dengan dana tersebut, kamu bisa merumuskan langkah apa yang bisa dilakukan ke depan demi kemajuan bisnis.

Tapi, kamu juga jangan egois dalam mengelola uang-uang tersebut, diskusikan dengan para investor. Karena dengan menerima uang dari investor berarti mereka juga berhak untuk menentukan nasib bisnis tersebut.

Bagaimanapun juga, investor menanamkan modalnya ke bisnismu karena dia ingin mendapatkan keuntungan juga. Semua keputusan arah bisnis sudah sepatutnya dirundingkan bersama.

Kalau merasa tidak dilibatkan, hati-hati mereka bakal memutuskan hubungan kerja sama atau lebih parahnya lagi, meminta kembali uang yang pernah mereka setorkan.

4. Gak realistis

Modal usaha gak realistis
Modal usaha gak realistis

Untuk dapat suntikan dana dari investor, kamu harus pintar-pintar meyakinkan mereka. Dengan visi-misi usahamu ke depannya dan apa yang bakal kamu berikan ke mereka.

Perlu diingat, kamu jangan cuma tebar-tebar janji saja, buat perencanaan yang realistis. Pikirkan lagi apakah hal yang kamu tawarkan masuk akal dan mudah dicapai atau tidak.

Jika modal bisnismu dari pinjaman bank atau tabungan sendiri sih mungkin kamu bebas menentukan nasibmu sendiri.

5. Terlalu fokus pada branding, bukan kualitas produk

Modal usaha terlalu fokus pada branding
Modal usaha terlalu fokus pada branding

Terlalu berkonsentrasi pada branding memang baik untuk bisnis kamu. Tapi, para investor sepertinya kurang tertarik untuk membahas soal branding. Bagi mereka, kualitas produk adalah nomor satu.

Karena itu, jika kualitas produkmu bagus, permintaan dari pasar juga akan meningkat. Seiring dengan berkembangnya minat pasar terhadap produkmu, lama-lama branding tersebut akan mengikuti.

Ada baiknya, sebelum memberikan proposal ke investor, cobalah untuk membuat perencanaan dan bujet biaya produksi bisnismu dengan jelas dan terperinci.

Hal ini demi menghindari adanya permintaan modal tambahan. Kan gak enak juga kalau sudah dikasih, belum lama minta lagi, jadi pikirkan matang-matang.

Setelah mengetahui lima kesalahan di atas, bagi kamu pengusaha atau baru memulai usaha  perlu lebih berhati-hati lagi dalam bertindak. Karena tindakanmu nantinya bisa berdampak langsung ke pada keberlangsungan bisnis.

Apapun jenis usahamu, mau bisnis kuliner, fesyen, atau startup, jaga hubungan baik dengan investor. Tujuannya, demi suntikan modal usaha dari mereka lancar.

Kalau hubungan sudah baik dan saling menguntungkan, gak menutup kemungkinan kamu bakalan dapat tambahan modal lagi! (Editor: Chaerunnisa)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan