Go-Jek Punya Tombol Darurat Loh, Ini Cara Kerjanya

2 menit
Go-Jek
Shutterstock

Dalam memberikan rasa aman kepada konsumennya, aplikasi layanan ride hailing Go-Jek menyediakan fitur keamanan yakni tombol darurat. Fitur keamanan ini dapat diakses oleh pengguna untuk menjaga keamanan selama perjalanan.

Global Head of Transport Go-Jek, Raditya Pradesha Wibowo mengatakan, tombol darurat atau emergency hotline akan disediakan di pojok kanan bawah aplikasi berupa lambang perisai.

“Tombol ini akan tersambung ke kontak hotline darurat kami,” ujarnya saat konfrensi pers di Jakarta.

Raditya menjelaskan, bagi pengguna yang mengakses fitur keamanan itu, akan langsung tersambung ke layanan Unit Darurat Go-Jek yang tersedia selama 24 jam penuh, dan 7 hari seminggu.

Selain itu, pengguna juga akan diminta keterangan terkait data-data, mulai dari nama konsumen, nama mitra pengemudi dan nomor pemesanan.

Libatkan Kepolisian

Tak hanya internal perusahaan, fitur keamanan ini juga melibatkan aparat kepolisian agar meningkatkan sisi keamanan pengguna.

Fitur keamanan ini akan dimulai untuk layanan mobil Go-Car di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Kemudian, secara bertahap akan ke wilayah lainnya, termasuk untuk layanan ojek online Go-Ride.

Selain itu, Go-Jek juga menyediakan fitur membagikan perjalanan atau share trip. Fitur ini memungkinkan pengguna membagikan perjalanan ke kontak yang dipilih. Hal ini guna memberikan informasi perjalanan dan dapat dilacak secara realtime.

Adapun informasi yang didapatkan dari share trip ini, berupa lokasi penjemputan dan pengantaran, data lengkap mitra pengemudi, mulai dari nama, plat kendaraan, hingga nomor pemesan.

Selain itu, status perjalanan dan perkiraan waktu sampai di lokasi serta rute yang ditempuh juga akan terlihat.

“Pengguna cukup memencet tombol Bagikan Perjalanan untuk kemudian secara otomatis informasi tersebut dapat dibagikan melalui aplikasi pesan instan,” paparnya.

Untuk pengguna yang ingin menggunakan fitur keamanan ini, diharuskan memperbarui atau udate aplikasi Go-Jek.

Sementara itu, Chief of Corporate Affairs Go-Jek, Nila Marita Indreswari, mengatakan, pihaknya terus berperan aktif dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna. Dengan demikian, perseroan bisa menjadi pilihan bagi masyarakat.

“Apa yang kita lakukan didasari dari kebutuhan pengguna, tidak hanya konsumen tetapi juga mitra. Tidak hanya melalui fiturnya, tapi kita juga punya program mitigasi,” jelasnya.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.