Mengenal Naruhito, Kaisar Baru Jepang Pendobrak Tradisi

4 menit
Naruhito kaisar baru Jepang di era reiwa yang dikenal sebagai pendobrak tradisi (Instgaram/@earlymorningpicture)

Naruhito telah terpilih menjadi kaisar baru Jepang. Kaisar yang sangat dekat dengan publik ini memiliki beragam fakta menarik lain tentang dirinya. Apa saja?

Naruhito terkenal sebagai sosok pendobrak tradisi. Karena itu, dia menghadapi tugas rumit menyeimbangkan tradisi dalam monarki tertua di dunia dan nilai-nilai modern negaranya. Termasuk, melindungi keluarganya dari aturan kaku istana.

Putra sulung mantan Kaisar Akihito dan istrinya, mantan Permaisuri Michiko, setahun setelah keduanya menikah. Ibunya yang sekarang berusia 84 tahun, sebelumnya dikenal sebagai Michiko Shoda, adalah putri mahkota pertama yang berasal dari rakyat biasa.

Nama Naruhito merupakan pemberian sang kakek, Kaisar Hirohito, yang dikenal sebagai Kaisar Showa.

Namanya terdiri dari dua karakter Tiongkok yang diambil dari buku filsafat Konfusianisme Tiongkok kuno, dan berarti seorang pria yang memperoleh kebajikan surgawi.

Tak seperti ayahnya yang tumbuh jauh dari orangtua sejalan adat istiadat keluarga kekaisaran, Kaisar Naruhito hidup bersama orangtuanya dan dua saudaranya, adik laki-lakinya Putra Mahkota Pangeran Fumihito (53) dan adik perempuan Sayako Kuroda (50).

Dia masuk taman kanak-kanak Universitas Gakushuin pada tahun 1964, dan melanjutkannya hingga sekolah menengah atas di universitas yang didirikan pada abad ke-19 sebagai sekolah untuk bangsawan.

Dengan latar belakang itu, tak heran Naruhito kerap mengkritik gaya hidup mewah kalangan bangsawan. Terutama saat sang istri, Masako beradaptasi dengan kehidupan kekaisaran.

Pria berusia 59 tahun itu juga seperti halnya sang ayah, turut memperingatkan perlunya mengingat Perang Dunia II “dengan benar” tanpa mengecilkan militerisme awal Jepang di abad ke-20.

Penasaran dengan sosok Kaisar Naruhito? Simak lengkapnya seperti dilansir MoneySmart dari Insider.com:

Mengenal Kaisar Naruhito

Naruhito
Mengenal Naruhito kaisar baru Jepang di era reiwa (Instgaram/@earlymorningpicture)

Naruhito merupakan pangeran Jepang pertama yang tumbuh di bawah atap yang sama dengan orangtua dan saudara kandungnya. Sementara itu, anak-anak kerajaan sebelumnya dibesarkan oleh pengasuh dan guru.

Pria kelahiran 23 Februari 1960 itu pernah mengecap ilmu di Universitas Oxford, Inggris, pada 1980-an selama dua tahun, setelah sebelumnya lulus dengan gelar sejarah di Jepang.

Pangeran modern itu dilaporkan menghiasi tempat tinggalnya dengan poster aktris Amerika Brooke Shields.

Tak seperti bangsawan lainnya, dia bahkan mampu beradaptasi tanpa memamerkan identitas darah birunya, bergaul baik dengan siswa lain sampai keluarga kerajaan Inggris.

Dia menikahi Masako Owada yang menjadi permaisuri ketika Naruhito mengambil alih takhta Krisan, pada tahun 1993.

Sebagai anak perempuan dari keluarga diplomatik dan dididik di Harvard dan Oxford, Masako meninggalkan karier diplomatik yang menjanjikan untuk menikah dengan keluarga kerajaan.

Baca juga: Bak Cerita Dongeng! Pangeran Ini Nikahi 6 Gadis Jelata

Kaisar ke-126 Jepang

Naruhito
Naruhito kaisar ke-126 Jepang (Instagram/@royalworldthailand)

Kaisar baru Jepang Naruhito secara resmi menjadi pemimpin takhta Krisantemum, Rabu 1 Mei 2019 waktu setempat. Tepat sehari setelah sang ayah menjadi kaisar pertama yang turun takhta dalam dua abad.

Era kekaisaran baru Jepang yang kini bernama reiwa, menandakan ketertiban dan harmoni, dimulai pada tengah malam waktu setempat, dan akan berlangsung selama masa pemerintahan Naruhito.

Naruhito menjadi kaisar ke-126 di Negeri Sakura tersebut. Kaisar Akihito yang kini berusia 85 tahun memilih untuk turun takhta karena usia lanjut dan kesehatannya yang memburuk. Ia resmi mengundurkan diri pada Selasa 30 Mei.

Baca juga: Franka Soeria, Modest Fashion Expert dengan Tarif Puluhan Ribu Dolar dan Klien Putri Kerajaan

Tugas baru menanti

Naruhito
Tugas baru Naruhito sebagai kaisar menanti (Instagram/@sabor809rd)

Naruhito berjanji untuk “melindungi istrinya dengan cara apapun” ketika ia melakukan transisi, dan Masako menjelaskan dia telah mengorbankan kariernya untuk “menjadikan diriku berguna dalam kehidupan baru ini”.

Dia juga berada di bawah tekanan besar untuk melahirkan seorang putra karena suksesi kekaisaran Jepang tidak dilanjutkan wanita. Tekanan dari kekaisaran semakin intensif setelah melahirkan putrinya Putri Aiko pada tahun 2001 – satu-satunya anak pasangan itu.

Pada 2004, Naruhito menuduh para pemuka istana meredam kepribadian istrinya, dalam sambutan publik yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Bagi saya, Masako tampak lelah dalam upayanya untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan sebagai bangsawan selama 10 tahun terakhir … Juga benar bahwa ada sesuatu yang sama dengan penolakan terhadap karier Masako sebelumnya,” katanya.

Dia menggambarkan Masako “sedih karena dia hampir tidak diizinkan untuk mengunjungi negara-negara asing meskipun dia telah meninggalkan pekerjaannya sebagai diplomat”.

Pada tahun yang sama, istana mengungkapkan bahwa Masako telah menjalani perawatan untuk “gangguan penyesuaian” yang disebabkan oleh stres selama dalam pernikahannya.

Naruhito kemudian meminta maaf atas sambutannya, tetapi ia telah menyerukan “tugas kerajaan baru” agar sesuai dengan zaman modern.

Tekanan pada Masako sedikit berkurang ketika adik iparnya melahirkan seorang putra pada tahun 2006, Pangeran Hisahito yang sekarang berusia 12 tahun.

Dekat dengan publik

Naruhito
Naruhito dekat dengan publik (Instagram/@royalworldthailand)

Naruhito juga mengikuti jejak ayahnya dengan melawan revisionisme atas peran Jepang dalam Perang Dunia II, dengan pernyataan yang dipandang oleh sebagian orang sebagai teguran nasionalisme Perdana Menteri Shinzo Abe.

“Hari ini ketika ingatan akan perang memudar, saya rasa penting untuk melihat kembali masa lalu kita dengan kerendahan hati dan mengajarkan sikap yang sama kepada generasi muda,” katanya pada 2015.

Naruhito dan Masako diharapkan dapat menjadi peneduh kekaisaran Jepang, salah satunya ketika mereka tampil bersama untuk mengunjungi korban bencana alam.

“Mereka mungkin akan berdampingan di depan publik – mengunjungi daerah-daerah yang dilanda bencana dan berdoa untuk perdamaian,” kata Hideya Kawanishi, seorang profesor di Universitas Nagoya dan ahli sejarah Jepang.

Pada bulan Februari, Naruhito mengatakan dia berharap sebagai kaisar yang “selalu dekat dengan orang-orang dan berbagi suka dan duka”.

Tetapi pasangan itu “tidak akan dapat melakukan jumlah kegiatan yang sama” dengan mantan pasangan kekaisaran karena kesehatan Masako, Kawanishi mengatakan kepada AFP.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari ulang tahunnya pada bulan Desember, Masako berjanji untuk melakukan yang terbaik meski merasa “tidak aman” tentang menjadi permaisuri.

Dalam pernyataan yang jujur, dia mengatakan dia pulih dan bisa “melakukan lebih banyak tugas daripada sebelumnya”, memuji “dukungan kuat” dari masyarakat.

Namun, dokter telah memperingatkan bahwa dia perlu melanjutkan perawatan dan rentan terhadap kelelahan.

Itulah fakta menarik tentang Kaisar Naruhito. Selamat menjalani tugas sebagai kaisar di era reiwa!

Chaerunnisa
Chaerunnisa

Senang menulis dan belajar banyak hal. Semoga karya saya selalu bisa dinikmati dan bermanfaat bagi semua.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan