Gak Cuma Jago Diving, Neymar juga Jago Cari Duit! Ini Buktinya

2 menit
neymar-jr
Neymar Jr (the18.com)

Neymar da Silva Santos Júnior alias Neymar Jr. jadi bahan perbincangan yang gak habis-habis selama Piala Dunia 2018. Bahkan seusai turnamen empat tahunan itu pun, nama Neymar masih dibahas.

Namun bukan karena prestasinya, melainkan lantaran aksinya yang kerap pura-pura cedera di lapangan. Neymar dijuluki sebagai si jago diving karena sering lebay ketika bersenggolan dengan pemain lawan.

Bahkan ketika hanya disentuh kakinya, dia bisa berguling-guling kesakitan layaknya habis kena smackdown John Cena. Aksi guling-gulingnya pun dijadikan bahan candaan di media sosial, dijadikan meme, dan ditiru sebagai olok-olok orang sejagat.

Neymar boleh jadi emang jago diving. Tapi usut punya usut, ternyata dia juga jago cari duit!

Menurut daftar Forbes, dia adalah atlet dengan bayaran terbesar nomor lima di seluruh dunia. Nilai kekayaannya mencapai US$ 90 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun. Dalam daftar selebritas terkaya, dia menempati peringkat ke-13.

Kontraknya dengan Paris-Saint Germain pada Agustus 2017 berkontribusi sangat besar terhadap kekayaannya sekarang. Nilai kontrak itu sebesar US$ 600 juta atau sekitar Rp 8,6 triliun.

Duit Neymar Jr. dari Luar Sepak Bola

Tapi Neymar gak hanya mengandalkan bayaran sebagai pemain sepak bola. Sama seperti David Beckham dan bintang sepak bola lain, dia pun meraup banyak duit dari luar olahraga ini, antara lain dengan menjadi bintang iklan.

Iklan produk yang ia bintangi di antaranya Beats Electronics, Gillette, McDonald’s, Nike, dan Red Bull. Total nilai kontrak dari iklan itu mencapai 100 juta euro atau sekitar Rp 1,6 triliun. Nilai kontrak terbesarnya adalah dengan Nike, mencapai 10 juta euro atau kira-kira Rp 167 miliar per tahun selama 11 tahun.

Selain dari iklan, Neymar Jr. juga mempertebal pundi-pundinya melalui dunia film. Dia tercatat sebagai produser sekaligus aktor, meski hanya figuran. Dia antara lain tampil dalam “xXx: Return of Xander Cage” (2017), “Above the Noise” (2017), “Oas Parcas” (2017), dan “Nicky Jam Feat. Will Smith & Era Istrefi: Live It Up” (2018).

Menurut O Globo, media Brasil, Neymar punya mansion seharga Rp 143 miliar di Rio de Janeiro. Mansion ini punya lapangan tenis, kolam renang besar, gym, dan juga helipad. Sadis gak tuh? Gak kalah deh sama rumah mewah punya pemain sepak bola lain.

Sebelumnya, dia membeli kapal pesiar dengan tiga kamar seharga Rp 57 miliar dan sebuah jet senilai Rp 58 miliar.

Punya Yayasan

Meski Neymar punya harta triliunan rupiah dan dikenal gemar berfoya-foya, dia tak lupa pada sesamanya. Pada 2014, Neymar mendirikan Neymar Jr. Project Institute.

Yayasan sosial ini berdiri di Sao Paulo, Brasil. Tujuan utamanya adalah membantu anak-anak tak mampu di lingkungan sekitar. Bantuan yang diberikan tak jauh dari seputar sepak bola, yakni berkaitan dengan olahraga dan pendidikan di luar sekolah.

Tumbuh dan besar di tengah keluarga miskin, Neymar tahu betul bagaimana kehidupan anak-anak di daerah tersebut. Dia tak mau pengalaman pahitnya dialami oleh bocah lain di sana.

Masalah Pajak

Que Deus nos abençoe e nos proteja 🙏🏽⚽️🇧🇷

A post shared by Nj 🇧🇷 👻 neymarjr (@neymarjr) on

Walau begitu, seperti pemain bola lain yang mendapat bayaran selangit, Neymar punya masalah pajak. Pada 2015, dia jadi buruan petugas pajak Brasil dengan tuduhan menghindari pembayaran pajak puluhan miliar rupiah, belum termasuk denda.

Menurut dakwaan petugas pajak, Neymar emoh bayar pajak dari pendapatannya pada 2011 hingga 2014, saat dia bermain untuk Santos hingga Barcelona.

Tapi Neymar menolak dakwaan itu. Dia menyatakan selalu tertib bayar pajak. Dia pun mengajukan banding, dan dinyatakan bersih dari tuduhan kriminal apa pun.

Sekalipun demikian, Neymar tetap diwajibkan menyetor bayaran ke negara. Jumlahnya jauh dari tuduhan yang disangkakan sebelumnya, yakni hanya Rp 30 miliar.

Neymar Jr. adalah pemain sepak bola yang ulung meski dianggap tukang diving. Tanpa kebolehannya dalam mengolah si kulit bundar, tak mungkin rezeki mengalir ke dirinya, terutama yang berkaitan dengan sepak bola.

Hardian
Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.