Ngajuin Kredit untuk Usaha? Siap-Siap Ditolak Ya Kalau Belum Paham Pembagian Kelas-Kelasnya Ini!

4 menit

Pernah ngerasain permohonan pinjaman modal untuk usahamu ditolak bank karena persyaratan dianggap gak lengkap? Atau dikasih tahu customer service bank bahwa pinjaman yang kamu ajukan tidak sesuai dengan kelas usahamu?

 

Kalau belum pernah, bagus lah. Kalau sudah, jangan-jangan kamu belum mengenali kelas usaha yang kamu jalankan?

 

Sebelum ambil kredit untuk usaha, pahami dulu usahamu ada di kategori mana. Ketahui juga syarat legalitas apa saja yang dibutuhkan untuk usahamu sesuai dengan kategorinya. Dari situ kamu bisa cari produk pinjaman yang cocok.

 

Kalau semua persyaratan terpenuhi dan arah pinjaman tepat, gak ada lagi cerita kena tolak di sana-sini. Kayak beli spare part motor aja. Kalau motornya Yamaha tapi beli spare part di bengkel Honda, bisa diketawain ama pegawai bengkelnya nanti.

 

Pembagian Kelas Usaha

Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008, ada tiga kelas usaha, yaitu mikro, kecil, dan menengah. Kelas tersebut dibagi berdasarkan beberapa hal, seperti besarnya aset usaha dan omzet tahunan. Rinciannya:

 

Usaha Kelas Mikro

 

 usaha mikro

Warterg, salah satu usaha mikro yang sangat lekat di hati masyarakat… 

 

 

Usaha kelas mikro adalah usaha produktif milik perseorangan yang berskala mikro dan bersifat tradisional. Kriterianya:

 

  • Kekayaan bersih maksimal Rp 50 juta (tak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha).
  • Pendapatan per tahun paling banyak Rp 300 juta
  • Tidak wajib punya surat izin usaha perdagangan (SIUP), tapi bisa mendapat SIUP Mikro gratis di dinas perdagangan setempat.

 

Contoh umum usaha kelas mikro adalah rumah makan di pinggir jalan atau warung kelontong kecil-kecilan yang biasanya dilakukan di rumah atau menyewa kios.

 

Usaha Kelas Kecil

Usaha kelas kecil memiliki tingkat yang lebih tinggi dibanding mikro. Usaha kelas kecil bisa dimiliki perseorangan ataupun badan usaha. Ciri-cirinya:

 

  • Kekayaan bersih Rp 50 juta-500 juta (tak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha)
  • Pendapatan per tahun Rp 300 juta-2,5 miliar.
  • Wajib punya SIUP dan pemiliknya wajib punya NPWP

 

Contoh usaha kelas kecil antara lain salon perawatan tubuh yang sudah memiliki beberapa karyawan dan menyewa tempat yang semi-permanen. Toko serba ada alias minimarket juga termasuk.

 

Usaha Kelas Menengah

 

usaha menengah

Perkebunan apel yang pendapatan per tahunnya Rp 1,5 miliar juga termasuk usaha kelas menengah.

 

 

Usaha kelas menengah merupakan usaha yang dimiliki perseorangan atau badan usaha yang bukan anak perusahaan atau cabang perusahaan besar. Ciri-cirinya:

 

  • Kekayaan bersih Rp 500 juta-10 miliar (tak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha)
  • Pendapatan per tahun lebih dari Rp 1,5 miliar
  • Wajib punya SIUP dan pemiliknya wajib punya NPWP

 

Contoh usaha kelas menengah di antaranya toko grosir, peternakan dan perkebunan, usaha jasa ekspedisi pengiriman.

 

Selain ketiga kelas usaha itu, berdasarkan SIUP, ada usaha kelas besar. Tapi usaha ini tak tercantum di undang-undang yang disebut di atas, melainkan di Peraturan Menteri Perdagangan Nomo 36 Tahun 2007. Kriterianya, kekayaan bersih lebih dari Rp 10 miliar.

 

Butuh Bantuan Modal Untuk Usahamu?

Nah, seperti yang dibahas di awal tadi, tentunya kamu harus mengajukan pinjaman modal yang sesuai dengan kelas usahamu. Kredit untuk usaha kelas besar tentunya tidak bisa diberikan kepada pemilik usaha kelas mikro. Begitu juga sebaliknya.

 

Untuk pemilik usaha kelas mikro, kamu bisa menikmati Kredit Usaha Rakyat. Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program kerja sama yang diadakan pemerintah dengan beberapa bank untuk membantu memodali usaha kelas mikro dengan plafon pinjaman yang berada di kisaran Rp 20 – 25 juta.

 

[Baca: Kredit Usaha Rakyat (KUR) Untuk Jadi Pengusaha]

 

Kredit Usaha RakyatKalau usahamu masuk kelas mikro tapi belum kenal dengan KUR, gih kenalan dulu! 

 

 

Karena usaha mikro gak perlu ada SIUP, pas memohon kredit ke bank tentu kita gak akan dimintai surat izin itu. Pengusaha mikro hanya diminta menyediakan syarat dasar, yaitu:

 

  • Kartu tanda penduduk
  • Kartu keluarga
  • Surat keterangan domisili usaha SKDU

 

Kredit Usaha Rakyat juga berlaku untuk pemilik usaha kelas kecil dengan plafon maksimal Rp 500 juta. Dengan maksimum plafon yang setara dengan jumlah aset, tentunya kredit ini akan sangat membantu dalam memperluas usaha kelas kecil. Untuk pinjam dana ke bank, umumnya diperlukan SIUP serta NPWP.

 

Usaha kelas menengah pun bisa dibiayai lewat KUK. Plafon maksimalnya Rp 500 juta. Sama seperti usaha kecil, ada syarat SIUP dan NPWP yang diperlukan. [Baca: Yuk, Belajar Cara Menghitung Bunga Kredit Usaha Rakyat dan Cicilannya]

 

legalitas usahaLegalitas usaha banyak macamnya. Pastikan kamu sudah punya dokumen legalitas yang sesuai dengan jenis usahamu!

 

 

Membangun usaha itu bukan sekadar mengumpulkan dana dan menghasilkan uang dari dana yang kamu kumpulkan. Kamu perlu melengkapi persyaratan-persyaratan dan dokumen legalitas yang dibutuhkan agar usahamu diakui oleh negara.

 

Dengan usahamu diakui di mata negara dan hukum, tentunya kamu bisa gampang memajukan usahamu. Makanya jangan malas baca atau bikin banyak alasan. [Baca: Tips Jadi Orang Kaya? Bah.. Kalau 10 Hal Ini Masih Dipelihara, Ya Susah Lah]

 

Ketiadaan dokumen usaha juga melemahkan posisimu di mata hukum apabila suatu saat (amit-amit) kamu tersandung suatu masalah di meja hijau. Dengan melegalkan usahamu, kamu jadi punya fondasi yang kuat.

 

 

 

Image Credit: 

  • http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2010/12/02/100820_pemda-dki-akan-memberlakukan-pajak-untuk-warung-tegal–warteg–sebesar-10-persen_663_382.jpg
  • http://cdn.tmpo.co/data/2011/03/12/id_67657/67657_620.jpg
  • http://s.kaskus.id/images/2014/05/08/1718207_20140508010519.jpeg
  • http://2.bp.blogspot.com/-v0zNe_mP8wo/VRIW_IUkTWI/AAAAAAAAAMo/1NlIMOJ2vPg/s1600/Slide10.png
MoneySmart
MoneySmart

MoneySmart adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan