Deretan Orang Kaya Indonesia di Balik Klub-klub Bola Internasional

4 menit
Deretan Orang Kaya Indonesia di Balik Klub-klub Bola Internasional, (Instagram/@aburizalbakrie.id).

Ladang bisnis bagi orang kaya di Indonesia bisa dari berbagai jenis. Gak cuma perusahaan media, restoran, otomotif, dan industri lainnya, tapi mereka juga mengambil kesempatan di ranah sepakbola.

Sepakbola udah seperti industri yang menjanjikan di zaman saat ini. Bertabur klub bola dengan sumber penghasilan besar, dan para penggemar yang loyal jadi salah satu alasan utama buat merambah bisnis ini.

Di Indonesia sendiri tercatat ada beberapa orang tajir yang pernah atau bahkan masih memiliki saham di beberapa klub-klub besar. Bukan di Indonesia, melainkan klub-klub luar di Eropa atau Amerika Serikat. Gak tanggung-tanggung, rata-rata pada pemegang saham mayoritas alias di atas 50 persen.

Siapa aja sih memangnya orang kaya di Indonesia yang memiliki klub-klub kelas dunia? Yuk kita simak rangkuman di bawah ini: 

Baca juga: Mengapa Orang Kaya Bisa Menghasilkan Banyak Uang? Ternyata, Ini Rahasianya

1. Erick Thohir

Erick Thohir salah satu orang kaya di Indonesia yang memiliki saham klub sepakbola internasional, (Instagram/@erickthohir).

Soal klub bola di luar, Erick Thohir kayaknya udah paling terkenal deh. Gimana gak, klub yang dimilikinya bukan sembarangan dan gak ecek-ecek. Salah satunya adalah Inter Milan yang merupakan klub papan atas di Liga Seri A Italia.

Pembelian itu ia lakukan pada tahun 2013 dengan memboyong 70 persen saham. Kocek yang harus ia keluarkan lumayan besar, yaitu US$ 476 juta atau jika dirupiahkan dengan kurs saat ini sekitar Rp 6,6 triliunan.

Tapi tahun 2016 lalu, ia menjual sebagian besar sahamnya kepada perusahaan asal China. Meski sudah gak pemegang saham mayoritas, ia tetap didapuk menjadi Presiden Inter Milan.

Namun, kabar mengejutkan kembali datang di Januari 2019 lalu, bahwa Erick telah memutuskan buat menjual 30 persen sahamnya di Inter Milan ke perusahaan asal Hong Kong, dengan nilai transaksi 150 juta euro atau Rp 2,3 triliunan.

Erick diketahui juga memilki saham di klub lain, jadi Inter Milan bukanlah klub satu-satunya pada saat itu. Dikutip dari CNN, ia beserta rekannya telah membeli 78 persen saham klub sepakbola asal Amerika Serikat, DC United.

Kepemilikannya pun harus usai pada tahun 2018 lalu. Erick pun sepakat buat melepaskan seluruh kepemilikannya.

Baca juga: Jangan Merasa Orang Kaya Benaran Kalau Belum Pernah Lakukan 5 Olahraga Ini

2. Yusuf Mansur

Yusuf Mansur salah satu orang kaya di Indonesia yang memiliki saham di klub sepakbola internasional, (Instagram/@yusufmansurnew).

Ustaz kondang yang satu ini memang gak cuma ahli berdakwah, tapi juga jeli dalam melihat peluang bisnis. Setelah sukses dengan perusahaan financial technology besutannya, Paytren, Yusuf Mansur ternyata juga membeli saham klub asal Polandia, Leicha Gdanks.

Dikutip dari Tempo, Yusuf Mansur membeli saham Leicha sebesar 10 persen dengan nilai transaksi Rp 42 miliar. Pembelian dilakukan pada akhir tahun lalu, sementara pembayarannya akan dilakukan bertahap hingga Juni 2019 mendatang.

Sebenarnya, Paytren udah sejak lama menjalin kerjasama dengan klub Polandia ini. Bukti kerja samanya adalah dengan mengirimkan pemain muda asal Indonesia, Egy Maulana buat bermain bagi klub tersebut.

Baca juga: 7 Orang Kaya di Dunia Ini Punya Kebiasaan Belanja Hemat, Siapa Saja Mereka?

3. Keluarga Bakrie

Brisbane Roar salah satu klub sepakbola asal Australia yang sahamnya dimiliki oleh keluarga Bakrie, (Instagram/@brisbaneroarfc).

Keluarga Bakrie yang terkenal dengan beberapa gurita bisnisnya di Indonesia, seperti TvOne, ternyata juga memiliki klub sepakbola di Australia.

Pada tahun 2011 silam, mereka membeli 70 persen saham klub juara Liga Australia Brisbane Roar. Pembelian itu diwakilkan oleh PT Pelita Jaya Cronus. Tak puas hanya membeli sebesar 70 persen, mererka pun akhirnya sepakat buat mengambil alih 100 persen di tahun 2012.

Tapi, pada tahun 2016, diberitakan kalau Roar mengalami krisis keuangan bahkan terlilit banyak utang. Dan dikutip dari bola.com mereka pun sepakat buat melepas seluruh sahamnya.

4. Sihar Sitorus

Sihar Sitorus salah satu orang kaya di Indonesia yang memiliki saham klub bola internasional, (Instagram/@therealsiharsitorus).

Nama Sihar Sitorus mungkin gak terlalu familiar bagi banyak orang. Sihar merupakan pengusaha, sekaligus politisi yang dekat dengan Pemerintahan Jokowi. Sihar pernah menjadi tim ahli Jokowi-JK pada pilpres tahun 2014 lalu. Kemudian ia juga ditunjuk oleh Ketum PDIP, Megawati buat mendampingi Djarot dalam Pilgub Sumatera Utara pada 2018 lalu.

Tapi di dunia sepakbola, namanya udah gak terlalu asing lagi. Ia tercatat pernah menjadi anggota Exco PSSI dan memiliki beberapa klub kecil di Medan.

Kecintaannya terhadap sepakbola gak cuman dicurahkan di Tanah Air, ia juga dikabarkan telah membeli klub asal Belgia, FC Verbroedering Denber. Klub tersebut bukan termasuk klub papan atas, melainkan klub yang berada di kasta ketiga Liga Belgia.

Rumornya ia telah membeli klub tersebut sejak 2015 lalu. Tujuan utamanya saat itu bukan hanya sekedar bisnis, tapi juga turut membantu mengembangkan sepakbola di Indonesia. Langkah kongkritnya adalah, tahun 2018 lalu, Sihar memboyong tiga pemuda asal Sumatera Utara ke klub nya itu.

Nah, itu tadi 4 orang kaya di Indonesia yang berhasil memboyong klub internasional menjadi milik mereka. Semuanya tentunya gak cuma berlandaskan bisnis saja, tetapi juga didasari kecintaan terhadap sepakbola. Kalau cuman sekedar bisnis tanpa mengetahui seluk beluk dunia tersebut, kemungkinan buat suksesnya pun semakin sulit. Jadi usahakan berbisnis sesuai passionmu ya! (Editor: Mahardian Prawira Bhisma). 

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.