ORI 015 Bikin Kamu Jadi Investor Kaya Sekaligus Bangun Negeri

3 menit

Millenials, ada kabar gembira nih. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru saja membuka masa penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri 015 alias ORI 015 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).

ORI adalah produk investasi berupa surat utang yang dikeluarkan negara dan dijual kepada masyarakat. Transaksi produk ORI dilakukan oleh bank dan sekuritas yang telah terdaftar. Umumnya ORI digunakan untuk mendanai anggaran negara.

Dengan begitu, dapat disebut para investor yang menempatkan dana mereka di ORI adalah pemberi pinjaman utang untuk pemerintah dalam mendanai anggaran negara.

Tentu saja, masyarakat yang berinvestasi di ORI bisa memperoleh sejumlah keuntungan. ORI dinilai relatif aman karena dana pokok, dan kupon atau bunga dijamin Negara RI. Dibanding dengan bunga deposito, ORI juga memiliki kupon yang lebih tinggi.

Biar makin tergoda memilikinya, berikut enam keuntungan investasi ORI terutama ORI 015.

1. Kupon sebesar 8,25% p.a.

ORI15 (Kemenkeu.go.id)
ORI15 (Kemenkeu.go.id)

Pemerintah menerbitkan ORI seri 014, tahun lalu. Sayangnya, kupon atau imbal hasil yang ditawarkan tak terlalu menggiurkan. Bahkan ORI 014 disebut-sebut sebagai ORI dengan tawaran terendah sejak ORI diterbitkan.

Nah, sekarang sih sebaiknya gak kamu lewatkan. Pasalnya kupon yang diberikan sebesar 8,25 persen dan bersifat fixed rate. Angka ini lebih tinggi dari bunga deposito yang umumnya sebesar 5-6,5 persen.

2. Dapat diperdagangkan di pasar sekunder

ORI 015 (Kumparan)
ORI 015 (Kumparan)

Selain ORI, salah satu jenis surat utang yang menyasar milenial adalah SBR. Agustus lalu, pemerintah baru menerbitkan SBR 004 dengan bunga 8,05 persen yang bersifat floating.

Artinya, jika ada kenaikan BI rate, investor SBR juga bisa menikmati kenaikan bunga tersebut. Namun, jika turun bunga akan tetap sebesar 8,05 persen.

Investor ORI memang tak bisa menikmati dampak dari fluktuasi bunga tersebut. Namun, tak seperti SBR, ORI dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Artinya, selain keuntungan dari kupon, investor juga bisa mendapat keuntungan dari dari selisih harga jual dan beli.

ORI baru dapat diperjualbelikan setelah dua kali periode pembayaran kupon atau sekitar satu setengah bulan setelah pembelian.

3. Minimum investasi mulai dari Rp 1 juta

ORI 015 (Market.bisnis.com)
ORI 015 (Market.bisnis.com)

Zaman sekarang investasi bisa dilakukan siapa saja. Termasuk untuk instrumen ORI. Jika dulu investasi identik dengan modal yang besar, sekarang gak perlu cemas gak punya modal.

Pasalnya, ORI 015 bisa dipesan mulai dari Rp 1 juta dan berlaku kelipatannya, serta maksimal sebesar Rp 3 miliar.

4. Kupon dibayar setiap bulan

deposito bank
Segera hubungi agen penjual ORI. Coba tanyakan ke bank tempatmu menabung, apakah menjual ORI (kontan)

Pembayaran kupon dilakukan mulai tanggal 15 November. Selanjutnya, pembayaran dilakukan pada tanggal 15 setiap bulan hingga jatuh tempo.

5. Pajak lebih rendah dari deposito

ORi
ORI

Selain bunganya lebih tinggi dari deposito, pajaknya pun lebih rendah. Keuntungan yang diperoleh bisa lebih besar.

Deposito menerapkan pajak bunga sebesar 20 persen, sementara ORI 015 menerapkan pajak bunga sebesar 15 persen.

6. Turut serta meningkatkan kualitas pendidikan negara

Membantu tingkatkan kualitas pendidikan bangsa (BCA.co.id)
Membantu tingkatkan kualitas pendidikan bangsa (BCA.co.id)

Nah lho, apa hubungannya jadi investor dengan meningkatkan kualitas pendidikan negara?

ORI merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menghimpun dana untuk membiayai kegiatan-kegiatan pemerintah untuk negara. Nah, ORI 015 ini selain untuk pembiayaan APBN, juga dialokasikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Kamu yang membeli ORI 015 telah berperan serta dalam meningkatkan kualitas pendidikan di RI.

Gimana menurutmu? Jika tertarik, gak perlu berlama-lama lagi. Sebelum melewati periode pemesanan, segera datangi kantor pusat atau cabang 17 Mitra Distribusi. Buat tahu daftar Mitra Distribusi atau bank yang menjual ORI 015, silakan cek di sini.

Masa penawaran sejak 4 Oktober hingga 25 Oktober. Pastikan gak terlewat ya!

Ulfa Sekar
Ulfa Sekar

Pernah menjadi anak IT dan bercita-cita menjadi seorang programmer. Lalu berakhir menjadi seorang penulis dan menikmatinya. Semoga tulisan saya bisa berguna buatmu.