Sepak Terjang Bowo Pangarso, Anggota DPR yang Terciduk OTT KPK

3 menit
ott kpk
Bowo Sidik Pangarso. (Instagram/@bowosidikpangarso)

OTT KPK kembali dilakukan pada Rabu (27/3) di Jakarta. Padahal masih hangat-hangatnya di jagat pemberitaan soal operasi tangkap tangan terkait jual-beli jabatan di Kemenag yang menyeret Ketua Umum PPP, Romahurmuziy.

Dikutip dari detikcom, ada tujuh orang yang ditangkap KPK pada operasi kemarin. Mereka terdiri dari unsur direksi BUMN dan pihak swasta. KPK belum memberikan pernyataan pers secara resmi. Tapi Jubir KPK, Febri Diansyah telah memberikan info bahwa OTT berkaitan dengan suap distribusi pupuk menggunakan kapal.

Salah satu pihak yang dijerat adalah direksi dari PT Pupuk Indonesia. KPK pun memiliki kewenangan untuk memeriksa mereka 1 x 24 jam.

Diketahui belakangan, ternyata gak cuman petinggi BUMN dan swasta saja yang terjaring OTT KPK. Ada lagi satu orang dari unsur anggota DPR RI yang dikutip dari Suara.com bernama Bowo Sidik Pangarso. Siapakah dia?  

Baca juga: Punya Rp 14 Miliar, Ini Harta Direktur Krakatau Steel yang Diciduk KPK

Bowo Sidik Pangarso yang terseret OTT KPK berasal dari Fraksi Golkar

ott kpk
Bowo Sidik Pangarso. (Instagram/@bowosidikpangarso)

Sebelumnya, OTT KPK memang hanya menangkap 7 orang dari unsur direksi BUMN dan swasta. Tapi kemudian dini hari tadi ada seorang anggota DPR RI yang diamankan pula. Nama yang mencuat di pemberitaan adalah Bowo Sidik Pangarso.

Bowo merupakan anggota DPR RI Komisi VI. Komisi ini mengurusi tentang perindustrian, perdagangan, investasi, koperasi, UKM dan BUMN. Pria kelahiran 1968 ini diketahui berasal dari Fraksi Partai Golkar yang maju menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah II.

Kini ia pun harus menjalani pemeriksaan dalam waktu 1 x 24 jam.

Baca juga: Bupati Mojokerto yang Ditangkap KPK Berkekayaan Rp 16 Miliar, Ini Aset-asetnya

Karier politik Bowo

ott kpk
Bowo Sidik Pangarso. (Instagram/@bowosidikpangarso)

Dikutip dari wikidpr, karier politisi yang terciduk OTT KPK tadi malam ini cukup moncer. Sebelum duduk di kursi DPR RI, di tahun 2012-2015, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah. Lalu tahun 2014 ia terpilih untuk menduduki kursi DPR RI dan duduk di Komisi VII yang membidangi riset dan teknologi, lingkungan hidup dan energi sumber daya mineral.

Pada bulan April 2015, ia dipindahtugaskan oleh partai ke Komisi VIII. Komisi tersebut membidangi persoalan agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan. Tapi kemudian tahun 2016 ia dipindahkan kembali ke Komisi VI yang membidangi perindustrian, perdagangan, investasi, koperasi, UKM, dan BUMN. Gak cuman itu, Bowo juga dipercaya untuk menjadi anggota Badan Anggaran dan Badan Musyawarah.

Baca juga: Bupati di Wilayah Termiskin, Tersangka KPK Ini Punya Kekayaan Rp 54 Miliar

Perjalanan profesional dan organisasinya

ott kpk
Bowo Sidik Pangarso. (Instagram/@bowosidikpangarso)

Bowo Sidik Pangarso lahir di Mataram, pada 16 Desember 1968. Ia merupakan lulusan sarjana manajemen dari Universitas 17 Agustus Semarang dengan masa studi kurang lebih 5 tahun.

Setelah lulus, Bowo bekerja sebagai auditor di Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) bank swasta yang kemudian dilebur menjadi Bank Mandiri pada masa krisis moneter tahun 1998. Ia bekerja cukup lama, mulai dari tahun 1994 sampai 2001. Kemudian dikutip dari website resmi DPR, ia diangkat menjadi direktur keuangan PT Inacon Luhur Pertiwi dari tahun 2002 sampai 2014.

Bowo sudah akrab dengan partai Golkar sejak ia muda. Awal mulanya bisa berkecimpung di dunia politik adalah karena keaktifannya di organisasi pemuda Golkar seperti Kosgoro dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI). Anggota DPR yang terciduk OTT KPK ini, pada tahun 1988 – 1993 pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris AMPI. Tahun 1992 sampai 1994 ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Kosgoro. Sampai akhirnya, ia diangkat jadi Ketua Pengurus Kolektif Daerah Kosgoro Jawa Tengah dengan masa jabatan 2010 hingga 2015.

Kembali maju ke Pileg 2019-2024

ott kpk
Bowo Sidik Pangarso. (Instagram/@bowosidikpangarso)

Dilihat di instagram pribadinya, politisi Golkar yang terciduk OTT KPK ini tengah sibuk berkampanye. Bowo memutuskan untuk kembali maju di Pemilihan Legislatif 2019 sampai 2024. Ia kembali maju lewat daerah pilih Jawa Tengah II yang mewakili Demak, Jepara, Kudus. Terlihat beberapa postingannya dipenuhi dengan aktivitas blusukan ke daerah-daerah di daerah pilihnya.

Meskipun terciduk OTT KPK, tapi status Bowo Pangarso masih dalam sebagai pihak terperiksa. (Editor: Ruben Setiawan)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.