Biaya Over Limit Terkini Kartu Kredit Bank BCA, BNI, Mandiri, BRI, dan Bank Lainnya

3 menit
over limit kartu kredit
Ilustrasi pengguna kartu kredit. (Shutterstock)

Ada biaya yang berlaku saat pengguna kartu kredit bertransaksi melewati batas alias over limit kartu kredit. Itulah kenapa para pengguna kartu harus hati-hati saat bertransaksi dengan kartu kredit. Jangan lupa buat pastikan selalu kalau limit yang tersisa masih mencukupi.

Cukup banyak kasus kalau kondisi over limit kartu kredit ini terjadi tanpa disadari pengguna kartu. Asyik belanja dan bayar ini itu, begitu waktu jatuh tempo tiba, ternyata angka tagihan terdapat tambahan biaya over limit. Kasus ini sampai sekarang masih aja terjadi lho.

Makanya, pengguna kartu kredit itu dituntut harus bijak dan membuat rencana budgeting yang tepat agar terhindar dari kondisi over limit. Apalagi dengan pengelolaan pengeluaran yang bijak, pendapatan yang ada masih bisa dialokasikan buat tabungan dan investasi.

Nah, emangnya seberapa besar nih bank-bank mengenakan biaya over limit kartu kredit? Cari tahu yuk selengkapnya dalam ulasan berikut ini.

Baca juga: Limit Kartu Kredit Bisa Naik Kalau Kamu Memenuhi 6 Syarat Ini

Apa itu over limit kartu kredit?

over limit kartu kredit
Ilustrasi pengguna kartu kredit. (Shutterstock)

Dari definisi yang disarikan dari berbagai sumber, over limit kartu kredit adalah kondisi yang mana pengguna kartu kredit bertransaksi melebihi batas atau limit ditentukan. Ada dua pilihan yang diambil bank buat transaksi yang over limit, yaitu menolaknya atau mengenakan biaya tambahan.

Namun, pilihan membayar biaya tambahan-lah yang sering kali dialami pengguna kartu kredit ketika berada dalam kondisi over limit. Umumnya, antara bank yang satu dan bank lainnya mengenakan biaya over limit yang berbeda-beda. Menariknya nih, ada juga bank yang gak mengenakan biaya over limit buat kartu kredit tertentu.

Selain transaksi yang melewati batas atau limit dalam satu bulan, terdapat situasi lain yang mana over limit kartu kredit terjadi. Misalnya aja kartu kredit yang kamu pakai punya limit Rp 10 juta. Terus, kamu bertransaksi pada bulan September dengan memakai seluruh limit. Namun, saat waktu jatuh tempo, kamu cuma bayar Rp 9 juta dan menyisakan sisa tagihan Rp 1 juta.

Di bulan Oktober kamu menggunakan kembali kartu kredit. Penggunaan kali ini pun juga sama dengan penggunaan di bulan September, yaitu memakai seluruh limit Rp 10 juta. Karena tagihan bulan September masih tersisa Rp 1 juta, kamu pun bakal dikenakan biaya tambahan saat membayar tagihan karena terhitung over limit kartu kredit.

Di sinilah kenapa banyak financial adviser menganjurkan melunasi seluruh tagihan kartu kredit pada waktu jatuh tempo. Namun, hal ini dikecualikan buat pengguna kartu yang mengambil skema cicilan bunga 0 persen dalam pembayaran tagihan.

Sampai sini makin paham kan apa itu over limit kartu kredit? Nah, tinggal mengetahui aja nih besaran biaya over limit dan perbandingan biaya tersebut di antara bank-bank penerbit kartu kredit.

Baca juga: Naikkan Limit Kartu Kredit BCA Gampang! Ikuti 3 Cara Berikut

Daftar biaya over limit kartu kredit bank-bank di Indonesia, mana yang paling besar?

over limit kartu kredit
Bank mana yang biaya over limitnya paling besar? (Shutterstock)

Seperti yang udah disebutkan di atas tadi, tiap-tiap bank di Indonesia memberlakukan biaya over limit kartu kredit yang besarannya gak sama satu dengan lainnya. Nah, berikut ini adalah daftar biaya over limit kartu kredit BCA, BNI, Mandiri, BRI, Bank Mega, CIMB Niaga, dan bank-bank lainnya di Indonesia.

Bank penerbit kartu kredit Biaya over limit kartu kredit
BCA Rp 40.000
BNI Rp 150.000
Mandiri Rp 150.000
BRI Rp 100.000
Bank Mega Rp 200.000
CIMB Niaga Rp 150.000/Rp 200.000
DBS 5% atau Rp 125.000 – Rp 250.000
Bukopin 5% atau Rp 50.000 – Rp 150.000
Citibank Rp 0 – Rp 150.000

Itu tadi informasi seputar over limit kartu kredit serta biaya over limit kartu kredit BCA, BNI, Mandiri, BRI, Bank Mega, CIMB Niaga, dan bank-bank lainnya. Semoga informasi barusan bermanfaat! (Editor: Ruben Setiawan)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!