Luhut dan Sri Mulyani Pede Indonesia Bakal Jadi Top 5 Ekonomi Dunia

2 menit
Indonesia Menuju Ekonomi Dunia (Shutterstock)
Indonesia Menuju Ekonomi Dunia (Shutterstock)

Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku optimis Indonesia akan masuk kedalam 5 negara ekonomi terbesar dunia pada tahun 20145 mendatang.

Akan tetapi, Sri Mulyani mengungkapkan ada 6 syarat yang harus dilakukan Indonesia agar 2045 nanti masuk ke lima negara ekonomi terbesar dunia. Enam hal (prasyarat) ini merupakan fondasi untuk menjaga keseimbangan dan mengantar kemajuan,” ujar Sri Mulyani dalam acara diskusi dan peluncuran buku “Indonesia Menuju 5 Besar Dunia” di Jakarta.

Menkeu Sri Mulyani mengatakan, syarat pertama adalah ketersediaan infrastruktur yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi maupun mobilitas pembangunan.

Kemudian syarat kedua, adalah pembangunan sumber daya manusia yang dipenuhi melalui pendidikan riset, program kesehatan, dan perlindungan sosial.

Selain itu, syarat ketiga, penyediaan teknologi melalui pengayaan inovasi dan teknologi untuk menjawab guna mendorong tantangan dan daya saing ektor industri. Keempat, perbaikan birokrasi pemerintah dengan pembenahan kualitas layanan dan efisiensi proses bisnis.

Kelima, pengelolaan tata ruang wilayah yang baik dan didukung oleh sistem yang integratif. Keenam, sumber daya ekonomi dan keuangan yang dipenuhi melalui APBN sehat untuk mendukung kesuksesan target pada 2045.

6 Syarat Bukan Jaminan

Akan tetapi, Sri Mulyani menegaskan, keenam syarat tersebut bukan menjadi jaminan yang pasti, sebab dunia pasti berubah dan berkembang dari waktu ke waktu dengan cepat.

“Itu bukan jaminan karena kita juga dihadapkan oleh dinamika fluktuasi, volatilitas, bahkan krisis yang terjadi di lingkungan global. Kita tidak bekerja di lingkungan yang vakum,” ujar Sri Mulyani di Jakarta.

Sri Mulyani memprediksi potensi ekonomi Indonesia pada 2045 yaitu dengan  pendapatan per kapita sebesar US$ 23.199 dan usia produktif mencapai 47 persen dari jumlah penduduk.

“Momentum perbaikan tidak berjalan otomatis. Seluruh visi bisa menjadi kenyataan bila di setiap periode kita menggunakan sumber daya untuk address isu fundamental ke depan,” ujar Sri Mulyani.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku optimis pada 2045 mendatang Indonesia bisa menjadi salah satu negara dengab perekonomian terbesar dunia.

Indonesia Punya Modal Besar

Luhut mengatakan, Indonesia memiliki modal yang besar mulai dari Sumber Daya Alam dan Manusia yang melimpah. Hanya saja Indonesia perlu mengembangkan hilirisasi industri dan pengembangan sumber daya manusia secara cepat dan konsisten.

“Sekarang pemerintah melihat (pentingnya) nilai tambah pada komoditas kita. Apalagi kita punya cadangan nikel terbesar di dunia,” kata Luhut.

Selain itu, lanjut Luhut pemerintah juga perlu melakukan harmonisasi kebijakan agar investor semakin mudah menanamkan modalnya. Lalu berkontribusi bagi perekonomian nasional. Tak hanya itu,Indonesia juga melakukan transfer teknologi untuk mengembangkan potensi lokal.

“Kita bicara national interest, sepanjang transfer teknologi aman, saya tidak peduli dari negara mana pun,” pungkas Luhut.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.