Menpar Targetkan Pariwisata Indonesia Hasilkan Devisa 17,6 Miliar Dolar AS

3 menit
Pariwisata Indonesia Ditargetkan Jadi Sumber Devisa Tertinggi (Instagram).

Menteri Pariwisata Indonesia (Menpar) Arief Yahya menargetkan sektor pariwisata Indonesia mampu menghasilkan devisa 17,6 miliar dolar AS. Atau melampaui devisa dari sawit yang selama ini terbesar.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, pariwisata Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tumbuh sebesar 25,68 persen.

“Naik signifikan dari tahun 2018 yang tumbuh 13 persen. Artinya naik dua kali lipat, dan jauh lebih tinggi dari pertumbuhan di ASEAN yang hanya 7 persen,” katanya.

Oleh karena itu, ia menargetkan sektor pariwisata bisa menjadi penghasil devisa terbesar dengan angka proyeksi 17,6 miliar dolar AS. Angka tersebut mengalahkan devisa dari Crude Palm Oil (CPO) sebesar 16 miliar dolar AS.

“Kalau target pencapaian 20 juta wisman pada 2019 belum tercapai, dengan penghasilan devisa pariwisata akan jadi nomor satu, melebihi CPO yang kini devisanya 16 miliar dolar,” kata Menpar Arief Yahya.

Baca juga: Gaet Kunjungan Wisatawan Lebih Banyak ke Garut, Jalur Kereta Api Bandung-Cibatu Kembali Diaktifkan

Strategi Kemenpar agar pariwisata menjadi sumber devisa

Pariwisata Indonesia
Menpar Arief Yahya optimis sektor pariwisata menjadi penyumbang devisa terbesar di Indonesia (Dok: Kemenpar).

Menpar Arief juga menyampaikan untuk mencapai target tersebut Kementerian Pariwisata memiliki tiga strategi pada 2019 yaitu pengembangan pemasaran, pengembangan destinasi, dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) sektor pariwisata.

“Di bidang pemasaran kami 70 persen menggunakan digital. Karena saat ini sudah era digital. Costumer kita juga 70 persen sudah menggunakan digital. Tidak hanya itu, ada juga Crossborder Tourism, Low Cost Carrier Terminal, dan Tourism Hub,” ujar Menpar.

Untuk pengembangan destinasi sendiri, pemerintah Indonesia sudah menetapkan 10 destinasi prioritas. Dari 10 destinasi itu 4 telah ditetapkan menjadi destinasi super prioritas yang akan dipercepat pengembangannya, yaitu, Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

“Untuk SDM, pada 2019 kami targetkan ada 500 ribu orang yang tersertifikasi level ASEAN,” ujarnya.

Baca juga: 7 Tipe Traveler Indonesia, Si Eksis dan Si Selow, Kamu Termasuk yang Mana Nih?

Tantangan sektor pariwisata

Pariwisata Indonesia selalu bergerak maju (Instagram)
Pariwisata di Indonesia selalu bergerak maju (Instagram)

Terkait tantangan dari sektor pariwisata pada 2019, Menpar Arief mengatakan kebijakan tarif di industri penerbangan sangat mempengaruhi sektor pariwisata. Dia berharap ada “price elasticity” atau harga yang fleksibel.

Menurut dia, jika harga tiket untuk penerbangan domestik naik, secara otomatis akan berpengaruh pada permintaan tiket. Turunnya jumlah permintaan tiket tersebut kemudian bisa berdampak pada sektor pariwisata di Indonesia.

“Kalau ingin menaikan tarif jangan langsung besar dan mendadak. Sesuatu yang mendadak dan besar dampaknya relatif tidak bagus apalagi kalau itu kenaikan harga suatu barang atau jasa. Jadi kalau mau naik 100 persen proyeksikan saja naiknya secara bertahap,” ujarnya.

Baca juga: KUR Dianggap Bentuk Perhatian Pemerintah Bagi Pengembangan Usaha Pariwisata Maluku Tenggara

Sumber devisa Indonesia

Pariwisata Indonesia
Sumber devisa di Indonesia salah satunya dari Pariwisata (Shutterstock).

Berdasarkan data dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, ada beberapa sumber devisa selain pariwisata. Apa saja sih sumber penghasil devisa di negara ini?

1. Kegiatan ekspor

Pemasukan atau pendapatan devisa negara akan terus membesar jika barang atau jasa yang di ekspor semakin banyak.

2. Perdagangan jasa

Biasanya perdagangan jasa dilakukan oleh negara yang tidak memiliki kekayaan sumber daya alam. Contohnya adalah negara Singapura. Sumber utama devisa Singapura berasal dari perdagangan jasa.

3. Kegiatan pariwisata

Pendapatan devisa diperoleh dengan adanya kunjungan oleh turis, baik dari mancanegara ataupun domestik. Pemasukan devisa negara akan terus membesar ketika banyak turis yang mendatangi negara tersebut.

4. Hibah atau hadiah yang berasal dari luar negeri

Hibah sebenarnya dapat berasal dari luar maupun dari dalam negeri. Hibah termasuk ke dalam sumber devisa negara bersifat tidak memikat.

5. Pinjaman luar negeri atau bantuan dari luar negeri

Biasanya pinjaman luar negeri menjadi sumber devisa pada negara-negara berkembang dan masih bergantuk dengan negara lain yang sudah maju.

6. Warga negara yang sedang bekerja di luar negeri

Contohnya adalah TKI dan TKW. TKI dan TKW merupakan salah satu yang ikut memberikan sumbangan yang besar terhadap devisa negara.

Jadi selain pariwisata Indonesia, lima hal di atas juga menjadi pemasukan terbesar atau devisa untuk negara ini. Semoga informasi di atas bermanfaat ya. (Editor: Winda Destiana Putri).

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be